slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Klaim Rp10,7 Triliun Dibayar oleh IFG Life dan Mandiri Inhealth pada 2025

Pada tahun 2025, dua perusahaan asuransi jiwa yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth), melaporkan pencapaian signifikan dalam pembayaran klaim asuransi. Dengan total klaim dan manfaat sebesar Rp10,7 triliun yang dibayarkan kepada lebih dari 1,1 juta peserta, kedua perusahaan itu menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Ryan Diastana Firman, yang menjabat sebagai Direktur Keuangan sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Operasional IFG Life, menggarisbawahi bahwa angka ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya. Pembayaran klaim yang konsisten dinilai sebagai indikator keberlanjutan bisnis asuransi dalam jangka panjang.

Menariknya, sepanjang tahun tersebut, IFG Life mencatatkan telah membayar klaim sebesar Rp6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 peserta. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi yang ditawarkan.

Sementara itu, Marihot H. Tambunan, Pelaksana Tugas Direktur Utama Mandiri Inhealth, menyatakan bahwa perusahaan tersebut telah membayar klaim senilai Rp4,4 triliun. Ia menekankan pentingnya memberikan pengalaman layanan asuransi yang jelas dan mudah dipahami oleh peserta pengguna layanan.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa aset industri asuransi pada Desember 2025 mencapai Rp1.201,33 triliun, menunjukkan pertumbuhan 5,95 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp1.133,87 triliun. Pertumbuhan ini juga terlihat dalam sektor asuransi komersial yang mencapai total aset Rp981,05 triliun, meningkat 7,42 persen.

Pertumbuhan Aset dan Pendapatan Premi Asuransi

Kinerja asuransi komersial termasuk dalam kategori pendapatan premi mencatatkan akumulasi yang cukup menantang. Pada periode yang sama, total pendapatan premi asuransi mencapai Rp331,72 triliun, dengan kontraksi sebesar 1,46 persen dibandingkan tahun lalu.

Khusus untuk premi asuransi jiwa, mengalami penurunan yang lebih signifikan, yaitu 3,81 persen, tercatat sebesar Rp180,98 triliun. Meskipun demikian, premi pada sektor asuransi umum dan reasuransi justru menunjukkan pertumbuhan, yakni meningkat 1,51 persen menjadi Rp150,74 triliun.

Aspek lain yang menunjukkan kesehatan industri asuransi adalah tingkat Risk Based Capital (RBC) yang dilaporkan. Secara agregat, sektor asuransi jiwa mencatat RBC sebesar 485,90 persen, sementara asuransi umum dan reasuransi mencapai 335,22 persen, keduanya jauh di atas batas minimum yang ditetapkan sebesar 120 persen.

Tantangan dan Peluang dalam Industri Asuransi

Meskipun terdapat tantangan dalam pendapatan premi, sektor asuransi tetap memiliki peluang untuk tumbuh dengan memanfaatkan teknologi. Digitalisasi layanan sangat penting guna meningkatkan efisiensi operasional serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen.

Perusahaan asuransi juga dihadapkan pada tantangan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar. Dengan banyaknya pilihan bagi konsumen, dibutuhkan inovasi produk yang menarik dan menarik minat pasar.

Dalam konteks ini, penyampaian informasi yang transparan dan akuntabel dapat menjadi nilai tambah bagi perusahaan. Hal ini penting agar peserta merasa aman dan percaya dalam memilih produk asuransi yang sesuai kebutuhan mereka.

Peran Pendidikan Asuransi dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Pendidikan tentang asuransi menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki perlindungan finansial. Banyak orang masih belum memahami betul tentang manfaat dan cara kerja produk asuransi yang ada di pasaran.

Melalui program-program edukasi, perusahaan dapat membantu konsumen mengerti lebih dalam tentang produk yang mereka tawarkan. Ini sekaligus membantu mengurangi ketidakpuasan yang sering muncul akibat ketidakpahaman.

Semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya asuransi, diharapkan minat untuk berinvestasi dalam produk asuransi pun meningkat. Ini akan berkontribusi pada pertumbuhan industri asuransi di masa mendatang.

Pengemis Terkaya dengan Apartemen Mewah dan Uang 14 Miliar Rupiah

Pengemis sering dianggap sebagai orang yang dalam kesulitan, terpaksa meminta belas kasihan untuk bertahan hidup. Namun, ada perjalanan menarik dari seorang pengemis bernama Bharat Jain asal Mumbai, yang telah mengubah pandangan kita tentang profesi ini secara drastis.

Bharat Jain, yang awalnya lahir dalam keluarga dengan kondisi keuangan yang terbatas, berhasil membuktikan bahwa seorang pengemis bisa mencapai kesuksesan yang luar biasa. Dalam perjalanan hidupnya, dia menunjukkan bahwa stigma terhadap pengemis seringkali tidak bergantung pada realitas yang ada.

Kisah Bharat Jain berawal dari lingkungan yang tidak mendukungnya untuk meraih pendidikan formal. Namun, dengan tekad yang kuat dan kecerdasan dalam memanfaatkan peluang, ia mampu mengubah nasibnya dan mengumpulkan kekayaan.

