slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Purbaya Tunjuk Suahasil Hadir di Rapat Dewan Gubernur BI Bukan Thomas

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini mengungkapkan keputusan penting dalam menghadiri Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Dalam konfirmasi yang disampaikan kepada media, ia menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai perwakilan untuk rapat yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026.

Purbaya menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan tidak ada persepsi negatif mengenai intervensi pemerintah terhadap keputusan Bank Indonesia. Dalam konteks ini, Purbaya menekankan pentingnya keberlanjutan dan sinkronisasi antara kebijakan moneter dan fiskal di negara ini.

Menurutnya, meskipun kehadiran pemerintah dalam rapat bank sentral diizinkan oleh undang-undang, ia lebih memilih agar Suahasil yang bertindak sebagai perwakilan. Hal ini merupakan langkah strategis untuk menghindari spekulasi terkait intervensi dalam kebijakan yang akan diambil oleh Bank Indonesia.

Pentingnya Kehadiran Pemerintah dalam Rapat Bank Indonesia

Keputusan Purbaya ini juga ditekankan untuk menyelaraskan kebijakan yang diambil antara pemerintah dan bank sentral. Dengan melibatkan perwakilan kementerian dalam rapat tersebut, diharapkan dapat menghasilkan koordinasi yang lebih baik dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Purbaya menegaskan, kehadiran dalam rapat ini sangat penting untuk memahami perspektif dan pemikiran yang dimiliki oleh pihak Bank Indonesia. Dengan informasi yang diperoleh dari diskusi tersebut, kebijakan fiskal yang diterapkan nantinya dapat lebih tepat sasaran.

Dia menambahkan, diskusi dalam rapat itu mencerminkan informasi yang digunakan Bank Indonesia untuk merumuskan kebijakan moneter. Informasi yang lebih dalam ini berbeda dengan pernyataan yang disampaikan di publik, yang cenderung terbatas.

Peran Wakil Menteri Keuangan dalam Rapat Dewan Gubernur BI

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono juga menghadiri Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada November 2025. Kehadiran Thomas pada waktu itu dianggap sebagai langkah menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter.

Perry, Gubernur Bank Indonesia, menjelaskan bahwa undangan kepada Thomas serta Suahasil disampaikan sebagai bentuk kebutuhan untuk memperkuat koordinasi antara kedua lembaga. Hal ini sangat relevan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global saat ini.

Purbaya juga menambahkan bahwa perundang-undangan yang ada memberikan hak bicara bagi perwakilan pemerintah dalam rapat tersebut, meski tidak memiliki hak suara. Ini bukan hanya prosedur, tetapi langkah strategis untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil adalah keputusan yang terpadu.

Kebijakan Moneter dan Fiskal dalam Konteks Ekonomi Global

Perry menekankan bahwa dalam menghadapi tantangan ekonomi yang fluktuatif dan ketidakpastian global, koordinasi antara kebijakan moneter dan fiskal menjadi semakin krusial. Langkah-langkah preskriptif dari kedua belah pihak dapat membantu menstabilkan ekonomi domestik.

Oleh karena itu, kehadiran Wakil Menteri Keuangan dalam setiap rapat Dewan Gubernur bulan depan diharapkan dapat memperkuat ikatan kebijakan ini. Penyatuan ini diharapkan akan menciptakan landasan yang lebih solid bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam diskusi-diskusi mendatang, penting untuk selalu memperhatikan dinamika ekonomi yang ada serta upaya menjaga stabilitas makroekonomi. Ini juga termasuk menjaga kesehatan sistem keuangan yang ada agar terus berfungsi dengan baik.

Bank Bullion Resmi Hadir, Menandai Babak Baru Pengelolaan Emas di Indonesia

Pada awal tahun 2025, Indonesia menandai tonggak penting dalam dunia keuangan dengan peluncuran bank emas pertamanya. Peresmian tersebut dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025, membawa harapan baru bagi industri investasi emas di tanah air.

Langkah ini sejalan dengan lahirnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2024 yang mengatur pelaksanaan usaha bullion. Tujuannya adalah untuk memberikan pedoman yang jelas bagi lembaga jasa keuangan dalam menjalankan kegiatan yang berhubungan dengan emas.

