slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Soal Merger GOTO dengan Grab, Pimpinan Danantara Sebut Hal Utama

Soal Merger GOTO dengan Grab, Pimpinan Danantara Sebut Hal Utama

Jakarta, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengungkapkan pandangan resmi terkait desas-desus merger antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab. Menurut Chief Investment Officer (CIO) Danantara, yang paling penting dalam aksi korporasi ini adalah perhitungan bisnisnya, khususnya dari sudut pandang Business to Business (B2B).

Pandu Sjahrir menegaskan bahwa aspek B2B harus menjadi prioritas dalam proses penggabungan tersebut. Dalam pemaparan di Jakarta, ia menyatakan komitmen dan kehati-hatian dalam menjalankan setiap langkah yang diambil oleh pemerintah dan perusahaan.

Dalam pandangannya, masukan dari pemerintah sangat penting, tetapi harus seimbang dengan komersialitas dan potensi keuntungan. “Kalau tidak, itu akan berisiko untuk keberlanjutan kedua perusahaan yang terlibat,” tambahnya.

Peran BPI Danantara dalam Merger GOTO dan Grab

Pandu menjelaskan bahwa Danantara akan melanjutkan komunikasi dengan pihak terkait tanpa mengabaikan masukan dari pemerintah. Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan langkah-langkah yang diambil berdampak positif bagi semua pihak.

Dia juga menekankan bahwa penggabungan ini perlu didukung oleh analisis komersial yang kuat. “Kita tidak dapat hanya mengikuti tren tanpa data yang mendukung keputusan bisnis yang diambil,” tukasnya.

Di samping itu, Pandu menyebutkan bahwa penggabungan ini harus memperhatikan kepentingan kedua perusahaan yang merupakan entitas publik. Dengan kata lain, setiap langkah harus direncanakan dengan sangat hati-hati untuk menjaga integritas dan nilai saham kedua perusahaan.

Klarifikasi Rapat Umum Pemegang Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dijadwalkan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Desember 2025. Perusahaan memastikan bahwa agenda RUPSLB tidak berkaitan dengan rencana aksi korporasi yang diperdebatkan saat ini.

Direktur Legal dan Group Corporate Secretary, R. A Koesoemohadiani, menyatakan bahwa pelaksanaan RUPSLB merupakan langkah dalam menjaga tata kelola perusahaan yang baik. Artinya, semua pemangku kepentingan tidak perlu khawatir mengenai agenda yang akan disampaikan.

Rapat ini juga berfungsi untuk mengkomunikasikan langkah-langkah strategis perusahaan di masa depan. Manajemen PT GoTo berkomitmen untuk bertindak profesional demi kepentingan seluruh pemangku kepentingan.

Spekulasi Media dan Penegasan Pihak GoTo

Menyusul munculnya berbagai spekulasi tentang kemungkinan merger, manajemen GoTo menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada keputusan atau kesepakatan yang telah dicapai. “Setiap keputusan yang diambil harus mematuhi semua peraturan yang berlaku bagi perusahaan publik,” ungkap mereka.

Pihak GoTo menekankan bahwa langkah-langkah yang diambil tetap harus memprioritaskan penciptaan nilai jangka panjang. Hal ini tampaknya sejalan dengan komitmen untuk menjaga kepentingan semua pihak, termasuk calon mitra dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam konteks ini, manajemen GoTo juga berupaya berkontribusi pada penguatan ekosistem digital nasional. Mereka berkomitmen untuk mematuhi semua kebijakan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah dalam rangka menciptakan industri yang adil dan berkelanjutan.

Pembicaraan tentang Penyempurnaan Peraturan dan Keterlibatan Pemerintah

Isu merger antara Gojek dan Grab kembali muncul setelah Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa pemerintah sedang mendiskusikan penyempurnaan Peraturan Presiden mengenai ojek online. Diskusi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk BPI Danantara.

Prasetyo menekankan perlunya dialog yang konstruktif dengan berbagai pihak terkait agar semua aspek pertimbangan dapat dipenuhi. Ia mengakui bahwa Danantara juga terlibat dalam proses ini, sehingga penting untuk bersabar menunggu hasil akhir.

Meskipun Mendagri belum memberikan informasi lebih detail tentang peran BPI Danantara, keterlibatan mereka menjadi vital dalam proses pengambilan keputusan yang kompleks ini. Penjelasan lebih lanjut diharapkan muncul seiring dengan berkembangnya situasi ini.

Pada saat yang sama, Telkom sebagai perusahaan besar terlihat semakin aktif berinvestasi di GOTO. Mereka melakukan pembelian saham dalam jumlah yang signifikan, mencerminkan keyakinan terhadap potensi perusahaan digital ini.

Investasi ini, yang mencapai total US$ 450 juta, menunjukkan komitmen Telkom dan Telkomsel untuk mendukung ekosistem digital di Indonesia. Ini bisa menjadi sinyal positif bagi investor dan pengusaha yang lainnya.

Dengan situasi yang terus berkembang, pelaksanaan merger, penggabungan, atau kolaborasi antara GOTO dan Grab perlu ditangani dengan cermat dan dengan pertimbangan yang matang oleh semua pihak yang terlibat.