Perjalanan Hidup yang Menarik dari Seorang Pengemis di Mumbai

Bharat Jain dikenal sebagai salah satu pengemis terkaya di dunia. Dia tidak hanya mengemis untuk bertahan hidup, tetapi juga mengelola kekayaan yang diperolehnya dari kegiatan tersebut. Di tengah kesulitan, Bharat berhasil mengumpulkan uang dalam jumlah yang mengesankan.

Bahkan, ia memiliki apartemen dengan dua kamar tidur di Mumbai yang bernilai besar. Dalam pandangan orang banyak, kehidupan yang dijalani Bharat di luar ekspektasi dari seorang pengemis, membuat banyak orang bertanya-tanya bagaimana ia mengelola uangnya.

Kekayaan yang dimilkiknya bukanlah hasil dari keberuntungan semata, tetapi dari kerja keras dan manajemen keuangan yang cerdas. Banyak yang terkejut ketika mengetahui bahwa penghasilan harian Bharat bisa mencapai ribuan rupee, jauh melebihi rata-rata pendapatan pekerja biasa.

Mengubah Stigma: Dari Pengemis Menjadi Inspirasi

Kisah hidup Bharat Jain adalah contoh bagaimana kita sering kali salah menilai seseorang hanya dari penampilannya. Meski banyak yang terjebak dalam stereotip tentang pengemis, Bharat menunjukkan bahwa di balik penampilan tersebut terdapat potensi yang luar biasa.

Dia rutin terlihat mengemis di jalanan yang ramai, seperti Chhatrapati Shivaji Maharaj Terminus. Namun, di balik setiap lemparan koin yang dia terima, ada kerja keras dan strategi di baliknya. Ini membuktikan bahwa ada lebih banyak hal yang dapat dipelajari dari kehidupan seseorang.

Bharat tidak hanya mendukung dirinya sendiri, tetapi juga keluarganya. Anak-anaknya dapat menikmati pendidikan yang layak, sesuatu yang sering kali tidak terjangkau oleh banyak anak di lingkungan yang serupa. Ini menunjukkan bahwa pengemis dapat memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

Strategi Keuangan yang Penuh Perhitungan

Salah satu faktor yang membedakan Bharat Jain dari pengemis lainnya adalah kemampuannya dalam mengelola uang. Dia telah mampu mengumpulkan cukup dana untuk membeli beberapa properti, termasuk dua toko yang dimilikinya di Thane. Dengan pengelolaan yang baik, pendapatannya dari sewa memberikan stabilitas finansial untuk keluarganya.

Hasil dari kegiatan mengemis tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga diarahkan untuk investasi jangka panjang. Bharat Jain menjadi contoh nyata bahwa, meskipun berasal dari latar belakang yang sulit, ketekunan dan perencanaan yang matang dapat menghasilkan berkat yang berkelanjutan.

Bharat Jain tidak hanya mengumpulkan uang, tetapi juga kebijaksanaan dalam berinvestasi. Dengan penghasilan berkisar antara Rs 60.000 hingga 75.000 per bulan, ia memberi inspirasi kepada kita untuk berpikir lebih luas tentang potensi seseorang.

Menghadapi Tantangan dan Terus Melangkah Maju

Meskipun sukses, Bharat Jain sering kali menghadapi dukungan dan nasihat untuk meninggalkan profesinya sebagai pengemis. Namun, ia tetap melanjutkan perannya, merasakan kenyamanan dan keuntungan dari cara hidupnya yang unik. Sebagian orang mungkin melihatnya sebagai hal yang aneh, tetapi baginya, ini adalah gaya hidup yang telah membawanya ke puncak keberhasilan.

Kegigihan Bharat dalam melanjutkan pekerjaan ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya bergantung pada penghasilan dari mengemis, tetapi dia juga religius dalam menjalani kehidupannya. Ini menunjukkan bahwa ada faktor spiritual dan filosofi yang mendasari pilihan hidupnya.

Kisah Bharat Jain mengajak kita untuk merenungkan kembali cara pandang kita terhadap orang-orang di sekitar kita, terutama mereka yang berada dalam keadaan sulit. Terkadang, terdapat pelajaran berharga dalam ketidakpastian, yang dapat menginspirasi banyak orang untuk melihat potensi kehidupan dari sudut pandang yang berbeda.

Sosok Tiga Orang Kaya Baru di Indonesia dan Penguasa Data Center

Indonesia mengalami perubahan signifikan dalam daftar orang terkaya, menampilkan beberapa wajah baru yang mencuri perhatian. Lonjakan dalam berbagai sektor, terutama teknologi dan energi, menjadi pendorong utama untuk perubahan ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa taipan baru meroket dalam hal kekayaan berkat keberhasilan perusahaan-perusahaan mereka. Tren ini menunjukkan bagaimana pertumbuhan ekonomi dan inovasi di Indonesia mampu menciptakan individu-individu kaya baru.

Salah satu momen paling menarik tahun ini adalah ketika saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Kenaikan yang mencapai 481,35% secara year-to-date menunjukkan bahwa sektor teknologi, khususnya data center, memang berpotensi besar.

Munculnya Nama-nama Baru Dalam Daftar Orang Terkaya Indonesia

Otto Toto Sugiri menempati posisi ke enam dalam daftar terbaru, setelah sebelumnya berada di posisi lebih rendah. Dengan kekayaan mencapai US$11,3 miliar, dia menunjukkan bahwa investasi yang cerdas dapat membuahkan hasil yang luar biasa.

