slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Emiten Borong 6 Tanah dan Bangunan Senilai Rp780 Miliar

Emiten Borong 6 Tanah dan Bangunan Senilai Rp780 Miliar

PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) telah mengambil langkah signifikan dengan melakukan akuisisi sebesar Rp780 miliar untuk sejumlah properti, yang mencakup tanah dan gedung pusat perbelanjaan. Langkah ini dimaksudkan sebagai bagian dari strategi pengembangan dan peningkatan kapasitas perusahaan dalam menghadapi persaingan di industri ritel yang semakin ketat.

Pada 18 Februari 2026, MPPA menandatangani enam perjanjian jual beli yang mencakup beragam properti. Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus memperluas jaringan serta meningkatkan nilai aset yang dimiliki, meskipun pernah menghantam tantangan finansial di masa lalu.

Melalui perjanjian tersebut, MPPA berusaha untuk mengoptimalkan potensi pasar yang ada. Di tengah kerugian yang terus membayangi, upaya diversifikasi ini bisa menjadi langkah krusial bagi keberlanjutan jangka panjang perusahaan.

Pembelian Properti dan Detail Transaksi yang Dilakukan MPPA

Di antara properti yang dibeli, terdapat tanah seluas 8.001 meter persegi dan gedung pusat perbelanjaan Mega M Kedung Badak yang terletak di Tanah Sereal. Pembelian ini dilakukan dengan nilai transaksi sekitar Rp122 miliar, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan.

Selanjutnya, di lokasi lain, MPPA juga memperoleh tanah seluas 2.056 meter persegi dan pusat perbelanjaan Sinar Matahari Bogor dengan harga Rp49,50 miliar. Dengan ini, MPPA menunjukkan komitmen besar untuk memperluas jangkauan konsumen dan memperkuat posisi pasarnya.

Tempat lain yang turut menjadi bagian dari akuisisi adalah Plaza Gresik, di mana MPPA mengeluarkan dana Rp134,50 miliar untuk mendapatkan gedung seluas 15.848 meter persegi ini. Langkah ini dianggap strategis untuk meningkatkan aksesibilitas layanan ritel dan memperluas basis pelanggan mereka.

Implikasi Pembelian dan Tidak Ada Penjelasan Lebih Lanjut

Meskipun akuisisi properti ini terdengar optimis, MPPA tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai rencana pemanfaatan untuk properti yang telah dibeli. Hal ini menimbulkan spekulasi di kalangan investor dan analis mengenai potensi manfaat jangka panjang dari transaksi ini.

Corporate Secretary MPPA, Mirtha Sukanto, mengungkapkan bahwa langkah ini diyakini akan berdampak positif terhadap kegiatan usaha dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. Namun, tanpa rincian lebih lanjut, banyak pihak yang tetap meragukan efektivitas langkah ini dalam jangka panjang.

Bahkan, MPPA selama sembilan tahun terakhir tercatat mengalami kerugian bersih yang signifikan. Catatan terbarunya pada Desember 2025 menunjukkan kerugian mencapai Rp152,21 miliar, yang melebihi kerugian tahun sebelumnya sebesar Rp118,1 miliar.

Performa Keuangan MPPA: Catatan Kerugian Berkelanjutan

MPPA telah kehilangan laba bersih sejak 2016, ketika perusahaan tercatat masih membukukan laba sekitar Rp38,48 miliar. Dalam beberapa tahun berikutnya, laba ini berangsur menurun, menciptakan akumulasi saldo defisit yang signifikan, dengan nilai Rp2,95 triliun hingga akhir 2025.

Akibat beruntunnya kerugian ini, rasio ekuitas negatif MPPA bahkan tercatat sebesar Rp2,24 miliar. Kondisi ini menjadi sorotan utama bagi para investor, mempertanyakan pilihan strategis yang diambil perusahaan untuk mengatasi tantangan yang ada.

Penting untuk mencatat bagaimana MPPA akan mengelola dan memanfaatkan properti baru ini untuk membalikkan keadaan finansial mereka. Dengan tantangan yang ada, keberhasilan langkah ini akan sangat tergantung pada perencanaan dan implementasi yang efektif.