slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

IHSG Naik, Asing Terlihat Membeli 10 Saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan perkembangan yang positif meskipun belum mampu mencapai level psikologis 8.700. Pada penutupan perdagangan pada suatu hari, indeks mencatat penguatan sebesar 36,81 poin, mencapai 8.686,47, yang menunjukkan tren perbaikan di pasar saham.

Nilai transaksi yang terjadi selama sesi perdagangan juga terbilang cukup tinggi, dengan total mencapai Rp 29,60 triliun. Ini diiringi dengan volume transaksi sebanyak 49,88 miliar saham yang melibatkan lebih dari 2,75 juta kali eksekusi transaksi.

Dari total perdagangan itu, sebanyak 355 saham mengalami kenaikan, sementara 296 saham mengalami penurunan, dan 146 saham tidak mengalami pergerakan harga. Hal ini mencerminkan fluktuasi yang umum terjadi di pasar saham, yang dipengaruhi oleh sentimen investor.

Analisis Pergerakan Pasar dan Kondisi Investor Asing

Salah satu aspek penting yang perlu dicermati adalah aktivitas investor asing di pasar saham domestik. Ditemukan bahwa investor asing mencatatkan penjualan bersih sekitar Rp 934,76 miliar di seluruh pasar. Angka ini menunjukkan adanya tekanan jual dari investor asing yang perlu dianalisis lebih lanjut.

Pemisahan data penjualan bersih ini menunjukan bahwa dari total tersebut, Rp 90,99 miliar terjadi di pasar reguler, sementara Rp 843,77 miliar berasal dari pasar negosiasi dan tunai. Ini menunjukkan bahwa aktivitas di pasar negosiasi masih cukup signifikan dalam mempengaruhi total transaksi.

Di sisi lain, terdapat sejumlah saham yang menjadi incaran investor asing selama perdagangan. Salah satunya adalah Elang Mahkota Teknologi (EMTK) yang menunjukkan net buy terbesar, mencapai Rp 140,26 miliar. Hal ini menarik perhatian karena bisa jadi terkait dengan potensi pengembangan perusahaan tersebut.

Pemosisian Emiten dalam Menyongsong Pencatatan Saham Baru

Saham EMTK nampaknya menarik aliran modal asing jelang pencatatan saham perdana anak usaha mereka di Bursa Efek Indonesia, yakni Superbank (SUPA). Pencatatan ini diprediksi dapat memberikan dampak positif bagi emiten dan meningkatkan nilai investor di masa mendatang.

Selain EMTK, terdapat beberapa emiten lain yang juga mencatatkan pembelian yang signifikan oleh investor asing. Telkom (TLKM) mencatatkan net buy sebesar Rp 74,63 miliar dan XL Axiata (EXCL) sebesar Rp 74,11 miliar, yang menunjukkan ketertarikan pada sektor telekomunikasi yang tetap relevan di era digital ini.

Ketertarikan investor asing terhadap emiten-emiten ini dapat menjadi sinyal positif bagi pasar saham secara keseluruhan. Ini menunjukkan bahwa ada potensi pertumbuhan yang dapat dimanfaatkan oleh investor untuk meningkatkan aktivitas perdagangan.

Daftar Saham dengan Net Foreign Buy Terbesar

Berikut adalah daftar beberapa saham yang mencatatkan net foreign buy terbesar pada perdagangan baru-baru ini. Melihat daftar ini, kita dapat menggali lebih dalam mengenai emiten yang mendapatkan perhatian lebih dari investor luar. Ini juga berpotensi menjadi indikator minat pasar terhadap sektor tertentu.

  1. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. – Rp140,26 miliar
  2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. – Rp74,63 miliar
  3. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. – Rp74,11 miliar
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. – Rp66,26 miliar
  5. PT Merdeka Gold Resources Tbk. – Rp62,64 miliar
  6. PT Amman Mineral Internasional Tbk. – Rp59,82 miliar
  7. PT Astra International Tbk. – Rp51,06 miliar
  8. PT Impack Pratama Industri Tbk. – Rp45,39 miliar
  9. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. – Rp40,90 miliar
  10. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. – Rp40,84 miliar

Data ini dapat menjadi referensi bagi investor dalam menentukan keputusan investasi ke depan. Selain itu, pemantauan terus-menerus terhadap pergerakan saham yang diminati bisa memberikan wawasan tentang arah pasar di masa mendatang.