Julukan “Bill Gates-nya Indonesia” tidaklah berlebihan, mengingat pengaruh besar yang dimilikinya di industri teknologi. Dari posisi ke-26 tahun lalu, pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam karier bisnisnya.

Selain Toto, Marina Budiman juga mencuri perhatian sebagai satu-satunya wanita dalam daftar 10 orang terkaya. Kekayaannya mencapai US$8,2 miliar, menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki peran penting dalam dunia bisnis yang didominasi pria.

Faktor yang Mempengaruhi Lonjakan Kekayaan Para Taipan

Lonjakan harga saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) menjadi salah satu pendorong utama bagi kekayaan keluarga Tanoko. Dengan kenaikan harga saham hingga 797,06%, mereka sekarang memiliki total kekayaan sebesar US$8,1 miliar.

Saham RISE menunjukkan potensi luar biasa dengan harga yang pernah menyentuh 14.000, menjadikannya salah satu investasi yang sangat menguntungkan. Ini menunjukkan bahwa kinerja pasar saham dapat mempengaruhi kekayaan secara drastis.

Kenaikan valuasi perusahaan berbasis teknologi menjadi direktur utama pencapaian ini. Konsep data center dan infrastruktur digital membawa banyak peluang baru bagi investor.

Peringkat Terkini Daftar Orang Terkaya di Indonesia

Meski banyak wajah baru muncul, nama-nama lama tetap menduduki posisi puncak. R. Budi dan Michael Hartono masih bercokol di urutan pertama dengan total kekayaan mencapai US$43,8 miliar.

Prajogo Pangestu dan keluarga Widjaja berada di posisi kedua dan ketiga masing-masing dengan kekayaan US$39,8 miliar dan US$28,3 miliar. Keberadaan mereka menunjukkan konsistensi dalam mengelola bisnis yang sudah mapan.

Data terbaru menegaskan bahwa kombinasi antara inovasi dan investasi yang baik akan terus memberikan peluang bagi banyak orang. Ini menjadi motivasi bagi para pengusaha muda untuk mengikuti jejak kesuksesan mereka.

Bos MSCI Berkunjung ke Kantor Luhut dan Mengobrol Selama 2 Jam, Ini Diskusinya

Jakarta, dalam perkembangan terkini, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan adanya kedatangan pejabat dari Morgan Stanley ke kantornya. Diskusi tersebut berlangsung selama dua jam dan difokuskan pada indeks MSCI yang berpengaruh pada kejatuhan pasar saham nasional.

“Dia datang dari Singapura, berbincang panjang dengan kami. Saya menjelaskan bahwa keadaan ekonomi kita masih baik, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ungkap Luhut dalam acara peluncuran website resmi Dewan Ekonomi Nasional (DEN) baru-baru ini.

Pada kesempatan ini, Luhut menekankan pentingnya pengembangan teknologi pemerintah. Sebagai Ketua Government Technology, ia mengungkapkan komitmennya untuk memperbaiki digitalisasi di pemerintahan Indonesia dengan pendekatan yang lebih inovatif.

“Kami memahami semua tantangan yang ada, dan sekarang saatnya untuk memperbaikinya bersama-sama. Kami mengundang bantuan dari Bank Dunia dan peneliti dari Harvard untuk memberikan pandangan yang lebih objektif,” jelasnya.

Kemajuan di bidang teknologi, khususnya dalam pengenalan wajah, menjadi salah satu sorotan yang diungkapkan Luhut. Ia mengungkapkan bahwa kemampuan ini menunjukkan kemajuan besar dalam penggunaan teknologi di pemerintahan.

Langkah-Langkah Reformasi Pasar Modal Indonesia Menjadi Lebih Modern

Luhut juga mengaku berkeinginan untuk melakukan reformasi di sektor pasar modal. Ia mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar posisi-posisi penting di pasar modal diisi oleh generasi muda yang lebih paham akan teknologi dan keuangan.

“Kami mendorong agar pasar modal ini direformasi dengan melibatkan orang-orang yang lebih muda dan paham akan teknologi. Ini penting agar pasar modal kita lebih bersih dan terintegrasi,” jelasnya.

Pemberdayaan generasi muda dalam pasar modal diharapkan dapat menghasilkan inovasi dan meningkatkan transparansi. Luhut menekankan pentingnya menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mempersempit kemungkinan manipulasi di pasar.

“Dengan teknologi AI, kami percaya bahwa integritas pasar dapat terjaga dengan lebih baik,” lanjutnya. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan lingkungan investasi yang lebih aman.

Namun, ia juga mengakui bahwa tantangan tidak hanya ada di Indonesia, melainkan juga di negara lain seperti India. Ini menunjukkan bahwa masalah integritas pasar modal bersifat global dan membutuhkan kolaborasi internasional.

Pentingnya Kolaborasi dengan Pihak Asing dalam Pengembangan Teknologi

Dalam konteks globalisasi, Luhut menggarisbawahi pentingnya kerjasama internasional. Kolaborasi dengan lembaga asing menjadi salah satu cara untuk mempercepat laju pengembangan teknologi di Indonesia.

“Kami ingin menjalin hubungan dengan institusi dunia yang memiliki keahlian dalam teknologi, untuk memahami kembali apa yang bisa kami tingkatkan,” ungkapnya. Pembelajaran dari pengalaman negara-negara lain akan sangat berharga bagi Indonesia.

