slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Emiten RI Dijadwalkan Bekerjasama dengan BYD untuk Masuk Bisnis Bengkel Kendaraan Listrik

Baru-baru ini, dunia otomotif Indonesia dikejutkan dengan kabar menggembirakan mengenai kolaborasi antara perusahaan suku cadang kendaraan dan produsen kendaraan listrik global. PT Jantra Grupo Indonesia Tbk, yang sering disingkat KAQI, dikabarkan tengah menjajaki kerja sama strategis dengan BYD untuk mengembangkan jaringan bengkel resmi di Tanah Air. Ini merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem purna jual, sebuah hal yang sangat membutuhkan perhatian seiring dengan meningkatnya permintaan kendaraan listrik di Indonesia.

Dengan semakin besarnya investasi yang dilakukan BYD, sekitar Rp20 triliun untuk pembangunan fasilitas manufaktur di Indonesia, perusahaan ini menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap pasar lokal. Langkah ini tidak hanya mencakup aspek produksi, tetapi juga layanan pendukung berkelanjutan yang krusial untuk keberhasilan strategi pemasaran jangka panjang mereka.

Informasi terbaru yang diperoleh dari kalangan industri menyebutkan bahwa KAQI berencana untuk mendirikan lebih dari 20 bengkel resmi BYD dengan estimasi total nilai proyek mencapai Rp300 miliar. Lokasi bengkel akan difokuskan pada kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang, yang dipilih berdasarkan meningkatnya tingkat adopsi kendaraan listrik di kawasan tersebut.

Pentingnya Jaringan Bengkel Resmi untuk Kendaraan Listrik

Kehadiran bengkel resmi sangat penting dalam mendukung keputusan konsumen untuk membeli kendaraan listrik. Salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan ini adalah ketersediaan layanan purna jual dan perawatan yang memadai. Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan listrik, kebutuhan akan fasilitas perawatan dan suku cadang resmi juga akan meningkat.

Dari sudut pandang emiten, kerja sama strategis ini diperkirakan akan membawa dampak signifikan terhadap kinerja KAQI. Sebagai informasi, KAQI telah membukukan penjualan sebesar Rp53,2 miliar pada kuartal ketiga tahun 2025. Dengan potensi kontrak bengkel BYD yang mencapai Rp300 miliar, nilai ini menunjukkan dampak yang cukup besar dibandingkan dengan capaian historis perusahaan.

Bisnis bengkel resmi kendaraan listrik juga diketahui menawarkan pendapatan berulang dari layanan perawatan berkala, serta penjualan suku cadang dan baterai. Ini berbeda dengan proyek yang hanya sekali jalan, sehingga arus kas bisa lebih berkelanjutan dan menguntungkan bagi perusahaan. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak investor tertarik untuk berinvestasi dalam sektor ini.

Dampak Positif terhadap Daya Tarik Investor

Peningkatan keterlibatan dalam ekosistem kendaraan listrik dapat meningkatkan nilai valuasi KAQI di mata para investor. Kerja sama dengan pemain global seperti BYD dapat memberikan peluang baru bagi perusahaan untuk menarik perhatian pasar, yang cenderung memberikan premi terhadap emiten yang berhubungan langsung dengan rantai pasok kendaraan listrik.

Sejumlah data dan tren yang ada menunjukkan relevansi kabar ini di tengah meningkatnya penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Tren ini didorong oleh insentif dari pemerintah yang semakin mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Kesadaran konsumen juga meningkat, yang semakin memperbesar potensi pasar bagi produk-produk seperti yang ditawarkan BYD.

Menarik untuk dicatat bahwa BYD saat ini menjadi pemimpin dalam penjualan kendaraan listrik di Indonesia, melampaui berbagai merek global lainnya. Dengan mengoptimalkan pabrik lokal mereka, BYD akan membutuhkan mitra domestik yang dapat mendukung ekspansi layanan, terutama pada tahap awal penetrasi pasar.

Strategi Pembangunan Jaringan oleh BYD dan KAQI

Strategi pembangunan jaringan bengkel resmi ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa kendaraan listrik yang dijual di Indonesia dilengkapi dengan layanan yang dibutuhkan. Infrastruktur bengkel resmi akan memastikan ketersediaan suku cadang dan layanan perawatan yang berkualitas bagi konsumen.

Kepemimpinan BYD di pasar akan memberi kepercayaan kepada konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik, khususnya generasi mobil ramah lingkungan. Dalam hal ini, KAQI berperan penting sebagai mitra lokal yang dapat memberikan dukungan langsung dalam membangun jaringan yang diperlukan.

Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif di Indonesia secara keseluruhan. Dengan adanya dukungan dari perusahaan luar yang memiliki pengalaman global, tentu akan menguntungkan banyak pihak, termasuk pelaku industri lokal dan masyarakat yang peduli lingkungan.

Ribuan Warga RI Jadi Korban Penipuan dengan Kerugian Rp91 Triliun

Penipuan finansial di era digital telah menjadi permasalahan serius yang dihadapi masyarakat. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, berbagai bentuk penipuan kian marak terjadi dan menjangkau lebih banyak korban.

Menurut data terbaru, pengaduan terkait penipuan ini semakin meningkat seiring dengan semakin kompleksnya modus operandi yang digunakan oleh para pelaku. Berbagai instansi saat ini tengah melakukan upaya pencegahan dan penanganan terhadap kasus-kasus tersebut.

Di tengah tantangan besar ini, edukasi kepada masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran akan risiko yang ada. Upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat pun diperlukan untuk memberantas praktik penipuan yang merugikan.