Peraturan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari simpanan emas hingga perdagangan, serta pembiayaan yang berbasis syariah. Dengan adanya regulasi ini, diharapkan akan ada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas.

Mekanisme dan Ruang Lingkup Usaha Bulion di Indonesia

Pada dasarnya, usaha bullion yang diatur dalam POJK mencakup beberapa kegiatan, seperti simpanan emas dan penitipan emas. Lembaga jasa keuangan diharuskan mematuhi prinsip kehati-hatian ketika menjalankan kegiatan ini.

Satu hal menarik adalah lembaga jasa keuangan bisa menggunakan simpanan nasabah sebagai pembiayaan, namun perlu disertai dengan agunan 100% dari nilai pembiayaan emas yang diberikan. Hal ini menjaga keamanan investasi nasabah.

Agunan tersebut dapat berupa berbagai instrumen keuangan, termasuk kas, deposito berjangka, dan surat berharga. Dalam situasi pergerakan harga emas yang fluktuatif, penyedia jasa dapat melakukan penyesuaian agunan yang diperlukan.

Persyaratan untuk Lembaga Jasa Keuangan dalam Usaha Bulion

Khusus untuk lembaga jasa keuangan yang ingin melakukan usaha bullion, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Misalnya, hanya lembaga yang memiliki kegiatan bisnis utama dalam penyaluran kredit yang boleh melakukannya.

Namun, pengecualian berlaku bagi bank perekonomian rakyat (BPR) dan lembaga keuangan mikro. Ini memberikan kesempatan bagi berbagai lembaga untuk berkontribusi dalam pasar emas.

Bagi bank umum, syarat untuk dapat beroperasi dalam usaha ini adalah memiliki modal inti setidaknya Rp14 triliun. Hal ini memastikan bahwa lembaga tersebut mampu menjalankan operasional dengan baik.

Perkembangan dan Capaian Bank Emas Pertama di Indonesia

Sejauh ini, dua lembaga yang telah mendapatkan izin sebagai penyelenggara bank emas adalah PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Kedua institusi ini telah menunjukkan performa yang sangat baik sejak kegiatan usaha bullion dimulai.

Hingga 31 Oktober 2025, Pegadaian telah berhasil menghimpun emas sebanyak 129 ton melalui layanan bullionnya. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk berinvestasi dalam bentuk emas batangan.

BSI juga tidak kalah menarik, dengan penghimpunan 19 ton emas yang berhasil mereka kelola. Pihak BSI optimis akan terus meningkatkan jumlah ini dalam lima tahun ke depan, seiring dengan tren investasi emas yang terus tumbuh.

QRIS Akan Hadir di Arab Saudi dan India Menurut Bos Jalin

PT Jalin Pembayaran Nusantara tengah mempersiapkan pengembangan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) untuk transaksi lintas negara, khususnya ke Arab Saudi dan India. Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji, mengungkapkan bahwa penjajakan untuk pengembangan ini baru saja dilakukan untuk mempermudah umat Muslim dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah.

With QRIS, para jemaah tidak perlu lagi membawa uang tunai yang berisiko. Dengan cukup melakukan tap pada aplikasi, mereka dapat melakukan transaksi dengan lebih aman dan efisien selama berada di luar negeri.

Pengembangan QRIS di luar negeri tidaklah sederhana. Menurut Ario, setiap negara memiliki regulasi dan metode pembayaran yang berbeda-beda, sehingga diperlukan sinergi untuk menghadapi tantangan ini.

Upaya harmonisasi menjadi kunci utama agar integrasi sistem pembayaran dapat berjalan lancar. Ketika ada masalah, seperti keluhan atau selisih pembayaran, SOP yang disepakati akan memudahkan proses penyelesaiannya.

Pengembangan QRIS di Negara Lain dan Tantangannya

Setiap negara memiliki cara yang unik dalam mengelola sistem pembayaran digital. Ario menegaskan bahwa tidak semua negara memiliki sistem pembayaran kode QR yang terintegrasi seperti QRIS yang ada di Indonesia.

