Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Utama Maipark, Kocu Andre Hutagalung, menegaskan bahwa penguatan basis data industri asuransi dan reasuransi sangat diperlukan. Ini menjadi langkah strategis dalam mitigasi risiko terhadap bencana dan peristiwa luar biasa seperti pandemi COVID-19.
Perubahan iklim saat ini mempengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk meningkatnya risiko bencana yang lebih besar. Oleh karena itu, akses terhadap dana pemulihan menjadi semakin menantang, yang membuat penting bagi perusahaan asuransi dan reasuransi untuk memperkuat pengelolaan kapital secara internal.
Bagaimana pandangan Maipark terkait prospek tahun 2026 untuk industri asuransi dan reasuransi di Indonesia, di tengah tantangan bencana katastropik? Mari simak lebih dalam diskusi dengan Kocu Andre Hutagalung tentang industri ini dan tantangan yang dihadapinya.
Pentingnya Mitigasi Risiko dalam Asuransi dan Reasuransi
Mitigasi risiko menjadi fokus utama bagi industri asuransi dan reasuransi di tengah perubahan iklim yang semakin ekstrem. Dengan risiko yang meningkat, penting untuk memiliki strategi yang dapat mengurangi dampak dari peristiwa tidak terduga.
Penerapan teknologi dalam pengumpulan dan analisis data juga menjadi sangat krusial. Data yang akurat tidak hanya membantu dalam penilaian risiko, tetapi juga dalam perencanaan dan pengelolaan dana yang lebih baik.
Salah satu langkah penting adalah membangun kerjasama yang lebih erat antara penyedia layanan asuransi dan pemerintah. Keterlibatan pemerintah dalam merumuskan kebijakan mitigasi akan sangat berdampak terhadap keberlanjutan industri ini.
Tantangan Bencana Katastropik dan Dampaknya
Bencana katastropik seperti banjir dan gempa bumi memiliki dampak yang signifikan terhadap industri asuransi. Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya mempengaruhi perusahaan asuransi tetapi juga masyarakat umum yang bergantung pada perlindungan asuransi.
Kemunculan risiko baru akibat perubahan iklim mengharuskan perusahaan untuk beradaptasi. Penyelenggaraan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan asuransi juga menjadi bagian dari strategi menghadapi berbagai ancaman ini.
Perusahaan juga perlu merumuskan produk asuransi yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan di lingkungan yang semakin tidak menentu. Ini mencakup penawaran yang mampu menjawab tantangan bencana yang potensi frekuensinya semakin tinggi.
Peluang Bisnis di Tengah Risiko yang Meningkat
Meskipun banyak tantangan yang hadir, terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan oleh industri asuransi dan reasuransi. Misalnya, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana berdampak positif pada permintaan produk asuransi.
Inovasi produk yang lebih adaptif adalah kunci untuk memanfaatkan peluang ini. Produk yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi lokal akan membuat masyarakat lebih memiliki kepercayaan dalam mengambil asuransi.
Pemerintah bisa berperan dalam membantu mendorong pertumbuhan industri ini melalui insentif dan kebijakan yang mendukung. Keterlibatan aktif semua pihak menjadi sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang sehat dan berkelanjutan di sektor asuransi dan reasuransi.