Statistik Mencolok Tentang Penipuan di Indonesia

Baru-baru ini, sebuah laporan mengungkapkan bahwa terdapat ratusan ribu laporan pengaduan terkait penipuan finansial dari masyarakat. Ini menunjukkan betapa seriusnya masalah ini di Indonesia, di mana banyak orang mengalami kehilangan dana yang signifikan.

Angka-angka ini menjelaskan seberapa mendesak situasi ini, dengan banyaknya masyarakat yang terjebak dalam berbagai skema penipuan. Dalam studi terbaru, sebagian besar laporan datang dari wilayah Pulau Jawa, yang menjadi pusat utama kasus-kasus tersebut.

Melihat dari ragam tipe penipuan yang dilaporkan, mulai dari belanja online yang bodong hingga investasi yang tidak jelas, masyarakat perlu lebih cermat dalam melakukan transaksi. Hampir setiap hari, laporan baru masuk dan angka tersebut menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

Modus Operandi yang Berubah Seiring Waktu

Modus penipuan kini semakin beragam dan kreatif dari waktu ke waktu. Misalnya, penipuan berkedok panggilan telepon dan penawaran investasi menggiurkan menjadi salah satu yang paling banyak dilaporkan.

Pihak berwenang mencatat bahwa semakin mudah bagi pelaku untuk menipu korban dengan memanfaatkan teknologi digital. Kecepatan dan kemudahan akses informasi seringkali dimanfaatkan untuk keperluan merugikan orang lain.

Untuk itu, penting bagi semua orang untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang tampak menguntungkan. Edukasi mengenai bahaya penipuan harus terus digalakkan agar masyarakat lebih paham akan risiko yang ada.

Tantangan dalam Penanganan Kejahatan Siber

Jumlah pengaduan yang terus meningkat menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga yang bertugas menangani kasus penipuan. Dalam sehari, bisa ada ribuan laporan yang diterima, membuat pihak berwenang kesulitan untuk menanggulanginya.

Sementara itu, waktu juga menjadi faktor krusial dalam menangani kasus tersebut. Seringkali, laporan masuk lebih dari 12 jam setelah kejadian, sementara dana sudah berpindah tangan sebelum tindakan dapat diambil.

Inilah yang menjadikan kecepatan dalam merespons laporan menjadi penting. Jika tidak ada tindakan cepat, kemungkinan dana dapat diselamatkan menjadi semakin kecil.

Orang Terkaya RI Dimarahi Oleh Tukang Beras Dengan Sangat Keras

Sri Sultan Hamengkubuwono IX merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia, dikenal tidak hanya karena kekayaannya, tetapi juga untuk sikap kesederhanaannya. Meskipun memimpin Yogyakarta dengan penuh kehormatan sejak tahun 1940, ia tidak terjebak dalam kemewahan yang biasanya menyertai posisi tersebut.

Kisahnya mencerminkan bagaimana kepemimpinan yang baik tidak semata-mata diukur dari materi, tetapi juga dari tindakan nyata yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Salah satu momen yang paling diingat adalah ketika ia berperan sebagai sopir truk pengangkut beras, sebuah pengabdian yang menunjukkan karakter sejatinya.

Kisah ini berawal ketika Sri Sultan sedang melintasi jalanan pedesaan dengan truk Land Rover miliknya. Di tengah perjalanan, ia dihentikan oleh seorang penjual beras yang ingin pergi ke pasar di kota dan sangat berharap bisa ikut di dalam truknya.

Kisah Menarik Sang Sultan sebagai Sopir Truk

Ketika penjual beras itu menghampirinya, ia tidak menyadari bahwa sopir truk yang dia minta tumpangan adalah seorang sultan. Dengan penuh kerendahan hati, Sri Sultan kemudian membantu wanita tersebut dengan mengangkut dua karung beras ke dalam truknya.

Setelah sampai di pasar, ia menurunkan karung-karung tersebut dan penjual beras berusaha memberikan imbalan atas jasanya. Namun, Sri Sultan dengan tegas menolak dan mengembalikan uang tersebut, yang justru membuat penjual beras merasa tersinggung.

Ia berpikir bahwa sopir truk itu enggan menerima uang karena merasa jumlahnya terlalu sedikit. Setelah Sri Sultan pergi, penjual beras itu tetap merasa kesal dan menganggap sopir truk tersebut sombong, yang tidak memerlukan uang dari seorang penjual kecil sepertinya.

Reaksi Tak Terduga dan Pembelajaran Berharga

Tidak berapa lama setelah peristiwa itu, seseorang mengungkapkan identitas asli Sri Sultan. Penjual beras tersebut sangat kaget dan bahkan pingsan karena terkejut mengetahui bahwa ia telah mengomeli seorang sultan. Situasi ini menunjukkan bagaimana persepsi dapat menyesatkan, dan betapa pentingnya untuk tidak menilai seseorang berdasarkan penampilan.

Setelah mendengar mengenai insiden ini, Sri Sultan segera mengunjungi penjual beras yang terbaring di rumah sakit. Ia datang bukan untuk menunjukkan kekuasaannya, melainkan untuk memberi dukungan dan menjelaskan situasi yang sebenarnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat akan nilai kemanusiaan dan wujud nyata kepemimpinan yang penuh empati. Sri Sultan memang dikenal sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi hubungan sosial dengan masyarakatnya, tidak hanya sebagai penguasa tetapi juga sebagai teman sejati.

Kehidupan Sederhana dalam Dalam Setiap Langkahnya

Lebih dari sekadar kejadian yang menarik, kehidupan sederhana Sri Sultan juga tercermin dalam banyak aspek lain. Dalam bukunya yang berjudul “Takhta untuk Rakyat: Celah-Celah Kehidupan Sultan Hamengkubuwono IX”, banyak diceritakan tentang bagaimana ia memilih menjalani kehidupan yang dekat dengan rakyatnya.

