Pencapaian luar biasa kontingen Indonesia di SEA Games 2025 Thailand menjadi momen yang patut dirayakan dan diingat oleh seluruh masyarakat. Selain menambah daftar prestasi olahraga, keberhasilan ini juga menjadi peluang bagi atlet untuk meningkatkan kesiapan finansial mereka.
Dengan semangat mendukung para atlet, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menginisiasi program edukasi pengelolaan keuangan. Program ini dirancang khusus untuk membekali para atlet agar mampu mengelola penghasilan yang mereka terima setelah mendapatkan penghargaan.
Indonesia berhasil meraih capaian signifikan dengan mengumpulkan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Hal ini merupakan tonggak sejarah baru, di mana Indonesia berhasil finis sebagai runner-up di SEA Games meskipun tidak menjadi tuan rumah.
Di tengah momen bersejarah ini, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada atlet yang mencetak prestasi di SEA Games. Penyaluran bonus dan penghargaan dilakukan untuk memotivasi para atlet dan pelatih yang telah berjuang keras di kompetisi internasional tersebut.
Pada tanggal 7 Januari 2026, BRI dan Kemenpora melaksanakan kegiatan edukasi bertajuk “Champions Beyond the Arena: Smart Finance for Champion Athletes.” Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir dan Direktur Utama BRI Hery Gunardi, yang menekankan pentingnya literasi keuangan bagi atlet.
Dalam acara tersebut, para atlet diberikan panduan mengenai tantangan yang akan dihadapi dalam pengelolaan keuangan setelah menerima bonus. Sesi tersebut menghadirkan praktisi literasi finansial yang berpengalaman, membantu atlet mengembangkan pemahaman yang kuat tentang pengelolaan keuangan yang bijaksana.
Pentingnya edukasi literasi keuangan bagi atlet menjadi sorotan utama yang disampaikan oleh Hery Gunardi. Ia menekankan bahwa kesuksesan di arena olahraga tidak diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang baik, maka atlet berisiko menghadapi tantangan finansial di masa depan.
Selain itu, Erick Thohir menyoroti kolaborasi antara Kemenpora, BRI, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai langkah strategis untuk mendorong atlet tidak hanya menjadi juara di kompetisi, tetapi juga dalam pengambilan keputusan finansial yang bijaksana. Ini adalah inisiatif yang diharapkan dapat membawa dampak jangka panjang bagi para atlet.
Program literasi yang diusung oleh BRI dapat membantu membangun kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan dengan baik. Atlet akan diberikan pembekalan yang berfokus pada pengelolaan pendapatan dan perencanaan masa depan yang sehat.
Prita Ghozie, seorang perencana keuangan independen, membagikan wawasan berharga kepada para peserta tentang bagaimana mengelola penghasilan mereka. Dengan berbagi pengalaman dan tips praktis, ia berharap para atlet dapat membangun ketahanan finansial sesuai dengan prestasi mereka di bidang olahraga.
Pentingnya Penghargaan dan Bonus bagi Atlet Berprestasi
Penyampaian penghargaan dan bonus kepada atlet merupakan salah satu langkah yang mendapat perhatian dari pemerintah. Berdasarkan Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, setiap atlet berhak menerima penghargaan yang bervariasi sesuai dengan jenis medali yang diperoleh.
Atlet perorangan mendapatkan bonus maksimal hingga Rp1 miliar untuk medali emas, sedangkan peraih perak dan perunggu menerima Rp315 juta dan Rp157,5 juta. Untuk kategori ganda, bonus yang diterima juga cukup menggiurkan, mencapai Rp800 juta untuk medali emas.
Selanjutnya, bonus juga diperuntukkan bagi pelatih, di mana angka yang diterima mengikuti hasil pencapaian atlet. Pelatih untuk atlet perorangan atau ganda akan mendapatkan antara Rp300 juta hingga Rp400 juta tergantung jenis medali.
Dengan adanya mekanisme penghargaan ini, diharapkan atlet dan pelatih dapat lebih termotivasi untuk terus meningkatkan prestasi. Kebijakan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan olahraga di Indonesia.
Kesejahteraan atlet tidak hanya diperoleh dari penghasilan saat berkompetisi, tetapi juga bagaimana mereka mengelola keuangan pasca mendapatkan bonus. Ini menjadi fokus utama dari program literasi keuangan yang digagas.
Peran Pendidikan Keuangan dalam Memperkuat Kemandirian Atlet
Edukasi mengenai pengelolaan keuangan membantu atlet dalam merencanakan masa depan mereka secara mandiri. Pendidikan ini tidak hanya sekadar memberikan informasi, tetapi juga membentuk pola pikir yang positif terhadap keuangan pribadi.
Melalui belajar dari para ahli, atlet dapat memahami berbagai instrumen investasi yang ada. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pendapatan yang mereka terima dapat berkembang dan memberikan hasil yang lebih baik di masa mendatang.
Pendidikan terkait keuangan juga memberikan wawasan bagi atlet mengenai pentingnya menabung dan berinvestasi. Dengan memiliki panduan yang baik, mereka akan mampu menjaga stabilitas finansial serta merencanakan hal-hal penting seperti membeli rumah atau memulai usaha.
Dengan demikian, pendidikan keuangan yang diterima diharapkan mampu membantu atlet menjadi pribadi yang tidak hanya sukses di arena olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kemandirian finansial akan menjadi satu nilai tambah yang berharga.
Oleh karena itu, program literasi keuangan yang diusung oleh BRI dan Kemenpora diharapkan dapat menjadi pilot project lainnya di masa mendatang. Ini adalah langkah positif untuk menciptakan atlet yang lebih cerdas dan berdaya saing di era yang semakin kompetitif.
Kesimpulan: Menatap Masa Depan Atlet dengan Keyakinan
Kejayaan kontingen Indonesia di SEA Games 2025 menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung atlet dalam berbagai aspek, termasuk pengelolaan keuangan. Dengan dukungan yang tepat, para atlet tidak hanya meraih medali tetapi juga kesejahteraan yang berkelanjutan.
Melalui program literasi keuangan, atlet didorong untuk membangun kesadaran akan pengelolaan pendapatan dan perencanaan masa depan yang bijaksana. Ini adalah langkah strategis yang memungkinkan mereka untuk terus berprestasi di luar arena.
Dengan dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait, masa depan atlet Indonesia diharapkan dapat lebih cerah. Pengelolaan keuangan yang baik akan menjadi penentu kesuksesan kaidah dasar mereka sebagai atlet dan individu.

