slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Aguan dan Tommy Winata Penguasa Emiten SCBD JIHD

Jakarta, saat ini PT Jakarta International Hotels & Development Tbk. (JIHD) telah mengonfirmasi pemilik manfaat akhir perusahaan. Pengumuman ini menjelaskan identitas pemilik, yaitu Sugianto Kusuma dan Tomy Winata, yang disampaikan melalui penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur perusahaan, Hendi Lukman, menyebutkan bahwa sebelumnya informasi mengenai pemilik manfaat utama berasal dari PT Kresna Aji Sembada. Dalam laporan yang ada, tidak terdeteksi adanya pemegang saham individu dengan kepemilikan di atas 25% yang dapat diidentifikasi sebagai pemilik manfaat langsung.

Hendi mengacu pada ketentuan pemilik manfaat yang ditetapkan dalam peraturan resmi BEI, yang menyatakan bahwa individu yang memiliki hak untuk mengendalikan korporasi dan menerima manfaat dari korporasi adalah pemilik sebenarnya. Penjelasan ini menjadi penting untuk memastikan transparansi di pasar modal.

Dalam keterbukaan informasi, Hendi mengulangi bahwa Sugianto Kusuma dan Tomy Winata adalah pemilik sebenarnya dari JiHD. Hal ini menjadi tanggung jawab perusahaan untuk mengungkapkan secara terbuka kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku.

JIHD berdiri sejak November 1969 dan mulai beroperasi secara komersial dengan pembukaan Hotel Borobodur Inter-Continental pada Maret 1974. Dengan pengalaman lebih dari 45 tahun, perusahaan ini telah memiliki posisi yang kuat di industri properti dan perhotelan.

Perusahaan mengoperasikan berbagai bisnis seperti real estat, jasa konstruksi, jasa telekomunikasi, dan manajemen perhotelan. Dengan entitas anak yang beragam, JIHD terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan ekspansi yang berkelanjutan.

Dikenal sebagai salah satu pionir di pasar saham Indonesia, JIHD pertama kali mencatatkan sahamnya di bursa pada tahun 1984. Saat ini, Tomy Winata merupakan salah satu pemegang saham mayoritas, dengan jumlah kepemilikan mencapai 306,24 juta saham, yang setara dengan 13,15% dari total saham beredar.

Riwayat dan Perkembangan Memorable JIHD Sejak Didirikan

Sejarah panjang JIHD mencerminkan perjalanan yang penuh dinamika. Mendirikan bisnis perhotelan di Indonesia saat itu bukanlah hal yang mudah, tetapi JIHD berhasil menembus pasar dengan produk-produk yang berkualitas. Pembukaan Hotel Borobodur menjadi salah satu langkah strategis yang mendefinisikan wajah bisnisnya di industri perhotelan.

Seiring berjalannya waktu, JIHD terus mengalami inovasi. Dengan mengintegrasikan teknologi dan konsep desain modern, perusahaan mampu menarik lebih banyak pelanggan baik lokal maupun internasional. JIHD juga aktif dalam meningkatkan pengalaman tamu, dengan berbagai fasilitas yang disediakan di lokasinya yang premium.

Keberhasilan ini juga didukung oleh tenaga kerja profesional yang memiliki dedikasi tinggi. JIHD berinvestasi pada pengembangan keterampilan karyawan, sehingga mampu memberikan layanan yang unggul. Fokus pada kepuasan pelanggan adalah kunci dalam mempertahankan daya saing di industri yang semakin ketat ini.

JIHD terus beradaptasi dengan tren baru dalam dunia perhotelan, termasuk keberlanjutan dan inisiatif ramah lingkungan. Langkah ini tidak hanya menarik pelanggan yang peduli pada isu lingkungan, tetapi juga menciptakan citra perusahaan yang positif di mata masyarakat.

Di tengah tantangan industri, JIHD menunjukkan ketahanan melalui strategi yang cerdik. Melalui hubungan yang baik dengan para pemegang saham dan pemangku kepentingan, perusahaan ini mampu bertahan dan terus berkembang, bahkan di masa-masa sulit.