Selain itu, kerjasama semacam ini dapat membawa investasi asing yang berpotensi mendukung pembangunan infrastruktur teknologi. Ini juga sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, Luhut juga memperlihatkan keterbukaan pemerintah untuk menerima ide-ide baru dari pihak luar. Ini adalah langkah strategis dalam menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi inovasi di tanah air.

Rencana ini akan menciptakan sinergi yang lebih baik antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan industri. Dengan demikian, diharapkan regulasi yang ada dapat lebih relevan dan adaptif terhadap perubahan yang cepat dalam teknologi.

Membangun Optimisme untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia

Luhut menekankan bahwa semua langkah ini diambil untuk membangun optimisme akan masa depan ekonomi Indonesia. Dia percaya bahwa dengan dukungan teknologi dan generasi muda, perekonomian nasional dapat tumbuh lebih cepat dan inklusif.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, dan kami yakin dengan melakukan reformasi yang tepat, kami bisa meraih peluang tersebut,” ujarnya. Pandangan ini mencerminkan harapan untuk menciptakan suatu ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Pada akhir diskusi, Luhut mengajak semua pihak untuk turut berpartisipasi dalam proses reformasi yang sedang berlangsung. Ini adalah bagian dari upaya bersama untuk mencapai cita-cita pembangunan yang lebih baik.

Melalui pendekatan kolaboratif ini, Pemerintah berharap dapat menciptakan suasana kondusif bagi investasi dan inovasi. Upaya ini sejalan dengan visi untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terdepan di Asia.

Sebagai penutup, Luhut mengingatkan bahwa tantangan di depan memang berat, tetapi dengan tekad dan kerjasama, semua itu dapat diatasi. Keyakinan ini menjadi pendorong bagi semua elemen bangsa untuk bersatu mewujudkan harapan akan masa depan yang lebih cerah.

Prabowo Jelaskan Strategi Indonesia Incorporated dan Maknanya

Jakarta baru saja menjadi saksi pernyataan penting dari Presiden Prabowo Subianto yang menggambarkan masa depan perekonomian Indonesia. Dalam forum Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026, Presiden memperkenalkan konsep Indonesia Incorporated sebagai cara untuk mengonsolidasikan kekuatan seluruh elemen nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Presiden mempresentasikan tiga pilar utama dalam kebijakan ekonomi, yang mencakup kolaborasi lintas skala, keyakinan akan pertumbuhan yang solid, dan komitmen terhadap kepastian hukum. Ini menunjukkan bahwa semua elemen masyarakat, baik kecil maupun besar, harus bersinergi untuk mencapai tujuan bersama dalam perekonomian.

“Yang besar, yang kuat, yang menengah, yang kecil, yang kurang, semua bekerja sama,” tegas Presiden. Pernyataan ini menjadi simbol harapan untuk masa depan yang lebih inklusif dan rendah ketidakpastian ekonomi di Indonesia.

Mendefinisikan Indonesia Incorporated sebagai Kerangka Kerja Ekonomi

Konsep Indonesia Incorporated menawarkan kerangka kerja yang inklusif, yang diharapkan dapat mendorong nilai tambah di seluruh rantai pasok. Ini tidak hanya bertujuan untuk menguntungkan segelintir pihak, tetapi untuk memastikan bahwa semua elemen ekonomi dapat merasakan manfaat dari pertumbuhan tersebut.

Menurut Presiden, kolaborasi antar semua sektor adalah kunci untuk mencapai tujuan besar ini. Dengan semua pihak, mulai dari BUMN, sektor swasta, hingga usaha kecil dan menengah, bergerak dalam satu visi, pasar akan mendapatkan kejelasan arah ekonomi yang lebih baik.

Dengan kepastian ini, volatilitas di pasar keuangan dapat ditekan. Hal ini akan memberikan rasa aman bagi para investor dan pelaku bisnis dalam merencanakan langkah-langkah strategis mereka. Kepastian dalam kebijakan adalah salah satu aspek yang sangat dihargai oleh pelaku pasar.

Pentingnya Kolaborasi untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional

Presiden Prabowo juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi di seluruh sektor untuk memperkuat daya saing nasional. Jika semua elemen bangsa—pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat—bekerja sama, proses pembangunan ekonomi dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Bukan hanya sekadar retorika, semangat ini perlu dijabarkan dalam kebijakan konkret yang dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Konsep Indonesia Incorporated bukan hanya menjadi jargon, tetapi harus diwujudkan dalam praktik sehari-hari.

Bagi banyak pihak, langkah ini dianggap sebagai respons yang tepat untuk sinyal pasar yang menunjukkan perlunya kepastian dan stabilitas. Dengan adanya komitmen ini, diharapkan Indonesia dapat menjadi lebih menarik di mata investor global.

Menjaga Kestabilan Ekonomi Melalui Kebijakan yang Terarah

Dalam kunjungannya kepada para konglomerat di Indonesia, Presiden Prabowo memaparkan harapannya agar semua pihak dapat bersinergi untuk membangun ekonomi yang lebih berkelanjutan. Ia ingin memastikan bahwa sinergi ini tidak hanya terjadi di tingkat atas, tetapi merata hingga ke level masyarakat bawah.

