slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Dukung Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Rumah Subsidi

Pembiayaan rumah bersubsidi menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah. Dalam upaya mendukung program pemerintah, sebuah lembaga keuangan telah menargetkan pembiayaan sebanyak 60.000 unit rumah hingga tahun 2026.

Direktur Utama lembaga tersebut menyatakan bahwa kontribusi mereka dalam program pembangunan ini sangat signifikan. Hingga akhir 2025, mereka telah menyalurkan lebih dari Rp 26 triliun dalam bentuk pembiayaan untuk rumah bersubsidi, mencakup 32.000 unit rumah.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, target ambisius ditetapkan untuk mendukung program 3 juta rumah. Dengan jangkauan yang luas dan jaringan cabang yang besar, pihaknya optimis dapat mencapai target tersebut.

Strategi untuk Mencapai Target Pembiayaan Rumah Bersubsidi

Pihak lembaga keuangan memiliki strategi jelas untuk mencapai target tersebut dengan memanfaatkan jaringan 7.500 cabang di seluruh Indonesia. Keberadaan jaringan luas ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan dengan lebih efektif.

Seluruh cabang ini dilengkapi dengan sumber daya yang diperlukan untuk memproses permohonan pembiayaan secara efisien. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan akses ke pendanaan yang mereka perlukan.

Selain itu, pihaknya juga membuka peluang bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal, seperti petani, nelayan, dan buruh, untuk mendapatkan akses pembiayaan. Upaya ini merupakan bentuk komitmen untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah layak huni.

Peran Penting dalam Sektor Perumahan Nasional

Pembiayaan rumah bersubsidi memiliki dampak besar terhadap pembangunan perumahan nasional. Dengan adanya rumah yang terjangkau, diharapkan dapat mengurangi permasalahan perumahan yang selama ini dihadapi oleh masyarakat.

Kemudahan akses terhadap pembiayaan juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Hal ini menunjukkan bahwa lembaga keuangan ini tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga bertanggung jawab sosial.

Di sisi lain, upaya ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah yang melihat adanya sinergi antara lembaga keuangan dan program pembangunan rumah. Adanya dukungan tersebut menandakan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk mencapai tujuan bersama.

Pengaruh Positif terhadap Ekonomi Lokal

Pendanaan untuk rumah bersubsidi tidak hanya memberi manfaat pada individu, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Dengan adanya pembangunan perumahan, sektor-sektor terkait, seperti konstruksi dan perdagangan, turut mengalami pertumbuhan.

Ketika rumah dibangun, banyak kebutuhan bahan baku dan jasa yang diperlukan, yang pada gilirannya menciptakan lapangan kerja baru. Peningkatan lapangan kerja ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar.

Lebih jauh lagi, dengan meningkatnya jumlah rumah yang layak huni, kawasan tersebut menjadi lebih tertata dan meningkatkan kualitas hidup warganya. Hal ini berkontribusi pada pengembangan infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih baik.

Bidik Membangun 150.000 Rumah Rendah Emisi pada 2029

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) sedang bergerak maju untuk mencapai target ambisius dalam pembangunan rumah rendah emisi (RRE) yang ramah lingkungan. Dengan visi untuk mendanai 150.000 unit RRE hingga tahun 2029, bank ini berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Direktur Manajemen Risiko BTN, Setiyo Wibowo, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari roadmap yang dicanangkan untuk sektor perumahan beremisi rendah. Program ini bukan hanya sekedar kebijakan; ini adalah bagian dari misi untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

BTN berharap bahwa dengan skema ini, jumlah rumah yang dibangun bisa mencapai 200.000 unit pada tahun 2030. Proyek ini telah dimulai sejak kuartal IV 2024 dan menunjukkan perkembangan positif dalam hal implementasi teknologi hijau dan efisiensi sumber daya.

“Sampai 2029 harapannya kita mau membangun 150 ribu unit rumah rendah emisi. Sampai 2030 kita expect 200 ribu unit rumah rendah emisi,” tambah Setiyo dalam sebuah pertemuan media di Perumahan Mutiara Gading City, Bekasi Utara.

Material yang digunakan dalam pembangunan RRE sangat penting, karena rumah-rumah ini dirancang dengan efisiensi energi, pengolahan air, serta pengelolaan dan pengurangan sampah. Dengan demikian, upaya BTN tidak hanya berkontribusi terhadap jumlah unit yang dibangun tetapi juga terhadap lingkungan.

Mengukur Dampak Lingkungan dari Proyek RRE BTN

Keberhasilan proyek ini dapat diukur dari dampaknya terhadap lingkungan. Di tahun 2025, BTN telah membiayai 11.412 unit RRE, yang sama saja dengan menanam 2.627 pohon atau pengurangan emisi CO2 sebesar 157,6 ton. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun berfokus pada profit, BTN tetap menjaga komitmen terhadap kelestarian lingkungan.

“Tahun lalu ya 2025 kita sudah menyelesaikan 11 ribu unit rumah atau equal dengan kita nanam 2.627 pohon per tahun. Anda bayangin, lumayan, at least bisnisnya jalan tapi seimbang juga dengan keberlanjutan lingkungan,” jelas Setiyo lebih lanjut.