Strategi Perusahaan dalam Menghadapi Tantangan di Sektor Properti

Dalam menghadapi tantangan di sektor properti yang semakin kompetitif, JIHD menerapkan berbagai strategi. Salah satu di antaranya adalah diversifikasi portofolio yang bertujuan untuk mencapai stabilitas pendapatan. Dengan mengembangkan segmen baru, perusahaan dapat meminimalisasi risiko yang mungkin muncul.

JIHD pun berupaya untuk terus meningkatkan nilai properti yang dimiliki. Investasi dalam perbaikan fasilitas dan renovasi gedung adalah salah satu cara yang ditempuh oleh perusahaan untuk memastikan bahwa setiap aset yang dimiliki tetap bersaing di pasar.

Kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi salah satu strategi unggulan. Melibatkan mitra dalam proyek-proyek besar dapat memberikan manfaat tambahan, serta memperluas jaringan bisnis yang saling menguntungkan. Pendekatan ini membantu perusahaan untuk tetap berada di garis depan inovasi.

JIHD juga memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional. Dengan menerapkan sistem manajemen yang canggih, perusahaan mampu memonitor dan menganalisis kinerja dengan lebih baik, serta mengambil keputusan berbasis data yang lebih akurat.

Melalui kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan pasar, JIHD bisa tetap optimis dalam menghadapi tantangan yang ada. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri pemegang saham, tetapi juga mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan.

Peran JIHD dalam Memajukan Industri Perhotelan Nasional

JIHD telah berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan industri perhotelan di Indonesia. Dengan memperkenalkan standar internasional di bidang perhotelan, JIHD membantu mendorong sektor ini menuju arah yang lebih profesional. Setiap inovasi yang diterapkan menciptakan dampak positif bagi industri secara keseluruhan.

Perusahaan ini tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang besar. Melalui berbagai program CSR, JIHD berusaha untuk memberikan kembali kepada masyarakat. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain pendidikan dan pelestarian lingkungan yang akan membawa manfaat jangka panjang.

JIHD juga berperan sebagai pionir dalam mempromosikan destinasi pariwisata lokal. Kerja sama dengan pemerintah dan instansi terkait mempermudah pemasaran destinasi melalui kampanye yang lebih luas. Pendekatan ini membantu menarik wisatawan dan memperkuat citra Indonesia sebagai tujuan wisata yang menarik.

Dalam perjalanannya, JIHD terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan sambil memperhatikan aspek keberlanjutan. Dengan inovasi dan semangat untuk maju, JIHD berupaya untuk menjadi pelopor dalam industri perhotelan tidak hanya di Indonesia, tetapi di tingkat global.

Akhir kata, keberadaan JIHD dalam industri perhotelan tidak hanya membangun reputasi positif bagi perusahaan, tetapi juga untuk seluruh sektor bisnis di tanah air. Melalui beragam strategi dan program, JIHD siap menghadapi tantangan masa depan sembari terus memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat dan bangsa.

Transaksi Jumbo Rp 2,79 Triliun di Emiten Aguan

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) baru saja mengumumkan langkah strategis dengan memberi suntikan dana yang signifikan kepada dua anak perusahaannya, yaitu PT Mega Andalan Sukses (MAS) dan PT Cahaya Gemilang Indah Cemerlang (CGIC). Total nilai transaksi afiliasi tersebut mencapai Rp 2,79 triliun, yang mencerminkan kepercayaan CBDK terhadap potensi bisnis di sektor properti.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat posisi keuangan dan meningkatkan kepemilikan saham di kedua entitas tersebut. Dalam rilis keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, CBDK menyebutkan bahwa penyetoran modal ke MAS mencapai Rp 2 triliun, memperbesar kepemilikan sahamnya dari 71,69% menjadi 77,35%.

Transaksi ini, yang dilakukan melalui penerbitan saham baru pada 24 Desember 2025, menunjukkan potensi besar untuk pengembangan lebih lanjut. Sebelumnya, struktur pemegang saham MAS terdiri dari CBDK, PT Agung Sedayu, dan PT Tunas Mekar Jaya.

