slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Float Saham RI Masih Rendah, OJK Bahas Bersama BEI dan DPR

Float Saham RI Masih Rendah, OJK Bahas Bersama BEI dan DPR

Jakarta saat ini menjadi pusat perhatian mengenai perkembangan industri pasar modal. Salah satu isu yang mendapatkan sorotan utama adalah struktur free float saham yang diperdagangkan di publik, yang dinilai masih rendah dibandingkan negara-negara tetangga.

Rapat yang diadakan oleh regulator pasar modal bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) bertujuan untuk membahas permasalahan ini. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menekankan pentingnya meningkatkan partisipasi investor dalam pasar.

Kondisi free float Indonesia saat ini baru mencapai 23%, menjadikannya salah satu yang terendah di kawasan ini. Situasi ini menyebabkan konsentrasi perdagangan pada sejumlah kecil emiten besar, sehingga mempengaruhi likuiditas pasar secara keseluruhan.

Pentingnya Meningkatkan Likuiditas Pasar Modal di Indonesia

Partisipasi investor yang rendah mengakibatkan spread yang lebar dan minat yang minim dari investor. Hal ini menjadi perhatian serius bagi OJK dan pihak terkait lainnya dalam menciptakan pasar yang lebih kompleks dan inklusif. OJK saat ini merancang kebijakan untuk mendorong free float melalui dua pendekatan utama.

Mahendra Siregar menjelaskan bahwa kebijakan free float akan mencakup initial free float dan continuous free float. Ini bertujuan agar pasar modal tidak hanya berkembang tetapi juga menjadi lebih dalam dan likuid, memberikan kesempatan yang lebih besar bagi semua lapisan emiten.

Langkah-langkah yang diambil mencakup penguatan basis investor domestik, integrasi standar global, dan penyederhanaan proses aksi korporasi. Dengan penguatan ini, diharapkan penambahan free float tidak menjadi beban administratif bagi emiten.

OJK juga memastikan bahwa kombinasi insentif dan kepatuhan diterapkan dengan baik. Ini bertujuan agar implementasi kebijakan tersebut berjalan dengan adil dan efektif, memberikan kepercayaan lebih kepada investor.

Strategi OJK dalam Memperkuat Kebijakan Free Float

Melalui pendekatan bertahap ini, OJK menargetkan pencapaian struktur free float yang lebih sehat. Tujuannya adalah agar likuiditas tersebar merata di seluruh segmen emiten. Hal ini diharapkan akan menarik lebih banyak investor jangka panjang ke dalam pasar modal.

Mahendra menekankan bahwa kebijakan mengenai free float adalah strategi penting untuk mendalami pasar. Pasar yang likuid dan kredibel dapat membantu menciptakan kondisi harga yang lebih wajar dan bertanggung jawab.

Selain itu, OJK ingin memastikan bahwa instrumen investasi yang ditawarkan juga dapat memenuhi ekspektasi investor. Ini mencakup adanya insentif untuk meningkatkan partisipasi dari sektor-sektor lain, termasuk sektor institusional.

Dengan memberikan insentif yang diperlukan, OJK berharap dapat mengatasi kendala yang dihadapi oleh investor institusional. Baik perusahaan asuransi maupun dana pensiun masih harus menghadapi beragam tantangan dalam hal pengelolaan dan investasi mereka.

Harapan untuk Meningkatkan Partisipasi Investor Institusional

Satu bentuk insentif yang jadi perhatian adalah insentif pajak yang dapat mempercepat pertumbuhan partisipasi investor. Hal ini penting untuk memperkuat struktur pasar sehingga dapat berfungsi dengan lebih baik dan lebih efisien. Keterlibatan investor institusional dapat memberikan efek positif bagi pasar.

OJK juga mempertimbangkan perumusan dan penyesuaian terhadap berbagai regulasi yang mungkin masih kontradiktif. Hal ini penting agar kebijakan yang ada dapat mendukung pertumbuhan partisipasi investor secara berkelanjutan.

Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan pasar modal Indonesia dapat bertransformasi menjadi pasar yang lebih inklusif. Selain itu, upaya ini juga bertujuan agar investor merasa lebih percaya diri untuk berpartisipasi dalam pasar modal.

Kesadaran akan pentingnya partisipasi investor dalam sektor pasar modal adalah kunci untuk mencapai tujuan yang lebih luas. Pasar yang kuat dan inklusif dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.