slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Asing Terciduk Diam-Diam Jual 10 Saham Ini Saat IHSG Merah

Asing Terciduk Diam-Diam Jual 10 Saham Ini Saat IHSG Merah

Jelang akhir tahun 2025, pasar saham Indonesia menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi yang cukup dalam, yang mencerminkan sentimen negatif di kalangan investor.

Perdagangan terakhir tahun ini mencatatkan penurunan sebesar 0,71%, dengan nilai transaksi yang cukup tinggi mencapai Rp 25,61 triliun. Dalam konteks tersebut, banyak investor yang beralih strategi dan melakukan penjualan untuk memitigasi kerugian.

Ketidakpastian ini terlihat dari angka transaksi yang melibatkan 41,87 miliar saham dalam 2,76 juta kali transaksi. Meskipun saham dari berbagai sektor mencatatkan pergerakan, jumlah saham yang turun jauh lebih banyak dibandingkan yang naik.

Dalam situasi yang penuh tantangan ini, aksi jual dari investor asing menjadi perhatian utama. Tercatat terjadi penjualan bersih di seluruh pasar yang mencapai Rp348,62 miliar, menunjukkan keengganan investor asing untuk berinvestasi di sektor ini.

Tinjauan Mendalam Mengenai Pergerakan IHSG dan Nasib Saham Lokal

IHSG yang mulai lesu menunjukkan adanya ketidakpastian di pasar saham domestik. Penurunan ini tidak hanya dipicu oleh faktor internal, tetapi juga oleh pengaruh eksternal yang membawa sentimen negatif.

Banyak analis percaya bahwa kondisi ekonomi global yang tidak menentu mampu memengaruhi keputusan investasi, membuat investor lebih berhati-hati. Dalam konteks ini, langkah-langkah untuk mengurangi eksposur terhadap risiko menjadi semakin penting.

Data menunjukkan bahwa sebanyak 275 saham mengalami kenaikan, sementara ada 373 saham yang mengalami penurunan. Ini mengindikasikan bahwa pasar saham saat ini berada dalam fase yang bergejolak dan sangat sensitif terhadap sentimen pasar.

Investor Asing Ikut Memengaruhi Pergerakan Pasar

Aksi jual yang dilakukan oleh investor asing selama periode ini tidak dapat diabaikan. Meskipun terdapat pembelian di sektor tertentu, aksi jual keseluruhan menunjukkan bahwa mereka lebih memilih untuk menarik diri dari pasar.

Investor asing berkontribusi signifikan dalam nilai transaksi, dengan penjualan bersih tercatat mencapai Rp852,91 miliar di pasar reguler. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri yang tinggi pada beberapa emiten harus seimbang dengan pendekatan animo investor atas risiko yang ada.

Namun, di tengah penjualan tersebut, ada saham-saham tertentu yang masih menarik perhatian investor asing. Tercatat positif dengan angka pembelian bersih di pasar negosiasi dan tunai, ada harapan akan perbaikan di sektor-sektor tertentu.

Daftar Saham yang Dilirik Investor Asing di Tengah Tren Penurunan

Meski IHSG mengalami penurunan, ada beberapa saham yang tetap mampu menarik perhatian investor asing. Melihat data terkini, sejumlah saham diungkapkan mengalami pembelian signifikan.

Contoh yang menonjol adalah PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang mencatatkan pembelian bersih hingga Rp101,49 miliar. Ini menunjukkan bahwa ada sektor-sektor di pasar yang masih memiliki potensi sebagai investasi yang menjanjikan ke depan.

Selain itu, PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) juga berhasil menarik minat dengan masing-masing pembelian bersih sebanyak Rp95,99 miliar dan Rp74,39 miliar. Ketahanan saham-saham ini di tengah penurunan IHSG menandakan adanya kepercayaan dari pihak investor.