Rincian Peningkatan Modal pada Entitas Usaha

Dengan penerbitan saham baru, kepemilikan saham di MAS mengalami perubahan yang signifikan. Kini, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk memiliki 341.482 saham, diikuti oleh PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya masing-masing dengan 50.000 saham, yang kini menjadi 11,33% pemilikannya.

Manajemen menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk meneliti peluang bisnis baru yang bisa meningkatkan nilai investasi jangka panjang. Sektor properti dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang dapat memberikan keuntungan signifikan bagi semua pemegang saham di masa depan.

Lebih lanjut, manajemen mengekspresikan optimismenya tentang dampak positif industri properti terhadap pengembangan bisnis. Terutama pada pengembangan kawasan PIK2, yang diyakini dapat memberikan sinergi bisnis yang bermanfaat bagi CBDK dan anak perusahaannya.

Tujuan Penggunaan Dana dari Transaksi Afiliasi

Dana yang diperoleh oleh MAS dari transaksi ini direncanakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja. Dengan tambahan dana ini, diharapkan fleksibilitas pendanaan dan efisiensi struktur permodalan dapat meningkat, serta memaksimalkan efektivitas kegiatan operasional dan pengembangan proyek-proyek yang ada.

Penerimaan modal kerja ini sangat penting untuk mendukung berbagai rencana pengembangan yang telah disusun oleh manajemen MAS. Mengoptimalkan sumber daya yang ada menjadi salah satu fokus utama agar dapat meraih keuntungan lebih dalam jangka panjang.

Dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas, diharapkan MAS dapat berdaya saing lebih baik di pasar yang semakin kompetitif. Seiring dengan langkah strategis ini, pemegang saham juga diproyeksikan akan mendapatkan imbal hasil yang lebih baik.

Penyertaan Modal Pada Entitas Anak Kedua

Sebagai bagian dari strategi yang sama, CBDK juga mengalirkan dana sebesar Rp 799,2 miliar kepada PT Cahaya Gemilang Indah Cemerlang (CGIC) melalui penerbitan saham baru. Penambahan ini mengubah kepemilikan CBDK di CGIC dari 71,69% menjadi 78,46%.

Struktur pemegang saham sebelum transaksi adalah sama dengan yang ada di MAS, di mana CBDK memegang saham mayoritas. Namun, setelah transaksi, porsi pemegang saham lainnya seperti PT Agung Sedayu dan PT Tunas Mekar Jaya masing-masing disesuaikan menjadi sekitar 10,77%.

Manajemen menekankan bahwa semua prosedur transaksi ini telah dilaksanakan sesuai kebijakan internal perusahaan. Dengan menjaga praktik bisnis yang baik, CBDK berupaya memastikan kesesuaian setiap transaksi dengan regulasi yang berlaku.

Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen CBDK untuk berinvestasi dalam pertumbuhan dan pengembangan secara berkelanjutan. Dengan memiliki pangsa yang lebih besar di kedua entitas tersebut, CBDK berharap untuk dapat mengeksplorasi lebih banyak peluang serta meningkatkan nilai bagi para pemegang sahamnya.

Informasi lebih lanjut menunjukkan bahwa CBDK merupakan anak usaha dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, yang memiliki 87,27% hak suara di CBDK. Dengan struktur ini, posisi CBDK di pasar bisnis dapat semakin kuat dan berkelanjutan.

Emiten Aguan tambah 2 persen Saham CBDK senilai Rp482 Miliar

Jakarta, baru-baru ini, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) mengumumkan langkah strategis dalam pengembangan investasinya dengan menambah kepemilikan saham di PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK). Transaksi ini dilakukan pada 23 Desember 2025 dengan nilai mencapai Rp 482,4 miliar, menunjukkan komitmen PANI dalam memperkuat posisinya di pasar.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, PANI membeli 74.802.272 lembar saham CBDK dengan harga Rp 6.450 per saham. Pembelian ini tergolong sebagai transaksi saham biasa yang menandakan kepercayaan investor terhadap potensi pertumbuhan perusahaan tersebut.