Dia percaya bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan iklim bisnis yang mendukung, terutama bagi usaha kecil dan menengah. Inisiatif Indonesia Incorporated diharapkan bisa mengecilkan jurang antara yang besar dan yang kecil dalam dunia usaha.

Kepastian hukum sebagai bagian dari pilar transformasi ekonomi menjadi sangat krusial. Ini bukan hanya akan memberi rasa aman bagi investor, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang ada.

Bos BI dan OJK Ungkap Capaian Ekonomi Syariah di Indonesia

Jakarta, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan bahwa sektor ekonomi dan keuangan syariah menunjukkan ketahanan yang luar biasa di tengah ketidakpastian global. Pertumbuhan ini sejalan dengan proyeksi ekonomi nasional yang diperkirakan tumbuh 5,11% (yoy) pada tahun 2025.

Pertumbuhan ini didorong oleh sektor High Value Creation (HVC) yang mencatat angka 6,2% (yoy), didukung oleh kinerja makanan dan minuman halal, pariwisata ramah muslim, serta modest fashion. Kontribusi HVC terhadap PDB meningkat signifikan, dari 25,45% pada 2024 menjadi 27% pada 2025.

Dalam sektor keuangan, pembiayaan perbankan syariah tumbuh sebesar 9,66% (yoy) pada akhir 2025. Pencapaian ini didukung oleh Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Syariah dengan alokasi dana sebesar Rp35 triliun.

Pertumbuhan Sektor Syariah yang Berkelanjutan dan Inovatif

Destry menekankan bahwa sektor ekonomi syariah berperan penting dalam stabilitas ekonomi nasional, terutama melalui seminar Sharia Economic and Financial Outlook (ShEFO) 2026. Kinerja positif ini juga tercermin dari kenaikan pemanfaatan instrumen lindung nilai syariah, yang tumbuh hingga 86,5% (yoy).

Di bidang keuangan sosial, penyaluran zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) melalui lembaga amil BAZNAS mencapai Rp52,5 triliun hingga Triwulan II-2025. Angka ini mengalami kenaikan 43% dibanding tahun lalu yang sebesar Rp36,8 triliun.

Inovasi baru seperti blended finance melalui Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan, yakni 22% (yoy), dan mencatatkan outstanding akhir 2025 sebesar Rp1,4 triliun. Ini menunjukkan respons sektor syariah terhadap kebutuhan finansial yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen Untuk Mendorong Literasi Keuangan Syariah

Peningkatan literasi ekonomi dan keuangan syariah kini mencapai 50,18%, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2023. Destry menyatakan bahwa ini merupakan bagian dari langkah-langkah strategis untuk mengakselerasi transformasi sektor syariah.

Implementasi Blueprint Ekonomi Syariah 2030 berfokus pada penguatan rantai nilai halal dan perluasan akses pembiayaan. Bank Indonesia, OJK, dan pemangku kepentingan lainnya berkomitmen untuk mempercepat transformasi ini sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi sektor syariah dalam menghadapi tantangan global serta meningkatkan kontribusinya terhadap ekonomi nasional. Dengan demikian, sektor ini diharapkan dapat terus tumbuh dengan baik.

Kinerja Memuaskan Sektor Perbankan Syariah di Tahun 2025

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, melaporkan bahwa industri perbankan syariah mengalami kinerja yang membanggakan di sepanjang tahun 2025. Total aset mencapai angka tertinggi sepanjang masa, yaitu Rp1.067,73 triliun dengan pertumbuhan sebesar 8,92% (yoy).

Dalam sektor pembiayaan, OJK mencatat nilai pembiayaan sebesar Rp705,22 triliun, yang tumbuh 9,58% (yoy) dari tahun sebelumnya. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga menunjukkan angka positif, mencapai Rp892,99 triliun, tumbuh sebesar 10,14% (yoy).

OJK merasa optimis bahwa tren positif ini akan berlanjut pada tahun 2026, seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap memperhatikan risiko geopolitik dan ketidakpastian global. Momentum ini diharapkan dapat menjadi modal penting untuk membangun industri perbankan syariah yang lebih tangguh.

Kiat Menjadi Kaya dari Utang Menurut Robert Kiyosaki dan Cara Melakukannya

Di dalam dunia keuangan, utang sering kali dipandang sebagai sesuatu yang berisiko dan dapat menimbulkan masalah. Namun, jika dilihat dari perspektif yang berbeda, utang bisa menjadi sarana efektif untuk membangun kekayaan, terutama jika dikelola dengan bijaksana.

Robert Kiyosaki, seorang investor terkenal dan penulis buku best-seller mengajak kita untuk melihat utang lebih dalam. Ia percaya bahwa ada perbedaan signifikan antara utang baik dan utang buruk yang sering diabaikan oleh masyarakat umum.

Kiyosaki menegaskan bahwa pemahaman ini penting untuk mencapai kebebasan finansial. Dia mengungkapkan, utang bukanlah musuh, tetapi alat yang bisa dimanfaatkan untuk keuntungan, selama digunakan dengan cara yang tepat.

Memahami Utang: Antara Baik dan Buruk

Menurut Kiyosaki, utang buruk adalah pinjaman yang digunakan untuk membeli barang-barang yang tidak menghasilkan, seperti kendaraan pribadi atau liburan. Pengeluaran seperti ini tidak memberikan nilai tambah dan sebaliknya, bisa membebani keuangan.