Sebagai contoh, beliau pernah memilih untuk membeli es dari penjual gerobakan di pinggir jalan di Stasiun Klender, Jakarta, pada tahun 1946 ketimbang mengunjungi restoran mewah. Ini menunjukkan pilihan sederhana yang dilakukan oleh seseorang dengan kekuasaan untuk tetap bersatu dengan masyarakatnya.

Pilihan ini memperlihatkan betapa pentingnya bagi seorang pemimpin untuk tetap dekat dengan rakyat. Dalam momen-momen seperti ini, Sri Sultan menunjukkan bahwa kedekatan dan kesederhanaan adalah salah satu pilar dalam kepemimpinannya yang dicintai banyak orang.

Warisan yang Terus Bergema dalam Kehidupan Masyarakat

Tindakan-tindakan Sri Sultan Hamengkubuwono IX juga memperlihatkan bagaimana kepemimpinan yang baik dapat meninggalkan dampak yang berlangsung lama. Nilai-nilai yang beliau anut menjadi inspirasi bagi generasi-generasi berikutnya dalam menjalani kehidupan yang sederhana tetapi berbobot.

Pengalamannya dan cara pandangnya tentang kepemimpinan mengajarkan kita untuk selalu merendahkan hati dan tidak terlena dengan jabatan. Dalam banyak hal, teladan yang ditunjukkan Sri Sultan mencerminkan bagaimana sebuah kekuasaan bisa dijalankan dengan baik, tanpa meninggalkan esensi kemanusiaan.

Dengan demikian, kisahnya akan selalu dikenang dan dibicarakan oleh banyak orang. Ia menjadi simbol bahwa kebesaran tidak selalu diukur dari harta benda, tetapi dari tindakan nyata yang membawa manfaat bagi banyak orang di sekelilingnya.

IHSG Akhiri Koreksi dengan Penutupan Turun 0,46 Persen

Jakarta, pasar saham Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik pada hari ini, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memangkas penurunan pada penutupan perdagangan. Meskipun terdapat tekanan yang signifikan sepanjang hari, IHSG berhasil menutup perdagangan dengan penurunan relatif kecil, hanya 0,46% atau 41,17 poin, sehingga berada di level 8.951,01.

IHSG sepanjang hari berfluktuasi dalam rentang yang cukup besar, dari 8.837,83 hingga 9.039,67. Pada sesi pertama, indeks ini sempat mengalami penurunan lebih dari 1%, menunjukkan betapa volatile-nya kondisi pasar saat ini.

Selama perdagangan hari ini, tercatat sebanyak 521 saham mengalami penurunan, sementara 200 saham naik, dan 237 saham tidak bergerak. Total nilai transaksi mencapai Rp 31,87 triliun dengan 61 miliar saham diperdagangkan dalam 3,23 juta transaksi, mencerminkan aktivitas yang cukup tinggi di pasar.

Pada hari itu, sektor teknologi menjadi salah satu pendorong utama, mencatatkan kenaikan sebesar 1,38%. Namun, mayoritas sektor lainnya justru menjauh dari zona hijau, dengan sektor bahan baku mengalami penurunan hingga 2,19%. Sektor utilitas dan industri juga mengalami penurunan, menunjukkan ketidakstabilan yang ada dalam bursa.

Adapun Mora Telematika Indonesia (MORA) menjadi salah satu saham yang membantu mengurangi dampak negatif terhadap IHSG. Saham ini mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 8,1% hingga penutupan sesi, memberikan kontribusi 9,08 poin indeks.

Selain itu, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga menunjukkan pergerakan positif dengan kenaikan 1,05% ke level 3.850, memberikan sumbangan 6,29 poin terhadap indeks. Kinerja positif dari saham-saham ini menunjukkan bahwa masih ada sentimen positif di kalangan investor meskipun IHSG mengalami penurunan.

Performa Emiten Utama di Bursa Saham Indonesia

Salah satu sorotan yang mencolok dalam perdagangan hari ini adalah performa emiten milik Prajogo Pangestu. Beberapa di antaranya masuk dalam daftar 10 saham dengan kontribusi terbesar terhadap penurunan indeks. Emiten seperti Amman Mineral International (AMMN) mengalami penurunan 6,19% ke level 7.200, menyumbang -14,41 poin indeks.

Namun, secara keseluruhan, emiten dari grup Prajogo Pangestu memberikan kontribusi negatif yang cukup signifikan. Total beban dari emiten-emiten ini terhadap IHSG mencapai -33,39 poin, menunjukkan dampak negatif yang luas di kalangan saham-saham tersebut.

Kendati demikian, perdagangan tetap menarik dengan beberapa saham yang mencatatkan kenaikan meskipun dalam situasi yang kurang menguntungkan. Saham BUMI, yang sebelumnya mengalami penurunan, berhasil rebound dengan kenaikan 3,45% ke level 360, menambah kontribusi positif terhadap IHSG dengan bobot 3,12 poin.

Keberadaan saham-saham dengan performa baik ini memberi harapan bagi investor, menunjukkan bahwa pasar Indonesia masih memiliki potensi untuk pulih meskipun mengalami tekanan. Sentimen pasar tampaknya masih terjaga dengan hadirnya beberapa emiten yang menunjukkan kinerja yang baik di tengah kondisi yang berubah-ubah.