Rata-rata biaya pembiayaan untuk setiap unit RRE berkisar Rp200 juta. Ini membuat total portofolio RRE BTN mencapai sekitar Rp2,28 triliun. Dengan angka tersebut, BTN menunjukkan bahwa investasi dalam pembangunan berkelanjutan adalah keputusan yang tidak hanya etis tetapi juga finansial.

Pentingnya Investasi dalam Infrastruktur Berkelanjutan

Investasi dalam infrastruktur berkelanjutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi domain bagi sektor swasta. BTN, sebagai institusi keuangan, memainkan peran kunci dalam mengarahkan dana untuk proyek-proyek yang bertujuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Pembangunan infrastruktur berkelanjutan memerlukan kolaborasi yang erat antara semua pemangku kepentingan, termasuk developer, pemerintah, dan masyarakat. Melalui kerjasama ini, maka program akan lebih efektif dan berdampak luas.

Seiring dengan keberlanjutan program RRE, BTN berkomitmen untuk terus berinovasi dan mencari solusi baru dalam pembangunan rumah yang lebih ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan trend global yang semakin menyuarakan pentingnya keberlanjutan dalam setiap aspek kehidupan.

Strategi BTN untuk Mencapai Target RRE

Untuk mencapai target ambisius tersebut, BTN memiliki berbagai strategi yang terencana. Salah satunya adalah memperkuat jaringan kerjasama dengan para pengembang yang mempunyai visi sejalan. Dengan cara ini, BTN dapat memastikan bahwa setiap proyek yang dibiayai memenuhi standar efisiensi dan kelestarian yang ditetapkan.

Selain itu, edukasi bagi konsumen mengenai pentingnya memilih rumah yang ramah lingkungan juga sangat diperhatikan. BTN percaya bahwa masyarakat harus diberdayakan untuk mengerti betapa pentingnya memiliki rumah yang bukan hanya nyaman tetapi juga berkelanjutan.

BTN juga terus memantau dan mengevaluasi setiap proyek yang didanai untuk memastikan bahwa semua aspek lingkungan dilakukan sesuai rencana. Ini akan membantu dalam memitigasi risiko yang mungkin muncul akibat perubahan kebijakan atau faktor eksternal lainnya.

Mendorong Kesadaran akan Keberlanjutan di Masyarakat

Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, BTN bertekad untuk menjadi pelopor dalam setiap inisiatif yang mereka lakukan. Peningkatan kesadaran ini sangat penting agar masyarakat memahami nilai dari rumah rendah emisi yang dibangun.

Kegiatan sosialisasi dan edukasi juga menjadi bagian dari kampanye BTN untuk mendorong masyarakat lebih mengenal berbagai manfaat dari RRE. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta permintaan yang lebih besar untuk rumah-rumah yang ramah lingkungan.

Sejalan dengan itu, BTN juga berharap bisa berkontribusi dalam mendidik dan mendorong para pemangku kepentingan lain untuk bergerak ke arah yang lebih berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya akan bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Danai Program Tiga Juta Rumah dan Kopdes

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, baru-baru ini mengungkapkan langkah strategis lembaganya dalam membeli Surat Berharga Negara (SBN) hingga Rp 23,7 triliun. Pembelian ini dilakukan hingga 23 Januari 2026 dan dimaksudkan untuk mendukung berbagai program kerakyatan pemerintah.

Perry menjelaskan bahwa pembelian SBN tersebut dilakukan melalui mekanisme pasar, khususnya di pasar sekunder dan melalui debt switching. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal yang tengah diterapkan.

“Pembelian SBN ini adalah wujud komitmen kami dalam mendukung program-program yang berpihak kepada masyarakat,” lanjut Perry saat konferensi pers di Jakarta. Ia menegaskan pentingnya langkah ini dalam mendukung program pembangunan yang ada.

Peran Strategis SBN dalam Kebijakan Ekonomi

Surat Berharga Negara memiliki peran penting dalam pengelolaan keuangan negara, terutama dalam mendanai proyek-proyek vital. Pembelian SBN oleh Bank Indonesia berfungsi untuk memperkuat likuiditas pemerintah untuk proyek besar.

Program-program yang dibiayai melalui SBN ini mencakup pembangunan tiga juta rumah bagi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah sedang berusaha keras untuk menghadirkan akses perumahan yang lebih baik bagi rakyat.

Selain itu, Perry juga menyebutkan adanya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi salah satu fokus utama pendanaan. Ini dimaksudkan untuk memperkuat ekonomi lokal dan mendukung upaya pemberdayaan masyarakat desa.

Fokus pada Program Ekonomi Kerakyatan

Salah satu tujuan utama dari pembelian SBN ini adalah untuk mendanai program ekonomi kerakyatan. Dengan dana yang diperoleh, pemerintah dapat melakukan investasi yang berdampak langsung pada taraf hidup masyarakat.

Kegiatan pembangunan di sektor perumahan dan koperasi desa diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan adil.

