PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat pencapaian signifikan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun 2025. Dengan total penyaluran mencapai Rp 40,99 triliun, sebanyak 355.658 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapatkan kontribusi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
Melihat dari sisi kualitas, portofolio KUR Bank Mandiri tetap terjaga dengan tingkat kredit bermasalah yang berada di bawah 1%. Ini menunjukkan komitmen bank dalam menjaga kesehatan portofolio serta mendukung pertumbuhan sektor UMKM dengan efektif.
Menurut Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, pencapaian ini merupakan bukti nyata adanya sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan pelaku usaha. Melalui akses pembiayaan yang lebih mudah, harapannya adalah dapat memperkuat kapabilitas produksi dan daya saing pelaku UMKM.
Peran Penting Bank Mandiri dalam Penyaluran KUR
Bank Mandiri memfokuskan penyaluran KUR pada sektor produksi, yang mencatatkan 61,54% dari total penyaluran. Hal ini terlihat dari nilai penyaluran sebesar Rp 25,13 triliun sepanjang 2025, dengan sektor pertanian sebagai kontributor utama.
Sektor pertanian meraih pembiayaan sebesar Rp 12,75 triliun, yang setara dengan 31,23% dari total penyaluran. Ini menunjukkan peran strategis sektor pertanian dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Selain sektor pertanian, pembiayaan juga diberikan kepada sektor jasa produksi dengan total Rp 8,76 triliun dan sektor industri pengolahan sebesar Rp 3,03 triliun. Hal ini mencerminkan diversifikasi dalam penyaluran KUR yang tidak hanya terfokus pada satu sektor saja.
Strategi Berkelanjutan dan Pendekatan Ekosistem
Untuk menjaga kualitas penyaluran KUR, Bank Mandiri menerapkan pendekatan berbasis ekosistem terintegrasi. Dengan sinergi antara nasabah wholesale dan pelaku UMKM, bank menerapkan strategi closed-loop dalam seluruh rantai nilai.
Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis pelaku UMKM. Dengan adanya kerja sama yang erat, baik antara pihak bank maupun nasabah, hasil yang optimal dapat dicapai.
Bank Mandiri juga melakukan program edukasi layanan keuangan serta literasi digital kepada pelaku usaha. Melalui program Mandiri Agen, kebutuhan transaksi dan pembayaran angsuran debitur KUR pun dapat terpenuhi dengan lebih mudah.
Kesiapan Bank Mandiri untuk Mendukung Pemerintah di Tahun 2026
Menjelang tahun 2026, Bank Mandiri siap mendukung pemerintah dalam mempercepat penyaluran KUR yang lebih luas. Dengan memperkuat strategi berbasis ekosistem, harapannya adalah dapat memperluas jangkauan dan dampak positif terhadap perekonomian nasional.
Riduan percaya bahwa program-program yang diisi oleh pemerintah ini akan memberikan nilai tambah bagi kinerja bank. Sinergi yang kuat dengan pemerintah serta dukungan ekosistem yang terdigitalisasi akan membuat penyaluran KUR lebih tepat sasaran.
Fundamental usaha yang kuat dan daya saing yang meningkat diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja lebih banyak. Dengan UMKM yang tangguh, tak hanya ketahanan pangan yang terjaga, tetapi juga kesejahteraan masyarakat akan meningkat.