Dengan perkembangan dan dinamika pasar yang terus berlangsung, penting bagi investor untuk tetap waspada dan melakukan analisis secara menyeluruh. Keputusan yang diambil dalam kondisi pasar yang fluktuatif ini perlu didasari oleh informasi yang akurat dan relevan.

Asing Tanpa Terlihat Serok 10 Saham Ini Saat IHSG Terpuruk

Pada perdagangan awal pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang cukup signifikan, bahkan sempat merosot lebih dari 3,5%. Meskipun demikian, indeks berhasil memperbaiki posisi dan ditutup jatuh 1,87% atau 154,57 poin, berada di level 8.117,15 pada Senin, 27 Oktober 2025.

Nilai transaksi menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi, mencapai Rp 29,70 triliun. Dalam seharinya, terdapat transaksi sebanyak 39,32 miliar saham dalam 2,87 juta kali transaksi, menandakan dinamika yang berlangsung di pasar saham.

Kondisi ini terlihat dari jumlah saham yang mengalami penurunan, yakni sebanyak 488 saham. Sebaliknya, 215 saham berhasil naik, sementara 107 saham lainnya tetap tidak bergerak pada hari itu.

Pembelian Saham oleh Investor Asing di Pasar Hari Itu

Kenaikan transaksi juga ditunjukkan oleh aktivitas investor asing yang mencatatkan pembelian bersih yang sangat besar, mencapai Rp 1,20 triliun. Dari total tersebut, Rp 341,06 miliar terjadi di pasar reguler, sementara sisanya, sebesar Rp 855,94 miliar, mengalir ke pasar negosiasi dan tunai.

Ini menunjukkan minat yang kuat dari investor asing terhadap saham-saham tertentu meskipun ada volatilitas yang terjadi di pasar. Para pelaku pasar tentunya memperhatikan keadaan ini dengan serius untuk mengambil langkah yang tepat dalam berinvestasi.

Banyak investor bertanya-tanya, saham-saham apa saja yang menjadi pilihan utama dalam pembelian atau antuan asing. Data dari sumber terpercaya menunjukkan beberapa nama besar yang jadi incaran dalam perdagangan kali ini.

Daftar Saham Favorit Investor Asing dalam Transaksi Terbaru

Berdasarkan informasi yang diperoleh, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mencatatkan net foreign buy terbesar, mencapai Rp 338,43 miliar. Ini menunjukkan bahwa meski pasar mengalami penurunan, beberapa saham tetap dipandang menarik oleh investor asing.

Selain BBCA, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) juga berhasil menarik perhatian, dengan bunyi pembelian mencapai Rp 147,11 miliar. Hal tersebut menunjukkan kepercayaan terhadap prospek saham dalam jangka panjang di sektor ini.

Di peringkat ketiga terdapat PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dengan nilai pembelian mencapai Rp 144,77 miliar. Ini menunjukkan bahwa investor asing semakin tertarik pada sektor energi terbarukan sebagai investasi yang menjanjikan.

Analisis Dampak Penurunan IHSG Terhadap Pasar Saham Secara Keseluruhan

Meski IHSG mengalami penurunan, banyak yang berpendapat bahwa ini hanyalah fase koreksi yang umum terjadi. Dalam jangka panjang, sangat mungkin indeks kembali pulih dan bergerak naik seiring dengan kinerja positif dari berbagai sektor ekonomi.

Peran investor asing yang terus melakukan pembelian bersih menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental perusahaan yang terdaftar di bursa. Ini menjadi sinyal positif bagi pelaku pasar untuk tetap optimis dalam berinvestasi.

Penting untuk menilai dengan cermat data yang ada sebelum membuat keputusan investasi. Dengan menjaga pola pikir rasional, para investor dapat memanfaatkan peluang yang ada bahkan di tengah situasi yang tidak menguntungkan ini.