Perry menekankan bahwa keberhasilan program tersebut memerlukan kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan menjadi kunci untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Strategi Remunerasi untuk Meningkatkan Likuiditas

Bank Indonesia juga mengimplementasikan remunerasi bagi penempatan dana bank pada ekses likuiditas. Remunerasi ini ditetapkan sebesar 25 basis poin di bawah tingkat bunga 3,5% sebagai insentif.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan fleksibilitas perbankan dalam menyalurkan kredit ke sektor riil. Dengan cara ini, diharapkan bank dapat lebih aktif dalam memberikan pinjaman kepada masyarakat dan usaha kecil.

Perry berharap bahwa perubahan ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Meningkatnya akses kredit diharapkan dapat merangsang investasi dan menciptakan lapangan kerja.

Pembantu Rumah Tangga Gunakan Gaji untuk Investasi Saham dan Hasilnya Mengejutkan

Investasi saham telah ada sejak berabad-abad lalu dan melibatkan beragam lapisan masyarakat di waktu itu. Pada tahun 1602, Kongsi Hindia Belanda atau Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) mulai secara aktif menawarkan saham kepada masyarakat, menandai awal mula skema investasi yang kita kenal saat ini sebagai penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Setelah diumumkannya IPO, banyak orang berbondong-bondong mengunjungi Bursa Efek Amsterdam untuk berinvestasi. Sebuah laporan yang ditulis oleh Lodewijk Petram dalam buku “The World’s First Stock Exchange” mencatat bahwa ada 1.143 investor yang mendanai modal awal VOC.

Keunikan dari investasi ini adalah fleksibilitas yang diberikan kepada setiap investor mengenai jumlah dana yang bisa diinvestasikan. Tanpa batasan tertentu, siapa pun dari berbagai latar belakang dapat berpartisipasi, termasuk Neeltgen Cornelis, seorang asisten rumah tangga yang terinspirasi oleh majikannya yang merupakan seorang Direktur VOC.

Sejarah Awal Investasi Saham dan VOC

Langkah VOC dalam menjual saham kepada masyarakat luas menjadi salah satu tonggak sejarah investasi modern. Dengan melakukan IPO, VOC tidak hanya memperoleh modal yang dibutuhkan, tetapi juga melibatkan masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi masa itu.

Proses investasi pada zaman itu sangat berbeda dibandingkan dengan sekarang. Saham tidak dibeli secara digital; sebaliknya, transaksi dilakukan secara manual dengan pencatatan di atas kertas, yang mengharuskan para investor berdatangan ke rumah Dirck van OS untuk berinvestasi.

Di tengah kesibukan tersebut, Neeltgen Cornelis merasa bingung. Ia berjuang mencari dana untuk berinvestasi, sebab gaji yang diterimanya sebagai pembantu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Perjuangan Neeltgen Cornelis dalam Berinvestasi

Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, Neeltgen kemudian memutuskan untuk berinvestasi ketika penawaran saham VOC hampir berakhir. Tekadnya muncul dari rasa khawatir akan menyesal jika tidak mengambil keputusan saat itu.

Neeltgen akhirnya menyisihkan 100 gulden dari tabungannya, sebuah langkah yang sangat berani mengingat situasi keuangannya yang terbatas. Meskipun investasi tersebut kecil jika dibandingkan dengan para investor lainnya yang menyetorkan hingga 85 ribu gulden, tetapi keputusan itu tetap berharga bagi Neeltgen.

Menariknya, keputusan berani Neeltgen tidak sia-sia. Ia bisa mendapatkan keuntungan dari kepemilikan sahamnya dan akhirnya menjualnya pada bulan Oktober 1603, satu tahun setelah investasi pertamanya.

Dampak dan Pelajaran dari Investasi Awal di VOC

Seandainya Neeltgen memilih untuk terus memegang sahamnya, nilai investasinya dapat meningkat menjadi ribuan gulden. Hal ini menunjukkan potensi luar biasa dari investasi saham, yang sering kali dapat memberikan imbal hasil lebih besar dibandingkan bentuk investasi lainnya.

Selain itu, para pemegang saham juga mendapatkan dividen dari VOC berupa rempah-rempah. Ini memperlihatkan betapa bermanfaatnya investasi tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga dari barang yang bisa diperoleh.

Pengalaman Neeltgen Cornelis menunjukkan bahwa investasi bukan hanya milik kalangan elit. Dengan tekad dan keberanian, siapapun dapat berpartisipasi dan meraih manfaat dari dunia investasi, menjadikannya pelajaran berharga bagi generasi-generasi berikutnya.

Hujan Terus, Jangan Malas! Ini 5 Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah

Memasuki akhir tahun, hujan sering kali menghambat berbagai kegiatan di luar rumah. Rencana untuk berlari pagi atau bersepeda sering kali harus dibatalkan akibat cuaca yang tidak menentu.

Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menghalangi kita untuk tetap aktif dan menjaga kesehatan. Olahraga di dalam rumah menjadi pilihan yang praktis untuk tetap bergerak dan menjaga kondisi tubuh agar selalu bugar.

