slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Merger Moratelindo dan MyRepublic, 4 Tujuan Utamanya Terungkap

Jakarta, dalam sebuah perkembangan signifikan di industri telekomunikasi, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mengumumkan rencana merger dengan PT Eka Mas Republik, yang lebih dikenal dengan MyRepublic Indonesia. Pengumuman ini disampaikan pada Kamis, 18 Desember 2025, dan mengarah pada penguatan posisi kedua perusahaan dalam pasar yang semakin kompetitif.

Dalam prospektus yang dipublikasikan, dijelaskan bahwa Moratelindo akan menjadi perusahaan yang menerima penggabungan, sedangkan MyRepublic akan bergabung. Setelah penggabungan ini resmi, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan menjadi pemegang saham mayoritas dari entitas baru yang tercipta dari merger ini.

Moratelindo dikenal sebagai perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi dengan jaringan yang sudah mapan di seluruh Indonesia. Di sisi lain, MyRepublic memiliki jaringan fiber to the Home (FTTH) yang cukup luas dan berpotensi untuk memperluas jangkauan layanan kepada pelanggan di berbagai daerah.

Tujuan dan Manfaat Merger Antara Moratelindo dan MyRepublic Indonesia

Melalui merger ini, ada beberapa tujuan utama yang ingin dicapai oleh kedua perusahaan. Salah satu manfaat signifikan adalah terciptanya sinergi yang lebih baik dalam pengelolaan biaya jaringan, yang akan memungkinkan efisiensi lebih dalam operasional kedua perusahaan.

Selain itu, penghindaran duplikasi infrastruktur menjadi salah satu fokus utama, dengan harapan akan berhasil memanfaatkan aset yang ada secara optimal. Dengan demikian, pengguna akan mendapatkan layanan yang lebih berkualitas dan handal.

Menurut Presiden Direktur PT DSSA, Krisnan Cahya, merger ini juga akan mendukung program pemerintah terkait akselerasi ekosistem digital di Indonesia. Hal ini berpotensi untuk mendorong pertumbuhan infrastruktur dan jangkauan layanan yang lebih baik di masyarakat.

Dampak Positif bagi Konsumen dan Perekonomian Nasional

Dari sudut pandang konsumen, penggabungan ini bertujuan menghadirkan layanan yang lebih stabil dan cepat dengan cakupan yang lebih luas. Hal ini tentunya akan meningkatkan pengalaman pengguna dalam menggunakan layanan telekomunikasi.

Perekonomian nasional juga akan turut merasakan dampak positif dari merger ini. Dengan adanya entitas yang lebih kuat dan kompetitif, diharapkan industri telekomunikasi Indonesia mampu bersaing di tingkat regional maupun global.

Penting untuk diingat bahwa kesuksesan merger ini juga bergantung pada persetujuan dari para pemegang saham. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) direncanakan pada 25 Maret 2026 dan juga memerlukan legitimasi dari regulator terkait.

Rincian Struktur Kepemilikan Saham dari Kedua Perusahaan

Moratelindo sendiri baru saja resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2022. Dalam hal struktur pemegang saham, perusahaan ini memiliki komposisi yang beragam. PT Candrakarya Multikreasi memiliki 35,99% dari total saham, sementara PT Gema Lintas Buana memiliki 30,18%, dan publik menguasai 33,83% sisanya.

Sementara itu, pemegang saham MyRepublic Indonesia didominasi oleh PT Innovate Mas Utama dengan kepemilikan 95,77%. Diikuti oleh PT Innovate Mas Indonesia yang memiliki 2,31%, dan PT DSST Mas Gemilang dengan 1,92% saham.

Pembagian yang jelas ini mencerminkan komitmen kedua perusahaan untuk memastikan bahwa sinergi yang dihasilkan dari merger dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk semua pihak yang terlibat.

Merging MORA dan MyRepublic, DSSA Mengambil Alih Pengendalian

PT Mora Telematika Indonesia Tbk bersama PT Eka Mas Republik baru saja mengumumkan penggabungan yang signifikan dalam industri telekomunikasi. Merger ini akan menghasilkan entitas baru yang disebut PT Ekamas Mora Republik Tbk, dengan harapan menciptakan kekuatan yang lebih besar dalam menghadapi persaingan yang ketat di pasar.

Dengan penggabungan ini, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk akan menjadi pemegang saham pengendali dari PT Ekamas Mora Republik Tbk. Pemegang saham baru akan mengambil alih kepemilikan dan diharapkan mampu mengoptimalkan kinerja perusahaan hasil merger ini.

Merger ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas struktural kedua entitas, tetapi juga memberikan daya saing yang lebih tinggi. Kedua perusahaan memiliki keunggulan masing-masing, yang jika digabungkan akan menghasilkan jaringan telekomunikasi yang lebih kuat dan efisien.

Mengungkap Keunggulan Jaringan dan Infrastruktur Telekomunikasi

Moratelindo dikenal sebagai salah satu penyedia jaringan tulang punggung telekomunikasi terbesar di Indonesia. Pada September 2025, perusahaan ini memiliki lebih dari 57 ribu km kabel serat optik yang mendukung layanan internet di seluruh negeri.

Dengan jumlah pelanggan yang mencapai lebih dari 16,8 ribu di segmen enterprise dan hampir 1 juta homepass, Moratelindo memiliki performa yang mengesankan. Ini menjadikannya pemain utama dalam penyediaan akses jaringan yang dibutuhkan dalam era digital.

Di sisi lain, MyRepublic Indonesia juga menunjukkan prestasi yang menggembirakan. Sebagai penyedia layanan fiber to the home, mereka mencatat lebih dari 1,52 juta pelanggan ritel yang menikmati layanan internet cepat hingga 1 Gbps dengan lebih dari 58 ribu km kabel serat optik.

Pentingnya Sinergi dalam Perkembangan Ekosistem Digital

Pernyataan Krisnan Cahya, Presiden Direktur PT Dian Swastatika Sentosa, menunjukkan komitmen merger ini dalam mendukung program pemerintah mengenai pemerataan dan percepatan ekosistem digital. Hal ini sejalan dengan visi untuk menciptakan jaringan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Secara strategis, penggabungan kedua perusahaan ini dirancang untuk menghasilkan sinergi yang tidak hanya meningkatkan daya saing, tetapi juga mempercepat inovasi di sektor digital. Dengan modal dan sumber daya yang terkonsolidasi, potensi pertumbuhan akan semakin besar.

Direktur Utama Moratelindo, Jimmy Kadir, menambahkan bahwa kolaborasi ini akan membuka kesempatan untuk mendiversifikasi layanan. Dengan infrastruktur yang saling melengkapi, para pelanggan diharapkan akan menikmati layanan yang lebih cepat dan lebih stabil.

Langkah Menuju Realisasi Merger yang Sehat

Rencana penggabungan ini telah mendapatkan persetujuan dari dewan direksi dan komisaris kedua perusahaan. Saat ini, mereka menunggu persetujuan dari regulator dan pemegang saham yang menjadi langkah penting untuk menyelesaikan seluruh proses merger.

Setelah semua persetujuan diperoleh, merger diharapkan dapat selesai pada semester pertama tahun 2026. Proses ini menunjukkan komitmen kuat dari manajemen untuk memastikan setiap tahap dilalui dengan baik, demi kemajuan entitas yang baru.

Pihak manajemen optimis bahwa merger ini akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan layanan. Selain itu, merger ini juga diharapkan menciptakan nilai tambah yang tinggi bagi seluruh pemangku kepentingan.