Di luar negeri, banyak sekali beragam jenis kode QR untuk pembayaran yang membuat proses menjadi rumit. Oleh karena itu, sinergi dengan pihak berwenang di masing-masing negara sangat penting untuk menghasilkan sistem yang efisien.

Dalam hal ini, Bank Indonesia memiliki peranan penting. Untuk dapat bekerja sama dengan negara lain, mereka harus mencapai kesepakatan dan standardisasi penggunaan QR yang ada.

Sejauh ini, QRIS cross border telah diperkenalkan di enam negara, termasuk Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China. Ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperluas jangkauan sistem pembayaran QR.

Manfaat QRIS untuk Jemaah Haji dan Umrah

Pengenalan QRIS di Arab Saudi dan India dapat memberikan banyak manfaat bagi jemaah. Salah satunya adalah mengurangi risiko kehilangan uang tunai yang sering terjadi saat bepergian ke luar negeri.

Keberadaan QRIS juga membuat transaksi lebih cepat dan mudah dilakukan. Jemaah hanya perlu memindai kode untuk melakukan pembayaran tanpa harus membawa dompet yang berat.

Hal ini sudah terbukti menguntungkan di beberapa negara yang telah menggunakan QRIS. Dengan sistem yang terintegrasi, jemaah dapat lebih fokus pada ibadah tanpa khawatir keuangan mereka terganggu.

Selain itu, penggunaan teknologi ini juga dapat mendukung pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan. Banyak orang dapat lebih mudah mengakses layanan perbankan dan keuangan dengan menggunakan aplikasi di smartphone mereka.

Langkah Ke Depan dalam Integrasi Pembayaran Digital

Memperluas jaringan QRIS akan membutuhkan strategi jangka panjang. Ario mengungkapkan bahwa perlu ada advokasi dan diplomasi yang kuat dengan negara-negara yang menjadi target pengembangan.

Pihaknya sangat berharap agar seluruh perbankan dan lembaga keuangan di Indonesia dapat bersatu untuk menghadapi tantangan ini. Sinergi di antara berbagai pihak sangat penting untuk menyukseskan integrasi QRIS.

Ke depan, keberadaan QRIS di lebih banyak negara diharapkan dapat membantu memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem pembayaran global. Selain itu, akan mendatangkan manfaat ekonomi baik bagi Indonesia maupun negara tujuan.

Dengan demikian, QRIS diharapkan tidak hanya menjadi alat pembayaran, tetapi juga jembatan budaya dan ekonomi antara Indonesia dan negara-negara di sekitarnya.

Super App Tring Hadir untuk Menjangkau 4 Juta Pengguna Baru

PT Pegadaian (Persero) baru saja meluncurkan sebuah aplikasi canggih bernama “Tring!” yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial masyarakat. Aplikasi ini menyediakan berbagai layanan, mulai dari menabung emas hingga transaksi gadai emas dan deposito, menciptakan suatu ekosistem layanan yang praktis.

Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menjelaskan bahwa Tring! menyatukan berbagai layanan keuangan dalam satu platform yang lebih mudah diakses. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat memanfaatkan layanan syariah dan konvensional secara bersamaan, menjadikannya pilihan yang efisien dan cepat.

Aplikasi Tring! hadir dengan antarmuka yang lebih segar dan sistem keamanan yang diperkuat untuk memberikan pengalaman digital yang nyaman dan aman. Hal ini menunjukkan komitmen Pegadaian dalam mendigitalisasi layanan keuangan dan mempermudah akses nasabah terhadap produk-produk emas.

Setelah peluncuran resmi, Pegadaian menargetkan untuk mendapatkan 4 juta pengguna. Dalam dua minggu pasca peluncuran, Tring! sudah berhasil mencapai 450.000 pengguna dengan total transaksi yang mencapai Rp1,5 triliun.

Damar juga menambahkan bahwa Tring! beroperasi dengan mendukung ekosistem finansial yang lebih luas. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai transaksi emas dengan berbagai pilihan, seperti cicilan dan jual beli emas.

Tring! Sebagai Solusi Inovatif untuk Pengelolaan Emas

Tring! dirancang untuk menjadi solusi inovatif bagi para nasabah yang ingin mengelola investasi emas mereka. Dengan fitur yang ditawarkan, aplikasi ini memungkinkan transaksi menjadi lebih mudah dan cepat. Selain itu, pengguna dapat melakukan semua aktivitas terkait emas dari satu tempat.