Perbandingan Bursa Indonesia dengan Bursa Asia lainnya

Dalam perbandingan dengan bursa Asia lainnya, Bursa Indonesia mengalami pergerakan yang berbeda. Sementara IHSG mengalami penurunan, bursa lainnya justru mencatatkan penguatan yang cukup baik. Nikkei di Jepang naik 0,29%, sementara Kospi di Korea Selatan menunjukkan kenaikan 0,76%, menandakan optimisme di pasar Asia secara umum.

Secara keseluruhan, pasar Asia menunjukkan pertumbuhan yang sehat. FTSE di Singapura mencatatkan kenaikan 0,17%, dan HSI di Hong Kong juga mencatatkan peningkatan sebesar 0,45%. Hal ini menandakan bahwa meskipun terdapat tantangan di Indonesia, tetapi sentiment positif di pasar Asia mungkin memberikan dampak bagi bursa dalam negeri.

Dengan berbagai data yang menunjukkan variasi performa di bursa, dapat dilihat bahwa ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi tren secara keseluruhan. Hal ini mencerminkan bagaimana kondisi ekonomi global dapat berkontribusi terhadap sentimen pasar di tingkat lokal.

Tentu saja, penting bagi investor untuk tetap mengikuti perkembangan baik di domestik maupun internasional. Dengan memahami tren yang terjadi, investor dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam memposisikan portofolio mereka.

Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS

Dalam perkembangan yang berbeda, nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan yang menarik terhadap dolar Amerika Serikat. Pada penutupan perdagangan hari ini, rupiah ditransaksikan di level Rp 16.810/US$, mengalami penguatan 0,41%. Ini adalah penutupan terkuat rupiah sejak awal Januari 2026, memberikan sinyal positif bagi nilai mata uang lokal.

Penguatan rupiah telah terlihat sejak sesi pembukaan perdagangan. Rupiah dibuka di level Rp 16.800/US$, setara dengan penguatan 0,47%, dan terus bergerak fluktuatif sepanjang hari. Rentang perdagangan mencapai Rp 16.800 hingga Rp 16.848/US$, menunjukkan volatilitas yang juga mempengaruhi kepercayaan di kalangan pelaku pasar.

Pengamat pasar memandang penguatan ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia. Dengan penguatan mata uang, diharapkan bisa mendorong lebih banyak investor untuk memasuki pasar, memberikan dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, tetap perlu diingat bahwa situasi di pasar valuta asing dapat berfluktuasi cepat. Oleh karena itu, para investor dan pengamat harus tetap waspada terhadap perubahan yang dapat mempengaruhi kondisi nilai tukar di masa depan.

Gak Jadi Damai Dengan Eddon Pratama Bos Sentul City Buka Suara

PT Sentul City Tbk (BKSL) baru-baru ini mengumumkan bahwa permohonan pembatalan perjanjian perdamaian yang diajukan oleh Eddon Pratama Wijayaputra tidak berdampak signifikan terhadap kondisi finansial dan operasional perusahaan. Hal ini menjadi perhatian banyak pihak di pasar modal, terutama berkaitan dengan stabilitas perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi yang dilaporkan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen BKSL menegaskan bahwa pengajuan permohonan tersebut tidak membuat perusahaan berada dalam situasi yang mengkhawatirkan seperti PKPU atau pailit. Sebagai bagian dari penjelasan ini, juga dinyatakan bahwa nilai transaksi yang terlibat dalam kasus ini cukup besar, mencapai Rp 688.394.700, yang termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).

Lebih lanjut, manajemen menyebutkan, dampak dari kasus ini dapat dianggap minimal ketika dibandingkan dengan keseluruhan kondisi perusahaan. Stabilitas finansial dan operasional BKSL tetap terjaga, yang menjadi kunci bagi investor dan pemangku kepentingan.

Dampak Keuangan dan Kinerja PT Sentul City Tbk

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis per 30 September 2025, aset total BKSL tercatat sebesar Rp 21.309.118.402.474. Sementara itu, liabilitas yang dimiliki perusahaan mencapai Rp 6.080.948.083.869 dan ekuitas sebesar Rp 15.228.170.318.605.

Pendapatan yang diperoleh oleh PT Sentul City Tbk juga menunjukkan kecenderungan positif, dengan total sebesar Rp 836.979.819.540. Angka-angka ini menyoroti betapa pentingnya manajemen yang baik di tengah tantangan hukum yang dihadapi perusahaan.

Kasus ini melibatkan pemohon yang berperan sebagai konsumen dalam perjanjian jual beli serta kreditor konkuren yang sedang dalam proses homologasi. Namun, manajemen menyatakan bahwa dasar pembatalan yang diajukan tidak memenuhi syarat hukum untuk membatalkan homologasi.

Status Hukum dan Perlindungan Investor

Dalam proses hukum ini, status hukum perusahaan tetap stabil dan tidak mengakibatkan implikasi hukum yang signifikan terhadap kewajiban yang harus dipenuhi oleh BKSL. Manajemen berupaya menjaga agar operasional perusahaan tidak terganggu oleh permasalahan hukum yang ada.

Berkait pertanyaan dari BEI mengenai dampak operasional, manajemen BKSL menegaskan bahwa kegiatan operasional perusahaan berlanjut tanpa hambatan. Hal ini memberikan kepercayaan lebih bagi investor bahwa perusahaan tetap dapat berfungsi dengan baik.

Sebagai langkah perlindungan bagi investor, perusahaan telah menerima bukti pencabutan permohonan pembatalan perjanjian perdamaian yang sebelumnya diajukan. Pencabutan ini dilakukan sesuai mekanisme hukum dan sudah dicatat pada 23 Januari 2026.