Sebelum transaksi ini, PANI sudah memiliki 4,87 miliar saham CBDK, setara dengan 85,95% hak suara. Setelah pembelian, jumlah saham yang dimiliki PANI meningkat menjadi 4,95 miliar, yang berarti porsi kepemilikan dan hak suara PANI kini mencapai 87,27%. Ini mencerminkan dominasi PANI dalam perusahaan tersebut.

Pemilihan Strategi Investasi PANI pada CBDK

PANI melakukan langkah ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kepemilikan di perusahaan mana ia terafiliasi. Dengan menambah aset di CBDK, PANI menunjukkan bahwa mereka optimis terhadap prospek pertumbuhan yang dapat dicapai oleh perusahaan tersebut di masa depan.

Dalam keterangan resmi, manajemen PANI menyatakan bahwa tidak ada perjanjian repurchase agreement (repo) dalam transaksi ini. Hal ini menunjukkan bahwa pembelian ini murni untuk memperkuat posisi saham, bukan untuk tujuan spekulatif.

Tujuan utama dari pembelian saham ini adalah untuk meningkatkan kendali PANI atas CBDK, suatu langkah yang dinilai penting untuk memastikan visi dan strategi perusahaan diimplementasikan dengan baik ke depannya. Dengan posisi pengendali yang lebih kuat, PANI diharapkan dapat mengambil keputusan strategis yang lebih efektif.

Implikasi Transaksi bagi Pasar dan Investor

Transaksi ini tentu membawa dampak signifikan bagi pasar dan para investor lainnya. Meningkatnya kepemilikan PANI di CBDK dapat menambah kepercayaan investor lain terhadap performa saham tersebut. Dengan kepemilikan mayoritas, PANI dapat memperkuat profil risiko dan potensi keuntungan dari investasi ini.

Sebagai pengendali, PANI berhak untuk mempengaruhi kebijakan dan keputusan strategis yang akan diambil oleh CBDK ke depan. Hal ini dapat berdampak positif bagi arah perusahaan, terutama dalam menghadapi tantangan yang ada dalam industri.

Investor lain bisa merasa lebih percaya diri dengan langkah PANI yang proaktif dan agresif dalam berinvestasi. Kekuatan finansial dan strategi PANI dapat menjadi sinyal positif bagi para analis dan investor yang sedang menganalisis tren di pasar saham.

Prospek Pertumbuhan CBDK di Masa Depan

Melihat pertumbuhan yang dicatat oleh CBDK, kemampuan perusahaan ini untuk beradaptasi dengan perubahan pasar sangat penting. Dengan dukungan dari PANI, strategi pengembangan yang lebih agresif mungkin akan diterapkan. Hal ini mencakup inovasi produk dan efisiensi operasional.

Saat ini, dengan kondisi pasar yang berubah cepat, penting bagi CBDK untuk tetap fokus pada pengembangan dan peningkatan kualitas layanan. Keberhasilan dalam mencapai target-target ini tidak hanya akan memberikan kontribusi positif bagi perusahaan, tetapi juga bagi nilai sahamnya di pasar.

Penambahan saham dari PANI menjadi sinyal bahwa perusahaan memiliki kepercayaan tinggi terhadap manajemen dan visi perusahaan. Investor akan memantau dengan seksama langkah-langkah yang akan diambil oleh CBDK di bawah kepemimpinan PANI.

Kesimpulan dan Harapan ke Depan

Melangkah ke depan, PANI berkomitmen untuk mempertahankan posisinya sebagai pemegang kendali di CBDK. Dengan langkah strategis ini, perusahaan diharapkan dapat terus berkembang dan mendapatkan hasil positif dari setiap inisiatif yang diluncurkan.

Pergerakan PANI dalam menambah kepemilikan saham merupakan cermin kepercayaan terhadap potensi pertumbuhan CBDK dalam menghadapi tantangan di masa mendatang. Harapannya, langkah ini mampu memberikan dampak yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan berkelanjutan dari PANI, CBDK diharapkan dapat meraih prestasi yang lebih besar, baik dalam pertumbuhan laba maupun dalam pengembangan produk. Ke depannya, sinergi antara kedua perusahaan ini diharapkan dapat menciptakan nilai lebih bagi investor dan pasar secara keseluruhan.