Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil langkah penting untuk meningkatkan transparansi dan kepatuhan di pasar modal Indonesia. Ini adalah upaya untuk mendukung emiten dalam memenuhi ketentuan yang ditetapkan terkait free float dan transparansi kepemilikan saham.
Melalui kolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), OJK berkomitmen untuk membantu meningkatkan pemahaman dan kepatuhan emiten terhadap regulasi yang berlaku. Penyediaan hot desk dan tim khusus adalah bagian dari strategi tersebut.
Inisiatif Tim Khusus OJK untuk Emiten di Indonesia
Langkah ini diambil untuk membantu emiten yang terdaftar agar mampu memenuhi ketentuan peningkatan free float secara bertahap. Dalam hal ini, OJK mengedepankan pendekatan yang bersifat kolaboratif dan mendengarkan kebutuhan para emiten.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, mengatakan bahwa OJK menyadari betapa pentingnya kebijakan ini bagi pertumbuhan pasar modal. Ia memastikan bahwa stakeholder akan memiliki dukungan maksimal dalam proses yang kompleks ini.
Selanjutnya, OJK juga menyikapi masukan dari AEI terkait transparansi Ultimate Beneficial Ownership (UBO). Hal ini menunjukkan komitmen OJK dalam menciptakan kebijakan yang lebih inklusif bagi semua pihak yang terlibat di pasar modal.
Peran AEI dalam Mendorong Transparansi di Pasar Modal
Aksi Asosiasi Emiten Indonesia menjadi kunci dalam mendukung OJK dan BEI untuk mencapai tujuan ini. AEI telah memberikan input penting mengenai peningkatan keterbukaan informasi bagi investor.
Peningkatan informasi kepemilikan saham di atas 1% adalah salah satu hal yang menjadi perhatian utama. Dengan adanya informasi yang lebih terbuka, investor diharapkan bisa membuat keputusan yang lebih baik mengenai investasi yang mereka lakukan.
Selain itu, AEI mengatakan bahwa dialog yang dibangun dengan OJK dan BEI sangat bermanfaat. Keterlibatan aktif dari semua pihak akan mendorong terciptanya ekosistem yang lebih baik di pasar modal.
Pendidikan Berkelanjutan untuk Emiten dan Investor
OJK dan BEI juga akan menyusun program yang fokus pada pendidikan berkelanjutan bagi para investor dan pengurus emiten. Pentingnya literasi keuangan di era digital saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata.
Dengan adanya pendidikan yang berkelanjutan, para investor akan lebih memahami seluk-beluk pasar modal dan risiko yang ada. Ini tentu akan membantu mereka dalam membuat keputusan investasi yang lebih informasi dan berlandaskan data.
Bagi pengurus emiten, program ini juga sangat krusial agar mereka mampu beradaptasi dengan perubahan regulasi dan perkembangan pasar yang cepat. Pemahaman yang mendalam terhadap regulasi akan meningkatkan jumlah emiten yang patuh dan berintegritas.
