slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Pembiayaan Syariah Naik 26 Persen pada Oktober 2025

Pembiayaan Syariah Naik 26 Persen pada Oktober 2025

Jakarta mengalami tantangan ekonomi yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir, namun PT Bank Mega Syariah berhasil mencatatkan performa yang positif hingga bulan Oktober 2025. Hal ini ditunjukkan melalui pertumbuhan sejumlah pos keuangan penting, yang mencerminkan strategi bisnis yang efektif dalam keadaan sulit.

Salah satu aspek yang menonjol adalah penyaluran pembiayaan yang mencapai lebih dari Rp9,19 triliun. Peningkatan ini yang sebesar 25,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menunjukkan adanya perkembangan yang signifikan.

Bank Mega Syariah memfokuskan diri untuk memperluas portofolio pembiayaan, terutama di segmen Syariah Card yang mengalami pertumbuhan luar biasa yaitu 114% dalam satu tahun terakhir. Hal ini menunjukkan komitmen mereka dalam mengedepankan layanan yang sesuai dengan prinsip syariah.

Strategi Bisnis yang Mengutamakan Pembiayaan Berkualitas

Corporate Secretary Division Head, Hanie Dewita, menjelaskan bahwa strategi yang diterapkan perusahaan berfokus pada pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas. Dengan menitikberatkan pada kesinambungan, bank berusaha menjaga kualitas aset sambil memperluas jangkauan nasabah.

Strategi bisnis yang dijalankan mencakup pendekatan business-to-business-to-consumer (B2B2C). Dalam kerangka ini, Bank Mega Syariah menggali peluang di sektor pendidikan dan kesehatan untuk menjaring lebih banyak dana serta nasabah individu dalam ekosistem tersebut.

Untuk memperkuat posisinya, bank terus melakukan manajemen risiko yang baik. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Bank Mega Syariah dapat menghadapi dinamika ekonomi yang terus berkembang dengan lebih baik.

Inovasi dalam Penghimpunan Dana Pihak Ketiga

Dari segi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), perolehan pada Oktober 2025 mencapai sekitar Rp12,28 triliun. Ini merupakan peningkatan sebesar 16,9% dibandingkan tahun sebelumnya dan menunjukkan kemampuan bank dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk keuangannya.

Peningkatan ini didorong oleh berbagai inovasi produk dan optimalisasi layanan digital. Salah satu contohnya adalah program Tabungan Mesya Berkah yang memberikan hadiah menarik, mendorong nasabah untuk lebih aktif berinvestasi.

Bagi nasabah yang memprioritaskan perencanaan keuangan jangka panjang, Bank Mega Syariah juga menawarkan Tabungan Mesya Berkah Rencana Sesukanya dengan imbal hasil yang kompetitif. Hal ini menjadi daya tarik bagi para nasabah yang ingin merencanakan masa depan keuangan mereka.

Tantangan dan Strategi Tahan Banting di Tengah Penurunan Suku Bunga

Meski terdapat tantangan dari tren penurunan suku bunga yang memengaruhi perbankan, Bank Mega Syariah tetap optimistis. Mereka terus berupaya mengoptimalkan strategi penghimpunan DPK meskipun terdapat kendala di sektor ini.

Strategi yang diterapkan mencakup inovasi produk yang berkelanjutan dan penawaran layanan digital yang semakin canggih. Upaya ini penting untuk menarik lebih banyak nasabah dan menjaga laju pertumbuhan yang stabil.

Pengembangan produk serta layanan digital yang inovatif menjadi fokus utama, agar nasabah merasa puas dan loyal terhadap bank. Dalam konteks ini, segala langkah yang diambil bertujuan untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global.

Tumbuhnya Total Aset dan Profitabilitas yang Meningkat

Seiring dengan pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan DPK, total aset Bank Mega Syariah juga mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp17,59 triliun. Peningkatan ini menggambarkan posisinya yang semakin solid dalam industri perbankan.

Dalam hal profitabilitas, bank mencatatkan laba sebelum pajak sebesar lebih dari Rp201 miliar, mengalami pertumbuhan 2,9% dibandingkan dengan tahun lalu. Positifnya kinerja ini menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diambil telah membuahkan hasil yang menggembirakan.

Hanie Dewita optimis bahwa dengan berbagai pencapaian positif sepanjang tahun 2025, Bank Mega Syariah akan mampu mempertahankan kinerja ini hingga akhir tahun. Hal ini mencerminkan komitmen mereka untuk terus tumbuh dan memberikan layanan terbaik bagi nasabah.