Di sisi lain, utang baik adalah pinjaman yang digunakan untuk membeli aset yang dapat menghasilkan pendapatan. Contohnya termasuk investasi properti atau saham yang dapat memberikan arus kas positif setiap bulan.

“Aturan baru dalam dunia keuangan mengharuskan kita untuk berhutang jika ingin kaya,” ujarnya. Memang, utang yang digunakan untuk investasi dapat membawa hasil yang lebih baik dibandingkan utang yang digunakan untuk konsumsi.

Investasi Properti sebagai Contoh Utang Baik

Salah satu contoh yang Kiyosaki berikan adalah investasi properti. Misalnya, sebuah properti dibeli seharga US$100.000, dengan biaya pinjaman sebesar US$80.000 dan yang tersisa dibayar tunai sebesar US$20.000. Dari sini, kunci untuk memaksimalkan keuntungan terletak pada pengelolaan utang tersebut.

Dengan asumsi suku bunga pinjaman adalah 5% per tahun, biaya tahunan pinjaman tersebut mencapai US$8.500. Ketika properti itu menghasilkan pendapatan sebesar US$11.000 per tahun, setelah dikurangi biaya pinjaman, investor masih mendapatkan keuntungan.

Keuntungan bersih sekitar US$2.500 per tahun ini menunjukkan bahwa investasi tersebut menghasilkan return tepat di atas 12% per tahun. Angka ini jauh lebih tinggi dari rata-rata imbal hasil yang didapat dari investasi tradisional.

Pentingnya Kecerdasan Finansial dalam Mengelola Utang

Kiyosaki juga menekankan bahwa menggunakan utang sebagai alat untuk menghasilkan uang memerlukan kecerdasan finansial yang tinggi. Tanpa pemahaman yang mendalam mengenai arus kas dan pengelolaan utang, investor dapat terjebak dalam beban finansial yang berat.

Siswa dalam dunia finansial disarankan untuk mendalami aspek-aspek investasi sebelum memanfaatkan utang. Hal ini memerlukan pengetahuan tentang analisis risiko dan potensi keuntungan untuk membuat keputusan yang tepat.

Pada akhirnya, kesadaran akan perbedaan antara utang baik dan buruk bisa mengubah cara pandang seseorang terhadap utang dalam keuangan. Penting untuk memilih dengan bijaksana, agar utang bisa menjadi instrumen kekayaan, bukan justru menjadi masalah.

Taruh 50 Persen Investasi di Saham dan Obligasi

Badak Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) baru-baru ini mengungkapkan strategi investasi mereka di pasar modal. Dalam acara Indonesia Economic Outlook yang berlangsung Jumat lalu, Chief Investment Officer (CIO) mereka, Pandu Sjahrir, membagikan rincian mengenai alokasi dana investasi yang patut disimak dan dianalisis lebih lanjut.

Pandu menegaskan bahwa Danantara akan mengarahkan sekitar 50% dari total dana investasinya ke public equity. Dia menekankan pentingnya memilih perusahaan yang memiliki fundamental yang kuat dan valuasi yang menarik sebagai bagian dari strategi investasi mereka.

“Masuk ke saham, 50% investasi kami akan difokuskan pada public equity,” tegas Pandu. Keputusan ini mencerminkan pendekatan strategis mereka dalam mencari peluang di pasar modal yang dinamis dan berkembang pesat.

Strategi Investasi Danantara di Pasar Modal

Dalam pernyataannya, Pandu menjelaskan lebih lanjut tentang strategi investasi Danantara. Dia menyebutkan bahwa perusahaan akan memilih saham dengan kualitas fundamental yang baik sebagai salah satu kriterianya. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap investasi yang dilakukan akan memberikan nilai tambah bagi portofolio mereka.

“Kami akan berinvestasi hanya pada perusahaan yang memiliki fundamental yang solid,” ujar Pandu. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Danantara untuk berinvestasi secara cerdas dan terukur, menghindari spekulasi yang berisiko tinggi.

Pandu juga menggarisbawahi pentingnya likuiditas dalam memilih saham. Perusahaan mencari saham yang mudah diperdagangkan, sehingga dapat dengan mudah masuk dan keluar dari posisi investasi. “Kami butuh likuiditas yang baik, agar kita dapat keluar-masuk dengan cepat,” katanya.

Kriteria Pemilihan Saham yang Cermat

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, Danantara memiliki kriteria pemilihan saham yang ketat. Menurut Pandu, salah satu aspek yang sangat diperhatikan adalah valuasi dari perusahaan yang akan diinvestasikan. “Kami tidak hanya memperhatikan fundamental, tetapi juga nilai yang ditawarkan,” ujarnya.

Melalui pemilihan saham yang tepat dan berdasarkan analisis yang mendalam, Danantara berupaya untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan dari setiap investasi. Pendekatan ini menciptakan landasan yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang dan keberlanjutan.

Pandu menambahkan, “Fundamental, likuiditas, dan valuasi adalah kriteria utama kami.” Dengan menghadapi berbagai tantangan yang muncul di pasar, Danantara bertekad untuk tetap berada di jalur yang aman dan menguntungkan melalui analisis yang cermat.

