PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sedang berfokus untuk meningkatkan penyaluran kredit di tahun ini agar dapat mengungguli kinerja industri perbankan secara keseluruhan. Strategi ini dirancang untuk sejalan dengan arahan serta proyeksi yang ditetapkan oleh regulator keuangan.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Mochamad Rizaldi, menjelaskan bahwa segmen wholesale dan retail akan menjadi pendorong utama dalam pertumbuhan kredit. Melalui pendekatan ini, bank BUMN ini berencana untuk memperkuat porfolio dengan tujuan memperluas ekosistem yang ada.
“Penyaluran kredit akan difokuskan untuk memperkuat pembiayaan usaha produktif, terutama bagi sektor UMKM dan industri bernilai tambah,” lanjut Rizaldi. Upaya ini akan didukung dengan memanfaatkan basis nasabah yang sudah ada serta sinergi dari anak perusahaan untuk memperkuat ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.
Bank Mandiri juga merancang fokus pembiayaan kepada sektor-sektor yang dianggap prospektif dan tahan banting, sesuai dengan pedoman portofolio pinjaman mereka. Sektor-sektor tersebut mencakup perdagangan dan jasa, industri pengolahan, serta infrastruktur dan energi.
Dengan langkah ini, Bank Mandiri berkomitmen untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui akselerasi UMKM. Ini bertujuan untuk memperluas akses permodalan secara selektif dan terukur, dengan tetap berlandaskan prinsip kehati-hatian.
Strategi Penyaluran Kredit yang Inovatif dan Berorientasi Pasar
Pada tahun 2025, Bank Mandiri mencatat total kredit bank-only mencapai Rp 1.497 triliun. Ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 14,2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, melampaui rata-rata pertumbuhan industri yang hanya sekitar 9,69%.
“Kami optimis bahwa pertumbuhan kredit tahun 2026 masih akan berada di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi yang telah ditentukan,” kata Rizaldi dengan penuh keyakinan. Bank Mandiri percaya bahwa langkah-langkah yang diambil akan memberikan dampak positif bagi semua pihak yang terlibat.
Transformasi digital juga menjadi salah satu pilar utama dalam strategi pertumbuhan ini. Bank Mandiri melakukan optimalisasi layanan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri untuk nasabah retail, serta Kopra Bank Mandiri untuk nasabah wholesale.
Dengan demikian, aksesibilitas layanan menjadi lebih mudah dan efisien bagi nasabah. Selain itu, Livin’ Merchant juga diperuntukkan bagi pelaku UMKM untuk mempermudah transaksi dan pengelolaan keuangan mereka.
Rizaldi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam perbankan modern. Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan yang tidak hanya inklusif, tetapi juga berkelanjutan dalam ekosistem perekonomian yang lebih besar.
Pentingnya Pendekatan Holistik dalam Pembiayaan UMKM
Bank Mandiri menyadari bahwa UMKM memegang peranan krusial dalam perekonomian nasional. Oleh karena itu, bank ini berkomitmen untuk meningkatkan akses permodalan bagi sektor ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Peningkatan akses ini tidak hanya akan mendukung UMKM dalam skala besar, tetapi juga memperkuat kehadiran bank di berbagai segmen pasar. Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, bank berharap dapat mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Menurut Rizaldi, penguatan ekosistem bisnis untuk UMKM harus dilakukan secara terukur dan selektif. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa setiap dukungan yang diberikan dapat memberikan dampak yang maksimal bagi para pelaku usaha.
Selain itu, kerjasama dengan lembaga lain dan penggunaan teknologi akan menjadi kunci dalam mendukung pengembangan UMKM. Bank Mandiri pun membuka peluang untuk menjalin sinergi yang lebih kuat dengan berbagai pihak.
Dengan dukungan yang tepat, UMKM diharapkan dapat tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian, memberikan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing nasional.
Keberhasilan Strategi Digital dan Peluang ke Depan
Sebagai bagian dari transformasi digital, Bank Mandiri terus berupaya untuk menghadirkan solusi yang inovatif dan relevan bagi nasabah. Keberhasilan dalam hal ini bergantung pada bagaimana bank dapat merespon kebutuhan pasar dengan cepat dan efektif.
Livin’ by Mandiri, sebagai aplikasi andalan untuk nasabah retail, memudahkan pengguna dalam bertransaksi. Aplikasi ini dirancang untuk menyediakan berbagai layanan dalam satu platform yang sederhana dan user-friendly.
Di sisi lain, Kopra Bank Mandiri juga dilengkapi dengan fitur-fitur yang mendukung kebutuhan nasabah wholesale, sehingga memudahkan mereka dalam mengelola keuangan perusahaan. Inovasi ini menciptakan ekosistem yang lebih efisien bagi semua pihak.
Bank Mandiri memanfaatkan teknologi terbaru untuk memastikan layanan yang ditawarkan memenuhi harapan nasabah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas nasabah, sekaligus memperkuat pangsa pasar bank di industri yang kompetitif ini.
Ke depan, Bank Mandiri akan terus beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan dan dapat memenuhi tuntutan pasar yang terus berubah. Dengan strategi yang matang dan fokus pada keberlanjutan, bank ini optimis dapat meraih kesuksesan yang lebih besar.
