slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Dua Raksasa China Dukung Futura Energi FUTR Masuk ke Bisnis Energi Baru

Pembangunan energi terbarukan menjadi perhatian utama di Indonesia. Baru-baru ini, sebuah proyek ambisius telah diumumkan oleh PT Futura Energi Global Tbk, yang menjalin kerja sama dengan perusahaan internasional untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap.

Kerja sama ini melibatkan dua perusahaan dari China yang memiliki rekam jejak baik dalam proyek energi. Diharapkan, kolaborasi ini dapat mempercepat pertumbuhan pendapatan dan mendukung transisi Indonesia menuju energi bersih.

Dengan adanya proyek ini, diharapkan Indonesia tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan energinya, tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam pengurangan emisi karbon. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.

Pentingnya Energi Terbarukan dan Kerja Sama Internasional

Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Proyek energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Kerja sama dengan perusahaan asing memungkinkan Indonesia untuk mendapatkan teknologi dan keahlian yang diperlukan. Selain itu, dukungan finansial dari mitra internasional juga menjadi daya tarik tersendiri dalam pengembangan proyek-proyek energi terbarukan.

Pembangunannya diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan sumber energi yang lebih bersih dan lebih terjangkau. Hal ini juga membuka peluang kerja baru di bidang energi terbarukan.

Proses Pengembangan Proyek PLTSA di Bali

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTSA) berkapasitas 130 Megawatt ini akan dilaksanakan di Bali. Prosesnya akan dilakukan secara bertahap, mulai dari perencanaan hingga konstruksi.

Futura Energi Global tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Bali untuk memastikan lokasi pembangunan sesuai dengan tata ruang. Ini merupakan langkah penting untuk meminimalisir dampak terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

Pembangunan anak usaha khusus untuk proyek ini juga sedang dipersiapkan, dengan target penyelesaian dokumentasi dan izin pada tahun 2026. Jika semua berjalan lancar, fase konstruksi bisa segera dimulai.

Peran Investasi dan Kebijakan Energi Terbarukan

Investasi dalam proyek energi terbarukan di Indonesia merupakan langkah krusial. Kebijakan pemerintah yang mendukung percepatan pengembangan energi terbarukan sangat penting untuk menarik investor.

Regulasi yang ada, seperti Perpres Nomor 112 Tahun 2022, memberikan dasar hukum yang jelas bagi proyek-proyek ini. Hal ini juga memberikan kepastian bagi investor dan pelaku usaha lainnya yang ingin terlibat dalam sektor energi terbarukan.

Dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia, program-program semacam ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang serta menjaga keberlanjutan lingkungan. Massa depan yang lebih hijau dapat diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Pemilik Baru Futura Energi Global Terungkap, Simak Sosoknya

Jakarta menjadi pusat perhatian seiring dengan pengumuman penting dari PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) mengenai perubahan dalam pengendalian perusahaan. Langkah ini menandai awal baru bagi emiten energi tersebut yang telah menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir.

Perusahaan ini baru saja memberitahukan bahwa mereka akan melakukan aksi korporasi besar, termasuk mandatory tender offer (MTO) serta rights issue. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama FUTR, Tonny Agus Mulyantono, dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ardhantara, pengendali baru yang resmi mengakuisisi 45% saham FUTR, telah berkomitmen untuk mengarahkan perusahaan menjadi pemimpin dalam sektor energi hijau. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi investor dan pemangku kepentingan lainnya.

Perubahan Kepemilikan Saham dan Rencana Aksi Korporasi

PT Aurora Dhana Nusantara, yang dikenal dengan nama Ardhantara, telah mengakuisisi sebanyak 2.985.998.000 saham FUTR dengan harga Rp 11 per saham. Langkah ini merupakan bagian dari strategi mereka untuk mengontrol perusahaan secara keseluruhan.

Dengan transaksi ini, Ardhantara akan menduduki posisi penting dalam pengelolaan FUTR. Ardhantara diharapkan dapat membawa visi dan misi baru yang lebih fokus pada pengembangan energi terbarukan.

Pemegang saham baru yang kini memegang kendali FUTR adalah Geremy Gandhi Mansukhani dari PT Raka Energi Mandiri. Dengan adanya perubahan ini, FUTR diharapkan mampu bertransformasi lebih baik untuk menghadapi tantangan di industri energi.

Dampak Suspensi Saham dan Trajektori Harga

Saham FUTR telah mengalami suspensi oleh BEI sejak 26 September 2025. Meski demikian, harga saham perusahaan ini menunjukkan peningkatan yang mencolok, melonjak hingga 594,44% dalam periode tiga bulan terakhir.

Sebelum suspensi terjadi, saham FUTR tercatat di harga Rp 500. Kenaikan harga ini menunjukkan adanya minat investor yang tinggi terhadap perusahaan meski dalam situasi yang tidak biasa.

Kondisi ini memberikan sinyal positif bahwa pasar masih memiliki harapan besar terhadap potensi perusahaan di masa depan. Dengan pengendalian baru, diharapkan tingkat kepercayaan investor akan semakin meningkat.

Visi Masa Depan sebagai Holding Energi Hijau

Ardhantara berencana untuk menjadikan FUTR sebagai holding yang fokus pada proyek-proyek energi hijau. Strategi ini bertujuan untuk memperkuat posisi FUTR di sektor energi baru terbarukan (EBT).

Dari pernyataan Tonny Agus Mulyantono, pihak Ardhantara akan lebih banyak terlibat dalam investasi di entitas-operasional yang memiliki fokus yang sama. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pemangku kepentingan yang terlibat.

Pengembangan struktur modal juga menjadi bagian dari rencana kerja mereka. Tujuannya adalah agar perusahaan dapat melakukan proyek-proyek jangka panjang yang lebih menguntungkan dan berkelanjutan.