Aktivitas fisik meski dilakukan di ruang terbatas seperti ruang tamu atau kamar tidur dapat memberikan manfaat yang signifikan. Asalkan dilakukan secara rutin dan dengan cara yang benar, olahraga di rumah tidak kalah efektifnya dibandingkan di pusat kebugaran.

Manfaat Olahraga di Dalam Ruangan Selama Musim Hujan

Melakukan olahraga di dalam ruangan saat hujan dapat memastikan kita tetap aktif tanpa risiko basah kuyup. Olahraga membantu mengeluarkan endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan, sehingga dapat mengurangi stres dan meningkatkan mood.

Dari segi kesehatan, olahraga juga mendukung sistem imun untuk bekerja lebih baik. Tanpa disadari, ini sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit yang sering muncul saat cuaca tidak bersahabat.

Dengan variasi jenis latihan yang bisa dilakukan, kita tidak akan merasa bosan berolahraga. Kita bisa mencoba berbagai gerakan dan kombinasi sehingga latihan tetap menyenangkan dan menggugah semangat untuk bergerak.

Jenis-Jenis Olahraga Efektif untuk Dilakukan di Rumah

Beberapa jenis olahraga dapat dilakukan di dalam rumah dan terbukti efektif untuk membakar lemak. Dengan pengetahuan tentang teknik yang tepat, kita bisa mendapatkan manfaat maksimal dari setiap sesi latihan.

Kardio, misalnya, dikenal sangat efektif meningkatkan detak jantung dan membakar kalori. Aktivitas seperti berlari di tempat atau mengikuti video latihan di internet merupakan pilihan yang mudah untuk dilakukan.

Kegiatan lain seperti yoga atau pilates juga dapat membantu meningkatkan fleksibilitas. Selain pendukung kebugaran, jenis latihan ini juga dapat mengurangi ketegangan otot yang kadang muncul akibat posisi duduk terlalu lama di rumah.

Tips Melatih Diri untuk Konsisten Berolahraga di Rumah

Untuk membangun kebiasaan berolahraga di rumah, konsistensi adalah kunci. Menentukan jadwal tetap untuk berolahraga dapat membantu kita lebih disiplin dalam menjalankan rutinitas ini.

Membuat ruang olahraga yang nyaman di rumah juga bisa memberikan motivasi tambahan. Dengan penataan yang baik dan peralatan yang memadai, kita akan lebih termotivasi untuk berolahraga secara rutin.

Menggunakan aplikasi atau bergabung dalam komunitas online juga dapat menjadi dorongan. Dengan tidak merasa sendiri, kita akan lebih mudah untuk tetap termotivasi menjalani program kebugaran.

Tapera dan 43 Bank Bersinergi Salurkan KPR untuk 350.000 Rumah Murah

Badan Penyedia Perumahan Tapera (BP Tapera) baru-baru ini menandatangani perjanjian kerja sama dengan beberapa bank untuk penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kerja sama ini berlangsung di Kantor BP Tapera di Jakarta Selatan dan melibatkan 43 bank, termasuk bank milik negara dan swasta.

Perjanjian tersebut ditandatangani secara simbolis yang diwakili oleh 10 bank penyalur FLPP teratas, menunjukkan komitmen kuat untuk membantu rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dari total 285 ribu unit rumah yang menjadi target penyaluran untuk tahun 2026, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp37,1 triliun.

Heru Pudyo Nugroho selaku Komisioner BP Tapera menjelaskan bahwa perluasan target penyaluran dana FLPP ini penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian yang terjangkau. Dengan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia, diharapkan lebih banyak keluarga dapat memiliki rumah sendiri.

Tahun lalu, penyaluran dana FLPP sudah mencapai hampir 271 ribu unit rumah, yang menunjukkan pencapaian signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Ha ini menjadi patokan bahwa dengan kerja sama yang solid, lebih banyak masyarakat akan mendapatkan akses ke perumahan yang layak.

Target Penyaluran KPR Sejahtera FLPP untuk 2026

Dalam rencana kerja sama untuk tahun 2026, BP Tapera menargetkan penyaluran dana FLPP mencapai 285 ribu unit rumah. Total kebutuhan dana diperkirakan sekitar Rp37,1 triliun, terdiri dari anggaran dari DIPA sebesar Rp25,1 triliun serta pengembalian pokok dan saldo awal tahun.

Komitmen pemerintah untuk mendukung ini diungkapkan Heru, yang berharap dengan adanya alokasi dana yang lebih besar, akan ada peningkatan signifikan dalam penyaluran rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Langkah ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi industri perumahan di tanah air.

Sementara itu, komitmen bank-bank penyalur yang terlibat sangat diharapkan untuk mengoptimalkan penyaluran dana. Heru menekankan pentingnya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penyaluran dana FLPP.

Pencapaian Sangat Memuaskan Tahun 2025

Sampai dengan bulan Desember tahun 2025, penyaluran dana FLPP sudah mencapai 270.985 unit rumah yang didanai sebesar Rp33,66 triliun. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, mempertimbangkan jumlah bank penyalur dan pengembang yang terlibat.