Rencana ke Depan dan Keberlanjutan Usaha

Manajemen PT Sentul City Tbk tidak memiliki rencana untuk mengajukan perjanjian perdamaian baru atau restrukturisasi di luar penjelasan yang telah diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menjaga kestabilan dan kelangsungan operasionalnya.

Dalam menghadapi situasi hukum, perusahaan memastikan bahwa tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang dapat mempengaruhi usaha dan harga saham BKSL di Bursa Efek Indonesia. Kesiapan ini mencerminkan manajemen yang proaktif dalam menjaga kepercayaan investor.

Dengan jalannya waktu, PT Sentul City Tbk berupaya untuk tetap transparan dalam setiap tindakan yang diambil. Keterbukaan informasi menjadi kunci untuk menarik perhatian investor serta memperkuat posisi perusahaan di pasar yang kompetitif.

Hari Ini Saham BBCA Turun 3,75% Dengan Penjualan Banyak dari Investor Asing

Jakarta mengalami tekanan jual yang signifikan di pasar saham hari ini, seiring dengan koreksi yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Beberapa saham perbankan besar secara umum mengalami penurunan, namun ada satu emiten yang mampu bertahan dan mencatatkan kinerja positif.

Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi faktor utama dalam penurunan sektor perbankan, terpantau jatuh sebesar 300 poin atau 3,75% menuju level 7.700. Penurunan ini merupakan yang terparah di antara bank-bank besar yang terdaftar di bursa saat ini.

BBCA kini telah keluar dari zona konsolidasi di level 8.000-8.100. Indikator Relative Strength Index (RSI) juga mencatatkan angka rendah di kisaran 33, yang menunjukkan kemungkinan pelemahan jangka pendek masih akan terus berlanjut.

Investor asing ikut memberikan tekanan pada saham ini, dengan catatan net foreign sell mencapai Rp 1 triliun pada sesi pertama perdagangan hari ini. Terlihat bahwa BBCA menjadi sorotan utama dengan net sell mencapai Rp 751,1 miliar.

Sementara itu, saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengalami penurunan sebesar 0,78% ke level 3.820. Bank Mandiri (BMRI) juga terpantau turun 0,7% ke posisi 4.990, sedangkan Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatatkan penguatan sebesar 0,44% di level 4.590.

Secara keseluruhan, IHSG mengakhiri perdagangan dengan koreksi 1,36%, atau turun sebesar 124,37 poin, sehingga berada di level 9.010,33. Dari total saham yang diperdagangkan, 569 saham mengalami penurunan, 198 saham tidak bergerak, dan hanya 191 saham yang mencatatkan pertumbuhan.

Nilai transaksi hari ini juga termasuk dalam kategori tinggi, mencapai Rp 33,9 triliun dengan volume 57,41 miliar saham yang ditransaksikan dalam 3,92 juta kali transaksi. Hal ini menandakan adanya aktivitas perdagangan yang cukup agresif meskipun kondisi pasar sedang tidak stabil.

Menurut Muhammad Wafi, Head of Research di KISI Sekuritas, tekanan yang dialami IHSG disebabkan oleh kombinasi sentimen global dan isu domestik yang menyangkut saham-saham besar berbasis sumber daya alam. Ia berpendapat bahwa pasar cenderung menghindari ketidakpastian, yang menyebabkan investor beralih ke aset yang lebih aman seperti emas dan dolar AS, sehingga memicu aliran keluar modal dari pasar.

Wafi menambahkan, “Dampak dari situasi ini lebih ke arah psikologis dan pergerakan arus modal. Ketegangan global menyebabkan investor menarik dana dari pasar negara berkembang kembali ke AS, yang berdampak negatif pada nilai tukar rupiah.”

Perkembangan Terbaru Pasar Saham Lokal dan Implikasinya

Di awal perdagangan, pasar saham menunjukkan sinyal-sinyal koreksi yang tampak jelas, yang dipicu oleh ketidakpastian yang melanda pasar global. Investor mulai berpikir dua kali untuk berinvestasi lebih lanjut dalam saham, terutama di sektor yang terdampak langsung oleh fluktuasi harga komoditas.

Seluruh sektor perbankan mengalami tekanan, meskipun beberapa saham tampak mampu bertahan dari penurunan yang lebih dalam. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran minat investor terhadap sektor yang lebih aman, seperti sektor kesehatan dan consumer goods, yang cenderung lebih stabil dalam kondisi ekonomi yang berfluktuasi.

Sentimen negatif yang datang dari faktor eksternal, termasuk ketegangan geopolitik, membuat banyak investor untuk lebih berhati-hati. Oleh karena itu, mereka lebih memilih untuk terlibat dalam investasi yang memiliki risiko lebih rendah.

Di tengah situasi ini, peningkatan jumlah transaksi menunjukkan bahwa beberapa investor masih optimis akan potensi rebound di masa depan. Namun, optimisme ini diimbangi dengan skenario risiko yang harus diperhatikan dengan seksama.

Terkait dengan pergerakan nilai tukar rupiah, kondisi ini juga menjadi perhatian utama bagi para pelaku pasar. Pelemahan rupiah dapat berdampak pada biaya impor yang lebih tinggi, yang informasi tersebut seringkali menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan investasi.

Analisis Mengenai Sentimen Investor Saat Ini dan Rekomendasi

Saat ini, ketidakpastian global yang melanda menciptakan dampak yang cukup signifikan terhadap perilaku investasi. Investor cenderung lebih memilih untuk menunggu hingga ada sinyal jelas mengenai pemulihan dari situasi yang menekan pasar saat ini.

Rekomendasi bagi para investor adalah untuk memperhatikan saham-saham yang memiliki fundamental kuat dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Memilih saham yang tahan terhadap guncangan pasar dapat menjadi strategi yang tepat dalam kondisi pasar saat ini.

