Dokter umum Ginnedy Ismail Yuan menyatakan bahwa kemajuan dalam teknologi diagnostik memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung kesehatan masyarakat. Diagnosa yang tepat tidak hanya memudahkan proses perawatan, tetapi juga berpotensi meningkatkan tingkat kesembuhan pasien secara keseluruhan.
Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa ketika obat yang diberikan oleh tenaga medis berdasarkan diagnosa yang tepat, kemungkinan pasien untuk sembuh pun akan meningkat. Hal ini menjadi fokus utama dalam seminar ilmiah yang diadakan oleh Sysmex Indonesia, di mana berbagai inovasi dalam teknologi kesehatan dibahas secara mendalam.
Agnes Octavia Lizandi, Marketing Manager PT Sysmex Indonesia, menambahkan bahwa sistem diagnosis yang baik dapat berkontribusi terhadap peningkatan harapan hidup. Dengan adanya dukungan dari teknologi diagnostik, jumlah penduduk yang dapat hidup hingga usia tua juga akan mengalami peningkatan yang signifikan.
Pentingnya Teknologi Diagnostik dalam Kesehatan Populasi
Teknologi diagnostik modern telah mengubah wajah praktik kedokteran dengan cara yang tidak terbayangkan sebelumnya. Di dalam praktiknya, diagnosa yang akurat memberi dampak besar terhadap pengobatan yang akan diberikan kepada pasien.
Dengan melakukan diagnosis yang tepat, tidak hanya pengobatan yang akan lebih efektif tetapi keterlibatan pasien dalam bagian pengelolaan kesehatan mereka juga akan meningkat. Hal ini menjadi nilai tambah dalam perawatan kesehatan yang semakin kompleks di era modern ini.
Selain itu, pemanfaatan teknologi dalam diagnosis juga membantu mengurangi beban pekerjaan tenaga medis. Dengan alat diagnostik yang lebih canggih, proses pengujian dapat dilakukan lebih cepat dan efisien, meninggalkan lebih banyak waktu bagi dokter untuk fokus pada perawatan pasien.
Dukungan untuk Populasi Lanjut Usia Melalui Program Pemerintah
Bagi populasi lanjut usia, dukungan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Salah satu program yang diperkenalkan pemerintah adalah Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang khusus ditujukan bagi kelompok ini.
Dalam program Prolanis, pemantauan kesehatan secara berkala menjadi salah satu aspek penting. Melalui program ini, tenaga medis mendapatkan dukungan dalam merencanakan pemeriksaan yang sesuai dan efektif bagi para lansia.
Agnes menjelaskan bahwa pihaknya berkontribusi dalam menyuplai fasilitas pemeriksaan untuk program tersebut. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan pemantauan kesehatan bagi lansia bisa dilakukan dengan lebih baik.
Inovasi dalam Deteksi Masalah Kesehatan Pada Lansia
Salah satu inovasi yang telah diterapkan adalah dalam bentuk tes urine albumin-creatinine ratio (uACR) untuk mendeteksi masalah ginjal. Sebelumnya, deteksi ini dilakukan secara manual dengan cara yang terpisah, antara albumin dan kreatinin.
Kini, teknologi diagnostik modern memungkinkan tes tersebut dilakukan dalam satu langkah. Dengan hanya satu tes, hasil yang diperoleh pun menjadi lebih komprehensif dan mudah dipahami oleh tenaga medis.
Dengan adanya prosedur yang lebih efisien dan otomatis, diagnosa masalah kesehatan menjadi lebih cepat dan akurat. Ini tentunya membawa dampak positif bagi perawatan dan pengelolaan penyakit pada lansia, yang seringkali memiliki beberapa kondisi kesehatan yang berbeda.