Bank BTN menjadi bank dengan penyaluran tertinggi, berhasil merealisasikan 128.608 unit rumah subsidi terhadap masyarakat. Diikuti oleh Bank BTN Syariah dan BRI dengan kontribusi yang signifikan.

Heru turut menyampaikan apresiasi kepada semua bank penyalur yang telah berperan aktif dalam mencapai target penyaluran FLPP. Peningkatan kinerja ini menunjukkan komitmen dalam mendukung program perumahan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Strategi untuk Meningkatkan Penyaluran bagi Golongan Non-Formal

Dalam perjanjian kerja sama tersebut, terdapat peningkatan alokasi penyaluran dana FLPP untuk kalangan non-formal menjadi 15%. Ini merupakan langkah progresif mengingat sebelumnya hanya dialokasikan 10% untuk kategori ini.

Peningkatan alokasi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat non-formal yang sebelumnya kesulitan mendapatkan akses KPR Sejahtera. Dengan semakin banyak yang terlibat, diharapkan akan terjadi pemerataan dalam akses terhadap perumahan.

Heru menegaskan bahwa penyaluran yang lebih luas bagi kelompok non-formal akan berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menanggulangi masalah perumahan di Indonesia.

Kerjasama Strategis dengan Asosiasi Pengembang

BP Tapera juga menggandeng sejumlah asosiasi pengembang dalam rangka memperkuat kerjasama untuk pembangunan rumah layak huni yang ditargetkan untuk tahun 2026. Perjanjian ini mencakup pemanfaatan data, pengelolaan aplikasi, dan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Beberapa asosiasi terkemuka yang berpartisipasi antara lain Real Estat Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI). Mereka berkontribusi besar dalam membangun ribuan unit rumah bagi masyarakat.

Melalui kerjasama ini, diharapkan ada sinergi antara pengembang dan BP Tapera untuk menciptakan hunian yang sesuai dengan standar kelayakan dan sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan pemanfaatan data yang baik, proses pembangunan dan penyaluran dapat berlangsung lebih efisien.

Anak Muda Disarankan Beli Rumah Daripada Saham Menurut Warren Buffett, Kenapa?

Investasi properti sering kali menjadi topik hangat di kalangan masyarakat, apalagi di tengah meningkatnya minat terhadap kepemilikan rumah. Dalam konteks ini, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia investasi, Warren Buffett, telah memberikan pandangannya mengenai perbandingan antara saham dan properti, khususnya untuk investor muda yang baru memulai perjalanan keuangan mereka.

Buffett, yang dikenal dengan kebijaksanaannya yang tajam, menyatakan bahwa jika seseorang memiliki rencana untuk tinggal di satu lokasi selama lima hingga sepuluh tahun, membeli rumah dengan kredit jangka panjang dapat menjadi pilihan yang bijak. Dalam sebuah wawancara mendalam, ia menekankan bahwa hipotek 30 tahun merupakan opsi yang menarik bagi calon pemilik rumah.

Selain itu, Buffett juga menyarankan bahwa mereka yang memiliki keterampilan renovasi dapat memperoleh keuntungan lebih dengan membeli beberapa rumah secara bersamaan. Strategi ini memungkinkan investor untuk mendapatkan properti dengan harga murah, merenovasinya, dan menyewakannya untuk mendapatkan penghasilan pasif.

Dengan pergeseran dinamis pasar properti yang terus berlanjut, kita perlu mempertanyakan apakah nasihat Buffett masih relevan. Di tahun 2024, harga properti telah melambung tinggi dan suku bunga hipotek pun mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, prinsip dasar yang diusung Buffett mengenai kepemilikan rumah tetap utuh dan sangat relevan dalam konteks saat ini.

Pemilik rumah klasik mempunyai keuntungan tersendiri. Mereka mendapatkan bukan hanya stabilitas finansial, tetapi juga perlindungan dari inflasi, sebab nilai properti lazimnya meningkat seiring waktu. Oleh karena itu, kepemilikan rumah sering kali menjadi jaring pengaman finansial bagi banyak individu.

Menilai Kelebihan dan Kekurangan Hipotek 30 Tahun

Banyak orang menilai hipotek 30 tahun sebagai salah satu keunggulan dalam kepemilikan rumah. Dengan suku bunga yang tetap, pemilik rumah mendapatkan kepastian dalam cicilan bulanan yang tidak akan berubah selama jangka waktu pinjaman. Ini berbeda jauh dengan biaya sewa yang dapat meningkat setiap kali masa sewa berakhir.

Meskipun suku bunga hipotek saat ini lebih tinggi dibandingkan satu dekade lalu, mengunci suku bunga dengan pembayaran tetap dapat menjadi langkah yang sangat strategis. Terutama di tengah tingginya inflasi, langkah ini menawarkan kestabilan yang dijanjikan oleh jadwal pembayaran yang telah ditetapkan.

Namun, tantangan baru muncul bagi mereka yang ingin mengikuti jejak Buffett dalam berinvestasi pada properti sewaan. Mencari properti yang tepat dengan harga yang terjangkau kini lebih sulit karena pasar yang sudah mengalami lonjakan harga lebih tinggi. Strategi membeli properti yang tertekan, merenovasinya, dan menyewakannya membutuhkan pendekatan yang lebih cermat dan terencana.