Strategi diversifikasi juga harus diperhatikan, di mana investor bisa memasukkan beberapa instrumen investasi yang berbeda ke dalam portofolio mereka. Diversifikasi ini dapat membantu mengurangi risiko yang terkait dengan fluktuasi pasar.

Selain itu, tetap memantau berita dan perkembangan yang terjadi baik di dalam maupun luar negeri menjadi sangat penting untuk membuat keputusan yang lebih tepat. Pengelolaan risiko harus menjadi prioritas, terutama dalam situasi yang tidak menentu ini.

Dengan strategi yang tepat dan pemantauan yang konstan, investor diharapkan dapat menemukan peluang walaupun dalam situasi yang tidak ideal ini. Analisa pasar yang mendalam dan pemahaman akan sentimen yang sedang berkembang sangat penting untuk memaksimalkan potensi keuntungan.

Kesimpulan Mengenai Kondisi Pasar Saham dan Proyeksi ke Depan

Kondisi pasar saham saat ini menunjukkan adanya banyak tantangan, tetapi juga ada peluang bagi mereka yang bersedia untuk melakukan analisis dan penelitian mendalam. Penting bagi investor untuk menyadari bahwa volatilitas pasar adalah suatu hal yang umum terjadi dan dapat dimanfaatkan.

Dengan memanfaatkan informasi yang tepat dan melakukan pendekatan yang hati-hati, investor dapat menghindari kerugian besar dan mencari cara untuk meningkatkan portofolio mereka. Juga, perhatian terhadap faktor eksternal dan sentimen pasar sangatlah penting dalam proses pengambilan keputusan.

Proyeksi ke depan masih memunculkan ketidakpastian, tetapi dengan berbagai strategi yang dapat diterapkan, diharapkan situasi ini tidak menjadi penghalang untuk mencapai tujuan investasi. Kesadaran akan risiko dan ketepatan dalam mengambil keputusan adalah kunci untuk bertahan dalam pasar yang dinamis ini.

Dengan demikian, meski tekanan jual saat ini nyata terasa, investor disarankan untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Penting untuk mengikuti perkembangan dan terus menyesuaikan strategi investasi dengan kondisi yang ada.

Ini adalah peluang bagi investor untuk belajar dan beradaptasi dengan situasi pasar, menjadikan pengalaman saat ini sebagai pemicu untuk lebih sukses di masa depan.

Perusahaan Kalsel Resmi Akuisisi ASLI dengan Harga Tembus Rp11 per Saham

PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM) telah membuat langkah penting dalam industri konstruksi dengan mengakuisisi PT Asri Karya Lestari Tbk. (ASLI). Transaksi ini menandai perubahan besar bagi kedua perusahaan dan memberikan peluang baru untuk pertumbuhan.

Akuisisi ini dilakukan melalui pasar negosiasi, di mana WKM membeli 3,92 miliar saham ASLI, yang setara dengan 62,72% dari total saham. Meskipun angka ini lebih rendah dari yang sebelumnya diumumkan, tetap saja menunjukkan komitmen WKM dalam mengembangkan bisnisnya di sektor konstruksi.

Pernyataan resmi dari Direktur ASLI, Yudra Saputra, menjelaskan bahwa tindakan ini akan mengubah pengendali perseroan dari Sudjatmiko menjadi WKM. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap operasional dan tujuan perusahaan ke depan.

Review Detail Akuisisi Dari WKM ke ASLI

WKM telah mengumumkan bahwa total nilai akuisisi mencapai Rp43,12 miliar. Ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki strategi yang kuat untuk memperluas jangkauan bisnisnya. Dengan bergabungnya ASLI ke dalam kelompok usaha WKM, diharapkan mereka dapat saling mendukung dengan pengalaman dan sumber daya yang ada.

Kedua perusahaan ini memiliki visi yang sama dalam industri konstruksi, sehingga kolaborasi ini dapat menciptakan sinergi yang lebih baik. Direktorat WKM, Peter Handika, menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan usaha di masa depan.

Proses akuisisi ini mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Hal ini penting untuk menjaga transparansi dan kepatuhan dalam setiap langkah yang diambil. Selain itu, WKM juga akan melakukan Tender Wajib untuk pemegang saham minoritas, sebagai bentuk tanggung jawab kepada semua pemilik saham.

Impak Positif dari Akuisisi untuk Pasar Konstruksi

Dalam industri yang semakin kompetitif seperti konstruksi, langkah akuisisi ini dapat memberikan daya saing baru bagi WKM dan ASLI. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga inovasi dalam layanan mereka. Ini bisa menjadi angin segar bagi para pelaku industri lainnya.

Dengan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki kedua belah pihak, proyek-proyek konstruksi yang dihasilkan diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik. Aksi ini juga memberikan harapan untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan yang terlibat.

Penerimaan positif dari masyarakat dan stakeholder lainnya dapat dilihat sebagai indikasi keberhasilan akuisisi ini ke depan. Penggabungan usaha seperti ini biasanya menimbulkan optimisme baru yang mampu menarik lebih banyak proyek dan investasi di masa mendatang.

Proyeksi Masa Depan Setelah Akuisisi

Setelah akuisisi ini, WKM berencana untuk memperkuat posisi mereka di industri konstruksi baik di tingkat lokal maupun nasional. Hal ini dimungkinkan melalui pengembangan proyek-proyek strategis yang dapat menyasar berbagai segmen pasar. Peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional diprediksi akan menjadi fokus utama mereka.