Keterlibatan Aktif di Pasar Modal

Dalam upaya untuk mewujudkan strategi ini, Danantara sudah mulai berinvestasi secara aktif di pasar modal. Pandu mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan investasi sehari-hari namun memilih untuk tetap low profile. “Kami sudah berinvestasi, tetapi kami memilih untuk tidak mengungkapkan semua informasi tersebut,” kata Pandu.

Dalam konteks pasar yang sangat dinamis, pendekatan ini memungkinkan Danantara untuk mengumpulkan informasi dan menilai peluang investasi tanpa menciptakan kepanikan di pasar. Sikap yang hati-hati ini menunjukkan profesionalisme dan keahlian dalam mengelola investasi.

Selain itu, Pandu menegaskan bahwa Danantara akan terus memantau perkembangan pasar untuk menyesuaikan strategi investasi mereka. “Kami akan selalu mencari peluang baru untuk berinvestasi,” ujarnya. Ini menjadi salah satu kekuatan Danantara dalam menghadapi berbagai kondisi pasar yang berfluktuasi.

Sentimen Negatif Memengaruhi IHSG dan Rupiah Jelang Libur Panjang

Indeks harga saham gabungan Indonesia terus mengalami fluktuasi yang mencolok, menjadikannya sebuah indikator penting bagi para investor. Pada perdagangan terbaru, pasar tercatat melemah 0,79% dan mencapai level 8.200, sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di angka Rp 16.800, menunjukkan tantangan yang dihadapi ekonomi nasional.

Dalam konteks ini, banyak analis pasar yang berupaya memberikan perspektif mengenai pergerakan pasar modal jelang libur panjang. Diskusi mendalam seperti yang dilakukan oleh Syarifah Rahma bersama analis ekuitas dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pelaku pasar.

Tentu saja, kondisi ini juga memicu berbagai pertanyaan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika pasar saat ini. Dengan pendekatan yang tepat, investor diharapkan bisa merangkul peluang dan meminimalkan risiko yang ada.

Analisis Fundamental dan Sentimen Pasar Saat Ini

Di tengah ketidakpastian yang melanda pasar, analisis fundamental menjadi langkah awal yang penting. Hal ini mencakup pemahaman mengenai laporan keuangan perusahaan yang terdaftar, kondisi makroekonomi, serta kebijakan pemerintah yang berpengaruh. Investor sebaiknya tidak hanya mengandalkan pergerakan harga saham semata, namun juga menganalisis latar belakang bisnis dari masing-masing entitas.

Sentimen pasar pun menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan. Berita-berita yang beredar seputar perubahan kebijakan moneter atau gejolak global sering kali mempengaruhi keputusan investor. Dalam situasi ini, penting bagi investor untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi jual yang berlebihan.

Investor yang mampu memahami kedua dimensi ini memiliki keunggulan dalam membuat keputusan investasi yang lebih baik. Mereka dapat mengidentifikasi tren pasar lebih awal dan mengambil langkah yang tepat untuk melindungi portofolio mereka.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Pasar Modal

Adanya fluktuasi nilai tukar rupiah juga berkontribusi terhadap gerakan di pasar modal. Ketidakstabilan mata uang sering kali menyebabkan ketidakpastian di kalangan investor domestik dan asing. Oleh karena itu, pemantauan yang cermat terhadap nilai rupiah menjadi hal yang krusial.

Sanksi ekonomi atau kebijakan perdagangan dari negara lain juga dapat berdampak signifikan. Misalnya, jika terjadi ketegangan perdagangan, maka investor perlu menyusun strategi yang lebih fleksibel untuk menghindari kerugian. Ketidakpastian global ini membuat kondisi pasar menjadi lebih sulit diprediksi.

Tak kalah penting, faktor geopolitik dapat memainkan peran yang besar. Jika situasi politik di negara penghasil komoditas utama bergejolak, hal ini tentu akan berdampak langsung pada pasar saham. Oleh sebab itu, para investor perlu selalu waspada dan memantau perkembangan di tingkat internasional.

Peluang Investasi di Tengah Ketidakpastian

Meski tantangan di pasar sangat nyata, terdapat pula peluang yang bisa dimanfaatkan. Kelesuan pasar sering kali membuka kesempatan bagi para investor untuk membeli saham dengan harga yang lebih rendah. Investasi jangka panjang menjadi strategi yang menarik pada kondisi seperti ini.

Dengan menganalisis perusahaan-perusahaan yang memiliki fundamental kuat, investor dapat mengantisipasi rebound di masa depan. Sebagai contoh, sektor-sektor yang berhubungan dengan inovasi teknologi dan kesehatan sering kali tetap menunjukkan ketahanan meskipun terjadi gejolak.

Selain itu, diversifikasi portofolio juga menjadi langkah yang bijak. Dengan menyebar risiko ke berbagai aset, investor dapat meminimalkan dampak negatif dari fluktuasi yang ekstrem. Strategi ini memberikan perlindungan dan memberikan peluang untuk meraih keuntungan di berbagai sektor.

Menyusun Strategi Investasi yang Tepat

Membuat strategi investasi yang solid adalah langkah penting dalam menghadapi ketidakpastian pasar. Pendekatan ini dapat mencakup penentuan tujuan investasi, jangka waktu, serta toleransi risiko. Dengan memahami komponen ini, investor dapat merumuskan rencana yang sesuai dengan kondisi pribadi mereka.