Kendati harga properti sulit ditemui, ada beberapa area yang sedang berkembang atau reposisi yang menawarkan potensi keuntungan. Kawasan-kawasan ini sering kali menjadi magnet bagi investor yang bersedia untuk merenovasi dan meningkatkan nilai properti mereka.

Adalah penting untuk diingat bahwa setiap investasi memerlukan analisis finansial yang mendalam. Investor muda perlu mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk fluktuasi harga, suku bunga, serta biaya pemeliharaan properti yang dapat muncul setelah pembelian.

Berdikari dalam Membuat Keputusan Investasi Properti yang Tepat

Bagi generasi muda yang ingin membeli rumah pertama atau yang berpotensi berinvestasi di sektor properti, real estate tetap menjadi salah satu pilihan yang menarik. Meskipun tantangan dan risiko selalu ada, keputusan untuk berinvestasi dalam properti adalah langkah ke arah yang tepat.

Memahami pasar dan keadaan ekonomi saat ini harus menjadi prioritas utama. Mengambil keputusan yang cepat tanpa riset yang layak bisa berujung pada kerugian yang besar. Investor harus bersiap untuk berkomitmen dalam jangka panjang dan tidak mengharapkan keuntungan secara instan.

Dengan melakukan riset menyeluruh tentang lokasi dan jenis properti yang ada di pasaran, pemuda bisa memanfaatkan kesempatan terbaik untuk investasi. Dengan sabar, mereka bisa meraih keberhasilan dalam investasi ini, sehingga menghasilkan keuntungan di masa depan.

Strategi investasi cerdas mengharuskan calon pemilik rumah untuk selalu waspada dan mempersiapkan dana tambahan untuk biaya tak terduga. Hal ini akan membantu mereka menjaga kestabilan finansial sembari menikmati manfaat kepemilikan rumah secara keseluruhan.

Seiring berjalannya waktu, tren dan kondisi pasar akan terus berubah. Oleh karena itu, investor perlu tetap update dengan informasi terbaru mengenai sektor properti agar dapat mengambil keputusan yang tepat dan menguntungkan dalam memperluas portofolio mereka di bidang real estate.

8 Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan di Rumah yang Efektif

Sakit tenggorokan merupakan masalah kesehatan yang umum dan bisa dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia. Penyebabnya bisa bervariasi, mulai dari alergi, infeksi virus, hingga bakteri, yang semuanya dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan.

Untungnya, ada berbagai cara alami yang dapat meredakan gejala ini tanpa memerlukan resep dokter. Para ahli kesehatan merekomendasikan beberapa metode yang terbukti efektif, sehingga Anda bisa mendapatkan kenyamanan dari sakit tenggorokan dengan cara yang lebih aman dan alami.

Dokter keluarga Amy Zack memberikan sejumlah solusi yang dapat dicoba di rumah, disertai dengan hal-hal yang sebaiknya dihindari. Dalam artikel ini, kita akan membahas metode tersebut lebih lanjut untuk membantu Anda mengatasi sakit tenggorokan.

Cara Alami untuk Meredakan Sakit Tenggorokan yang Efektif

Salah satu cara termudah untuk meredakan sakit tenggorokan adalah dengan meminum minuman hangat atau dingin. Minuman hangat seperti teh atau kaldu ayam dapat membantu mengencerkan lendir dan mengurangi iritasi, sedangkan minuman dingin bisa memberikan efek menenangkan pada tenggorokan yang meradang.

Dr. Zack menjelaskan, “Minuman hangat mampu membersihkan tenggorokan dan mengurangi keinginan untuk batuk.” Cobalah kedua jenis minuman ini untuk menemukan mana yang paling efektif untuk Anda.

Minuman dingin juga memiliki manfaat baik dalam mengurangi peradangan, jadi tidak ada salahnya untuk mencobanya. Setiap orang memiliki preferensi yang berbeda, sehingga menemukan pilihan yang tepat adalah kunci untuk manajemen gejala yang lebih baik.

Pentingnya Madu dalam Mengatasi Sakit Tenggorokan

Madu merupakan bahan alami yang terkenal memiliki banyak khasiat, termasuk salah satunya untuk meredakan sakit tenggorokan. Selain efek menenangkannya, madu juga memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu menjaga kesehatan tenggorokan.

Kombinasi rasa manis dari madu bisa mengurangi rasa gatal pada tenggorokan. Anda dapat mencampurkannya dalam teh hangat, air hangat dengan perasan lemon, atau bahkan mengonsumsinya langsung satu sendok penuh untuk hasil yang maksimal.

Namun, perlu diingat untuk tidak memberikan madu kepada anak-anak di bawah usia satu tahun. Hal ini penting untuk menghindari risiko kesehatan yang tidak diinginkan bagi si kecil.

Pentingnya Istirahat dan Hidrasi yang Cukup

Selain opsi pengobatan alami, istirahat yang cukup juga sangat penting saat mengalami sakit tenggorokan. Tubuh membutuhkan waktu untuk pulih, dan tidur yang berkualitas adalah cara terbaik untuk mendukung sistem imun Anda.