WKM juga melihat peluang untuk menjalin kerjasama baru dengan berbagai mitra strategis di sektor lain. Sinergi yang terbentuk antara ASLI dan WKM diharapkan dapat memberikan inovasi baru yang dapat menjawab tantangan-tantangan yang ada dalam industri.

Dengan berbagai langkah strategis yang diambil, WKM dapat dengan cepat memperluas jaringan dan portofolio proyek. Pertumbuhan yang berkelanjutan diyakini akan menjadi hasil dari kolaborasi yang solid antara kedua perusahaan ini.

Komisi XI DPR Rapat 5 Jam dengan Menkeu BI OJK dan LPS, Apa yang Dibahas?

Jakarta menjadi pusat perhatian ketika Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengungkapkan hasil rapat tertutup bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada tanggal 19 Januari 2026. Rapat yang berlangsung di gedung Parlemen tersebut memakan waktu sekitar 5 jam 30 menit, menandakan besarnya isu yang dibahas dan kompleksitas masalah yang dihadapi.

Rapat ini bertujuan untuk membahas berbagai aspek terkait kebijakan dan regulasi yang terkait dengan sektor keuangan Indonesia. Merujuk pada keterangan Misbakhun, banyak hal perlu dikoordinasikan untuk mencapai kesepakatan yang konstruktif bagi perekonomian negara.

Misbakhun mengungkapkan bahwa salah satu topik penting yang dibahas dalam rapat tersebut adalah Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembahasan ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan keuangan negara.

Rincian Pertemuan dan Agenda yang Dibahas

Selama rapat, anggota KSSK yang hadir termasuk Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, serta Ketua Lembaga Penjamin Simpanan, Anggito Abimanyu. Kehadiran para tokoh kunci tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi antar lembaga dalam menjaga stabilitas keuangan.

Rapat dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB, menandakan adanya diskusi mendalam mengenai isu-isu yang dipandang kritis. Apalagi, kondisi ekonomi global yang fluktuatif juga menjadi latar belakang dari pembahasan ini.

Dalam konteks ini, KSSK bertugas untuk mengawasi serta merespons ancaman terhadap stabilitas keuangan. Hal ini penting mengingat dampak yang mungkin ditimbulkan dari kebijakan yang tidak tepat dapat memengaruhi ekonomi nasional secara keseluruhan.

Peran Komisi XI dalam Pengawasan Keuangan Negara

Komisi XI DPR RI memiliki tanggung jawab besar dalam pengawasan dan pengaturan kebijakan publik yang berkaitan dengan keuangan. Dalam hal ini, mereka berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil dapat memberikan manfaat yang maksimal.

Salah satu fokus utama dari Komisi XI adalah memastikan bahwa alokasi anggaran dilakukan dengan adil dan tepat sasaran. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan tidak hanya menguntungkan segelintir pihak, tetapi juga berdampak positif bagi seluruh masyarakat.

Selain itu, pengawasan yang dilakukan Komisi XI juga bertujuan untuk mencegah kebocoran atau penyalahgunaan anggaran. Ini adalah langkah kritis untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif dan eksekutif.

Potensi Tantangan yang Dihadapi oleh KSSK

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh KSSK dan Komisi XI adalah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Ketidakpastian tersebut dapat menyebabkan ketidakpastian di dalam negeri, termasuk di sektor investasi dan konsumsi.

Fluktuasi nilai tukar dan harga komoditas juga menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi stabilitas keuangan. Oleh karena itu, kebijakan yang responsif dan adaptif sangat dibutuhkan untuk menjawab perubahan yang cepat dalam dinamika ekonomi.

Selain tantangan eksternal, ada juga isu-isu struktural yang perlu diperhatikan. Reformasi kebijakan yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkesinambungan diperlukan untuk menciptakan sistem keuangan yang kuat dan resiliensi terhadap berbagai krisis.

Langkah Strategis ke Depan bagi Kebijakan Keuangan

Melihat konteks saat ini, langkah strategis yang perlu diambil mencakup penguatan kolaborasi antar lembaga pemerintah dan sektor swasta. Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi kebijakan yang lebih efektif dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Komisi XI dan KSSK juga perlu meningkatkan transparansi dalam setiap proses pengambilan keputusan. Dengan mengedepankan komunikasi yang terbuka, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami kebijakan yang diterapkan dan berkontribusi dalam pengawasan.

Diharapkan ke depan, setiap langkah yang diambil dapat berdampak positif tidak hanya pada perekonomian makro, tetapi juga kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Menciptakan kebijakan yang inklusif menjadi kunci untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Tidak Ada Hubungan dengan Independensi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pencalonan Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) oleh Presiden Prabowo Subianto tidak mengancam independensi BI. Selain itu, Purbaya menjelaskan bahwa dalam setiap pengambilan keputusan, tidak ada intervensi antara otoritas fiskal dan moneter.

Menurut Purbaya, setiap pihak memiliki tanggung jawabnya masing-masing dalam pengambilan keputusan kebijakan. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan tidak pernah mencampuri keputusan yang diambil oleh BI, dan hal ini berlaku sebaliknya.

“Independensi antara keduanya tidak saling berhubungan,” tegas Purbaya saat memberikan keterangan di Gedung DPR, Jakarta, pada 19 Januari 2026. Ia menambahkan bahwa selama ini, BI menjalankan fungsi moneter secara mandiri tanpa adanya intervensi dari pemerintah.

Peran dan Tugas Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia

Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia memiliki peran yang sangat vital dalam pengelolaan ekonomi negara. Keduanya beroperasi di dalam kerangka kerja yang saling melengkapi meskipun berada di domain yang berbeda. Kementerian Keuangan bertanggung jawab atas kebijakan fiskal, sementara BI lebih fokus pada kebijakan moneter.