Fitur-fitur baru yang terdapat dalam Tring! juga menjadikan pengalaman pengguna semakin praktis. Aplikasi ini mengintegrasikan semua kebutuhan nasabah dalam satu platform, sehingga para pengguna tidak perlu lagi berpindah-pindah antara berbagai aplikasi untuk mengelola keuangan mereka.

Dalam pengoperasiannya, Tring! juga mengedepankan aspek keberlanjutan. Pegadaian berkomitmen untuk memberikan layanan yang tidak hanya menguntungkan bagi nasabah tetapi juga mendukung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang semakin peduli dengan investasi yang bertanggung jawab.

Di samping itu, sistem pintar yang dihadirkan dalam Tring! menjamin keamanan setiap transaksi. Ini adalah langkah penting, mengingat minat masyarakat terhadap investasi emas yang terus meningkat seiring dengan fluktuasi harga komoditas di pasar.

Dengan aplikasi ini, Pegadaian berharap dapat mengedukasi para pengguna tentang investasi emas dan menjadikannya sebagai pilihan untuk membangun kekayaan. Kesadaran masyarakat tentang potensi emas sebagai instrumen investasi semakin meningkat, dan aplikasi ini hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sinergi dengan Super App BRI dalam Memperluas Akses Pelanggan

Pada saat peluncuran Tring!, Direktur Utama BRI juga menyatakan dukungannya. Hery Gunardi menekankan bahwa Tring! sudah terhubung dengan super app BRI, Brimo, yang memiliki lebih dari 42 juta pengguna aktif. Ini adalah langkah strategis dalam memperluas jangkauan produk Pegadaian kepada masyarakat luas.

Potensi yang ada merupakan peluang bagi kedua perusahaan untuk saling menguntungkan. Kombinasi pengguna Brimo yang besar dengan layanan emas dari Pegadaian diyakini dapat meningkatkan akses ke produk investasi emas secara signifikan.

Hery mencatat bahwa saat ini, banyak masyarakat yang mulai berinvestasi emas sebagai bentuk penyimpanan nilai. Mengingat tren tersebut, kolaborasi antara BRI dan Pegadaian dalam menawarkan layanan yang lebih luas sekaligus dapat membantu memfasilitasi pertumbuhan ekonomi domestik.

Sinergi ini tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi nasabah. Dengan memanfaatkan Brimo, pengguna Pegadaian lebih mudah melakukan transaksi yang berkaitan dengan emas, apalagi dengan adanya fitur canggih yang disediakan di aplikasi Tring!

Tring! berusaha untuk menjadi solusi finansial yang lebih dari sekedar transaksi. Harapan ke depan, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi mitra yang andal bagi para pengguna dalam merencanakan dan mencapai tujuan keuangan mereka.

Mengetahui Potensi Investasi Emas di Masa Depan

Kenaikan harga emas menjadi perhatian utama dalam investasi ini. Hal ini mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam membeli dan menyimpan emas sebagai bagian dari portofolio mereka. Investasi emas dianggap sebagai pilihan yang aman, terutama dalam situasi ekonomi yang tidak stabil.

Dalam pengamatannya, Pegadaian melihat bahwa masyarakat Indonesia semakin menyadari pentingnya menyimpan emas sebagai alat investasi. Tring! diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menjalankan investasi tersebut dengan lebih efisien.

Dengan pengalaman yang ditawarkan oleh aplikasi ini, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi emas tanpa hambatan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian sebagai institusi yang dapat diandalkan untuk manajemen investasi.

Selain aspek ekonomi, edukasi tentang investasi emas juga sangat penting. Melalui Tring!, Pegadaian tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang seluk beluk investasi emas yang menguntungkan.

Dengan berfokus pada kenyamanan dan keamanan, Pegadaian berharap dapat menarik lebih banyak pengguna untuk bergabung dengan platform ini. Seiring berkembangnya teknologi dan minat masyarakat terhadap investasi, aplikasi Tring! siap menjadi bagian dari perjalanan finansial mereka yang lebih baik.