Pastikan Anda tetap terhidrasi dengan meminum cukup cairan sepanjang hari. Dehidrasi dapat memperburuk iritasi tenggorokan, sehingga menjaga konsumsi air menjadi sangat krusial.

Segala cara ini, dari minuman hangat hingga madu, akan lebih efektif ketika dipadukan dengan istirahat yang cukup. Memberikan waktu pada tubuh untuk pemulihan menjadi bagian integral dalam proses penyembuhan.

Hal yang Harus Dihindari saat Mengalami Sakit Tenggorokan

Ketika sakit tenggorokan melanda, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari. Pertama, hindari merokok atau terpapar asap rokok. Ini dapat memperparah iritasi dan bahkan memperlambat proses penyembuhan.

Hindari juga makanan pedas atau asam, karena dapat memperburuk ketidaknyamanan. Sebaliknya, pilihlah makanan lembut yang mudah ditelan dan tidak akan mengiritasi tenggorokan lebih lanjut.

Terakhir, sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi minuman beralkohol dan berkafein, karena keduanya dapat menyebabkan dehidrasi. Menghindari faktor-faktor tersebut akan membantu mempercepat proses pemulihan.

Panduan Hukum Menghadapi Debt Collector di Rumah Anda

Praktik penagihan utang sering kali mengundang berbagai keluhan dan keresahan bagi masyarakat, terutama ketika debt collector datang langsung ke tempat tinggal debitur. Hal ini memicu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperketat regulasi di sektor pinjaman online, khususnya dalam praktik penagihan utang yang dilakukan oleh penyelenggara pinjaman online (pinjol) peer-to-peer (P2P) lending.

Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, Agusman, menegaskan bahwa para penyelenggara pinjaman ini diwajibkan untuk menjelaskan secara rinci prosedur pengembalian dana kepada debitur. Penegasan ini menunjukkan keseriusan OJK dalam melindungi hak-hak konsumen.

“Penagihan utang harus dilakukan dengan cara yang beretika dan manusiawi,” ujar Agusman. Segala bentuk ancaman, intimidasi, atau eksploitasi unsur SARA dilarang keras dalam proses penagihan.

OJK juga menetapkan aturan batas waktu penagihan, yaitu tidak lebih dari pukul 20.00 waktu setempat. Lebih lanjut, penagih dilarang merendahkan martabat debitur serta melakukan intimidasi kepada orang-orang terdekat debitur, baik di dunia nyata maupun melalui media sosial.

Regulasi Baru untuk Perlindungan Konsumen di Sektor Pinjaman Online

Dengan adanya regulasi baru dari OJK, masyarakat diharapkan lebih memahami hak-hak mereka ketika menghadapi debt collector. Memahami hak sebagai debitur sangat penting agar tidak terjebak dalam praktik penagihan yang melanggar hukum. Salah satu langkah pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menanyakan identitas penagih secara sopan.

Penting untuk meminta identitas lengkap dari penagih, termasuk siapa yang memberi mandat kepada mereka serta kontak penanggung jawab. Ini merupakan langkah awal yang bisa melindungi debitur dari tindakan penagihan yang tidak sah.

Selain itu, debitur juga disarankan untuk meminta kartu sertifikasi profesi dari penagih. Penagih yang resmi seharusnya memiliki sertifikat dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), yang menunjukkan bahwa mereka beroperasi secara legal dan professional.

Dalam menghadapi penagih, debitur sebaiknya juga menyampaikan alasan keterlambatan pembayaran utang dengan jelas. Komunikasi yang baik sangat penting untuk menghindari salah pengertian dan memperkeruh proses penagihan.

Setelah menjelaskan alasan keterlambatan, debitur perlu memeriksa apakah penagih membawa surat kuasa resmi. Jika ada rencana untuk melakukan penyitaan barang, debitur berhak meminta bukti resmi dari penyedia pinjaman yang menyatakan legalitas tindakan tersebut.

Pentingnya Memahami Prosedur Penagihan yang Sah

Selanjutnya, debitur harus menegaskan bahwa penyitaan hanya sah jika disertai dengan sertifikat jaminan fidusia. Dalam hal ini, fidusia merupakan pengalihan hak atas kepemilikan suatu barang sebagai jaminan utang, meskipun barang tersebut tetap digunakan oleh debitur. Penting untuk memastikan penagih dapat menunjukkan bukti ini jika mereka melakukan tindakan penyitaan.

Dengan memahami semua aturan dan prosedur yang berlaku, debitur dapat lebih percaya diri saat menghadapi penagihan. Hal ini juga membantu mereka untuk menghindari praktik-praktik ilegal yang mungkin dilakukan oleh debt collector.

Tindakan tegas OJK dalam menetapkan regulasi baru ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi debitur. Masyarakat dihimbau untuk lebih aktif dalam mencari informasi terkait hak dan kewajiban mereka dalam proses pinjaman dan penagihan utang.