Sangat disarankan untuk terus-menerus melakukan evaluasi atas portofolio yang dimiliki. Dengan cara ini, investor dapat melakukan penyesuaian jika diperlukan, sehingga tetap selangkah lebih maju. Membaca laporan analis dan mengikuti perkembangan pasar menjadi bagian dari proses ini.

Pentingnya edukasi dalam investasi juga tidak bisa dilewatkan. Mengikuti seminar atau membaca literatur keuangan bisa menambah wawasan yang diperlukan untuk membuat keputusan yang lebih baik. Semakin banyak ilmu yang dimiliki, semakin baik pula peluang untuk sukses di dunia investasi.

Nama 28 Bank Perekonomian Rakyat di Indonesia yang Tutup dan Bangkrut Terbaru

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kini tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah dari Perusahaan Umum Daerah Bank Perekonomian Rakyat Bank Cirebon. Langkah ini diambil setelah Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin operasional bank tersebut pada 9 Februari 2026, sehingga nasabah harus memahami proses yang akan berlangsung.

Dalam rangka melaksanakan pembayaran klaim, LPS berupaya memastikan bahwa simpanan nasabah bisa dibayarkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Proses ini juga akan melibatkan rekonsiliasi dan verifikasi data simpanan untuk memastikan berapa banyak yang akan dibayarkan kepada masing-masing nasabah.

Rekonsiliasi dan verifikasi ini dijadwalkan akan selesai dalam waktu 90 hari kerja. Dana yang akan digunakan untuk pembayaran klaim penjaminan berasal dari anggaran LPS, yang bertujuan untuk menjaga kepentingan nasabah.

Proses dan Mekanisme Pembayaran untuk Nasabah

Nasabah dapat mengecek status simpanan mereka di kantor Perumda BPR Bank Cirebon atau melalui informasi yang diunggah di website resmi LPS. Setiap pengumuman terkait klaim dan pembayaran akan diinformasikan kepada nasabah agar mereka tetap ter-update mengenai proses ini.

Bagi mereka yang memiliki pinjaman di bank, tetap diizinkan untuk melakukan cicilan atau pelunasan di kantor Perumda BPR Bank Cirebon. Nasabah wajib menghubungi Tim Likuidasi LPS untuk informasi lebih lanjut tentang pembayaran hutang yang dimiliki.

Sekretaris LPS, Jimmy Ardianto, mengingatkan kepada nasabah agar tetap tenang selama proses ini berlangsung. Penting bagi mereka untuk tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mungkin menawarkan bantuan untuk proses klaim dengan imbalan tertentu.

Pentingnya Memahami Prosedur Penjaminan dan Likuidasi

Nasabah perlu menyadari adanya banyak BPR/BPRS atau bank umum lain yang masih beroperasi dengan baik. Ini menjadi penting untuk mendorong nasabah agar tidak merasa ragu dalam menyimpan uang di institusi perbankan.

Setiap simpanan di bank yang terdaftar di Indonesia dijamin oleh LPS hingga maksimum Rp 2 miliar untuk setiap nasabah per bank. Hal ini adalah langkah untuk meningkatkan kepercayaan nasabah kepada sistem perbankan di Indonesia.

Nasabah dianjurkan untuk memastikan bahwa simpanannya memenuhi kriteria yang dikenal dengan istilah 3T LPS. Aturan ini termasuk mencakup pembukuan yang jelas, tingkat bunga simpanan yang sesuai, dan tidak terindikasi terlibat dalam tindak pidana.

Informasi Tambahan bagi Nasabah yang Terdampak

Bagi nasabah yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penjaminan simpanan dan proses likuidasi BPR Bank Cirebon, LPS menyediakan layanan informasi melalui Pusat Layanan Informasi di nomor 021-154. Hal ini bertujuan agar nasabah dapat memperoleh kejelasan mengenai hak mereka.

Perkembangan situasi ini akan terus diawasi oleh pihak berwenang untuk memastikan bahwa semua tindakan diambil dengan tepat waktu dan sesuai prosedur. Nasabah diharapkan tetap terinformasi melalui update yang disampaikan oleh LPS.

Dalam situasi di mana bank-bank lain masih aktif beroperasi, nasabah disarankan untuk tidak hanya bergantung kepada satu lembaga keuangan. Diversifikasi dalam menyimpan uang di berbagai bank dapat menjadi strategi yang baik untuk menghindari risiko yang lebih luas.

Dengan adanya langkah-langkah perencanaan yang jelas, diharapkan nasabah dapat merasa lebih aman dan terinformasi dalam menavigasi situasi ini. LPS berkomitmen untuk melakukan yang terbaik demi perlindungan simpanan nasabah. Ini merupakan bentuk kepedulian dalam menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia.

Melalui upaya rekonsiliasi dan verifikasi yang ketat, pihak LPS bertujuan agar setiap klaim penjaminan dapat diproses dengan efisien. Sambil menunggu proses tersebut, nasabah diharapkan untuk bertindak dengan bijak dan tidak panik, serta selalu berkonsultasi dengan pihak berwenang.

Bagaimanapun juga, perlindungan terhadap simpanan nasabah menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang akan diambil. Komunikasi yang baik antara LPS dan nasabah akan bersifat krusial dalam memastikan kelancaran semua proses yang sedang berjalan. Melalui cara ini, harapan untuk mendapatkan penyelesaian yang adil dapat terwujud seiring waktu.