Purbaya menjelaskan bahwa pengaturan kebijakan moneter dan fiskal ini melalui koordinasi yang baik dan efektif. “Kami selalu berkoordinasi dalam Forum KSSK untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil saling mendukung,” tambahnya. Ini menunjukkan adanya sinergi antara kedua lembaga tersebut, meskipun keduanya memiliki independensinya masing-masing.

Tugas utama Kementerian Keuangan adalah mengelola anggaran negara dan menyusun kebijakan perpajakan yang bertujuan untuk meningkatkan penerimaan negara. Sementara itu, BI berperan dalam mengatur inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar. Dengan demikian, kedua lembaga ini harus saling berkomunikasi agar keduanya dapat mencapai tujuan yang sama.

Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI

Pencalonan Thomas Djiwandono menjadi sorotan di kalangan ekonom dan pemerhati kebijakan moneter di Indonesia. Beberapa pihak mengkhawatirkan langkah ini dapat mengganggu independensi BI. Namun, Purbaya menegaskan bahwa ini merupakan bagian dari dinamika internal pemerintahan.

“Posisi Juda Agung yang akan digantikan oleh Thomas juga berkaitan dengan pertukaran posisi yang seimbang,” ujar Purbaya. Menurutnya, hal ini adalah langkah strategis untuk memperkuat tim di dalam lembaga BI dan Kementerian Keuangan. “Ini bukanlah langkah yang aneh, tetapi lebih kepada efisiensi dalam pemerintahan,” jelasnya.

Thomas Djiwandono, yang merupakan Wakil Menteri Keuangan, diharapkan dapat membawa pengalaman dan pemahaman mendalam tentang kebijakan fiskal ke dalam posisi barunya. Dengan latar belakang yang kuat, Thomas diharapkan dapat mendukung perumusan kebijakan moneter yang lebih efektif.

Implikasi untuk Kebijakan Ekonomi Nasional

Langkah pencalonan ini juga memiliki implikasi yang luas terhadap kebijakan ekonomi nasional. Dengan adanya perpindahan posisi ini, diharapkan dapat tercipta keselarasan dalam kebijakan fiskal dan moneter. Sinergi antara kedua lembaga akan sangat penting dalam menjaga kestabilan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global yang terus berubah.

Purbaya menekankan bahwa independensi bukanlah alasan untuk tidak berkoordinasi. Sebaliknya, kedua lembaga harus selalu merespons isu-isu ekonomi yang muncul dengan sigap dan efektif. “Koordinasi kami dalam KSSK sangat penting untuk memastikan bahwa kebijakan tetap selaras,” tambahnya.

Di era yang penuh ketidakpastian ini, tantangan bagi kedua lembaga akan semakin kompleks. Namun, dengan adanya dukungan dan kerja sama yang baik, diharapkan mereka dapat melewati tantangan tersebut tanpa mengorbankan prinsip-prinsip independensi masing-masing.

Cegah Kasus DBD dengan Fogging di Huntara Aceh Tamiang

Fogging dilakukan untuk mengendalikan vektor dalam hal ini nyamuk yang bisa menyebabkan demam berdarah. Penyakit ini menjadi perhatian serius di banyak daerah, terutama di musim hujan ketika populasi nyamuk meningkat pesat. Upaya pengendalian penyakit ini memerlukan pengetahuan dan tindakan strategis agar lebih efektif.

Proses fogging bukanlah satu-satunya solusi, meskipun sering menjadi pilihan utama di kalangan masyarakat. Beragam metode lain juga bisa dipadukan untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam mengurangi kasus demam berdarah.

Pendidikan kepada masyarakat tentang cara pencegahan nyamuk juga sangat penting dan harus dilakukan secara berkesinambungan. Mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk dengan menjaga kebersihan lingkungan adalah langkah awal yang harus diambil.

Mengapa Fogging Menjadi Penting dalam Pengendalian Nyamuk

Fogging merupakan metode yang efektif untuk membunuh nyamuk dewasa dan meminimalisir penyebaran penyakit. Dalam melakukan fogging, penting untuk melibatkan masyarakat agar mereka paham manfaat dan cara kerjanya.

Proses ini sering diterapkan setelah terjadinya lonjakan kasus demam berdarah. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari virus yang ditularkan melalui nyamuk tersebut.

Banyak daerah yang telah menerapkan fogging sebagai bagian dari program kesehatan masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih efisien.

Teknik dan Metode yang Digunakan dalam Fogging

Terdapat beberapa teknik fogging yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan. Salah satu metode yang umum digunakan adalah fogging thermal, yang menghasilkan kabut kecil untuk menjangkau area yang lebih luas.

Di sisi lain, ada juga metode penyemprotan dengan menggunakan alat manual, yang cocok untuk area yang lebih sempit. Keputusan mengenai metode yang digunakan sangat bergantung pada tujuan dan situasi saat itu.

Penting untuk memperhatikan jenis bahan kimia yang digunakan dalam proses fogging. Penggunaan bahan ini harus sesuai dengan regulasi agar tidak membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan.

Peran Masyarakat dalam Efektivitas Program Fogging

Keterlibatan masyarakat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan program fogging. Edukasi dan sosialisasi yang baik akan membuat masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar.

Partisipasi aktif dari warga juga dibutuhkan untuk memastikan efektivitas metode fogging. Salah satunya adalah dengan melaporkan adanya tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Melalui kerja sama antar penduduk dan pemerintah, pelaksanaan program fogging dapat berjalan dengan lancar dan hasil yang lebih optimal. Dengan cara ini, nyamuk penyebab demam berdarah bisa lebih terkendali.