Peraturan yang diperkenalkan ini juga menjadi sinyal bagi industri keuangan untuk selalu bertindak sesuai dengan etika dan hukum yang berlaku. Penyelenggara pinjaman online diharapkan dapat menjalin hubungan yang lebih baik dengan para debitur melalui praktik penagihan yang manusiawi dan tidak menekan.

Melalui upaya ini, diharapkan masyarakat tidak lagi merasa tertekan atau terintimidasi ketika berhadapan dengan debt collector. Pengetahuan tentang hak-hak mereka menjadi kunci untuk menjalani proses yang lebih adil dan transparan.

Kekerasan pada Balita Banyak Terjadi di Rumah, Ahli Ingatkan Pentingnya Pengasuhan Peka

Di Indonesia, isu kekerasan terhadap anak terus menjadi perhatian serius. Hingga November 2025, tercatat 28.611 kasus kekerasan, di mana 7 persen di antaranya melibatkan anak usia 0-5 tahun, sebuah angka yang mencerminkan tantangan besar dalam perlindungan anak.

Ironisnya, kekerasan ini sering terjadi di lingkungan rumah tangga, tempat yang seharusnya menjadi aman untuk anak. Dengan 16.848 kasus teridentifikasi dalam keluarga, data tersebut menyoroti perlunya perhatian lebih dari seluruh masyarakat.

Penting untuk memahami bahwa sebagian besar kekerasan bersumber dari lingkungan terdekat anak dan berlangsung tanpa terdeteksi. Rendahnya kepedulian di sekitar anak menyebabkan banyak kasus tidak diakui, sehingga meningkatkan urgensi perhatian terhadap isu ini.

Dalam seminar daring yang diadakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Hemiliana Dwi Putri menyatakan bahwa keluarga adalah tempat perlindungan utama bagi anak. Namun, realitas menunjukkan bahwa berbagai bentuk kekerasan masih menghantui masa depan anak-anak di negara ini.

Kenyataan pahit ini menuntut peningkatan kapasitas semua pihak yang berperan dalam pengasuhan anak. Pengasuhan tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga melibatkan berbagai institusi lain seperti tempat penitipan anak.

Peran Keluarga dalam Melindungi Anak dari Kekerasan

Keluarga harus menjadi benteng perlindungan utama bagi anak-anak. Banyaknya kasus kekerasan menunjukkan bahwa kelemahan dalam pengasuhan bisa terjadi di mana saja, termasuk di rumah.

Pendidikan dan kesadaran mengenai kekerasan pada anak perlu ditingkatkan di lingkungan keluarga. Dengan pengetahuan yang baik, orang tua dapat lebih waspada dan mengambil langkah preventif yang diperlukan.

Selain mendidik orang tua, penting juga untuk menciptakan lingkungan yang mendukung. Hal ini bisa melibatkan komunitas, sekolah, dan lembaga sosial untuk bersinergi melindungi anak dari potensi kekerasan.

Sebagai bagian dari penanganan masalah ini, program-program edukasi tentang kekerasan terhadap anak harus diperkenalkan. Program semacam itu dapat memberikan orang tua dan pengasuh alat yang dibutuhkan untuk menjaga anak-anak mereka.

Pentingnya Penitipan Anak yang Aman dan Terpercaya

Ketika orang tua pergi bekerja, tempat penitipan anak harus menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung. Pengasuh di tempat tersebut memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan anak-anak tidak hanya terawat tetapi juga terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan.

Proyek seperti Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) menunjukkan bahwa penitipan anak dapat menjadi solusi bagi orang tua yang bekerja. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan keamanan dan kesejahteraan anak selama waktu mereka dijaga oleh pengasuh.

Di Taman asuh ini, pengasuh diharapkan dapat menerapkan praktik pengasuhan yang aman dan positif. Dengan demikian, anak tidak hanya tumbuh dengan baik tetapi juga merasa dihargai dan dicintai.

Program pelatihan bagi pengasuh sangat penting untuk mengedukasi mereka mengenai cara mendeteksi dan mencegah kekerasan. Meningkatkan kesadaran di kalangan pengasuh akan sangat membantu dalam menciptakan lingkungan aman bagi anak.

Peran Pemerintah dalam Menangani Kekerasan terhadap Anak

Pemerintah memiliki peran penting dalam menciptakan kebijakan yang melindungi anak. Kebijakan ini harus mencakup berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pengawasan terhadap kasus kekerasan yang terjadi.

Dengan menciptakan regulasi yang jelas dan tegas, pemerintah dapat mendorong semua pihak untuk bertanggung jawab dalam perlindungan anak. Perlindungan ini harus melibatkan sistem yang mampu menanggapi kasus kekerasan dengan cepat dan efektif.

Kampanye kesadaran publik tentang kekerasan terhadap anak juga harus diperkuat. Informasi yang cukup mengenai risiko dan dampak kekerasan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat, mendorong mereka untuk lebih peduli terhadap anak-anak di lingkungan mereka.

Keterlibatan komunitas sangat penting dalam mendukung kebijakan pemerintah ini. Dengan melibatkan masyarakat luas, upaya perlindungan terhadap anak akan menjadi lebih solid, menjangkau lebih banyak individu yang peduli dan siap untuk bertindak.