slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

Asing Net Buy Rp 102,7 Miliar di Sesi 1, Banyak Pembeli Saham Ini

Asing Net Buy Rp 102,7 Miliar di Sesi 1, Banyak Pembeli Saham Ini

Investor asing menunjukkan minat yang tinggi dalam pasar saham Indonesia, tercatat melakukan pembelian mencapai Rp 3,2 triliun pada sesi pertama perdagangan. Selain itu, aksi jual menyentuh angka Rp 3,1 triliun, sehingga menghasilkan net foreign buy sebesar Rp 102,7 miliar pada hari tersebut.

Salah satu yang paling mencolok adalah saham Bank Mandiri (BMRI), yang mencatat net buy terbesar sebesar Rp 243,4 miliar. Setelah itu, diikuti oleh saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan nilai net buy Rp 72,5 miliar dan Buana Lintas Lautan (BULL) sebesar Rp 69,7 miliar.

Melihat aksi beli yang kuat oleh investor asing, harga ketiga saham tersebut mengalami kenaikan hingga sesi makan siang. Saham BMRI naik 1,48%, BBRI naik 0,79%, dan BULL melesat tajam dengan kenaikan 12,22%.

Pergerakan Saham yang Menarik dalam Sesi Pertama Perdagangan

Secara keseluruhan, terdapat 10 saham yang mencatat net foreign buy tertinggi pada sesi pertama perdagangan hari ini. Hal ini menunjukkan bahwa minat investor asing terdistribusi di berbagai sektor, mulai dari perbankan hingga industri lainnya.

Daftar saham dengan net foreign buy terbesar mencakup beberapa nama besar. Misalnya, selain BMRI dan BBRI, terdapat juga PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dengan nilai Rp 50,6 miliar dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) sebesar Rp 50,0 miliar.

Penting untuk dicatat bahwa aktivitas beli oleh investor asing ini dapat menciptakan sentimen positif di pasar. Hal ini tercermin dari pergerakan indeks yang menunjukkan kenaikan hingga akhir sesi pertama perdagangan.

Indeks Harga Saham Gabungan Menguat di Zona Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi pertama perdagangan hari Rabu dengan hasil positif. IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 72,82 poin atau setara dengan 0,89%, mendorong indek ke level 8.285,09.

Pada sesi itu, terdapat 466 saham yang mengalami kenaikan, sementara 230 saham turun dan 262 saham lainnya tidak bergerak. Nilai transaksi yang tercatat pun mencapai Rp 13,27 triliun, melibatkan lebih dari 28,43 miliar saham dalam 1,82 juta kali transaksi.

Di antara perusahaan-perusahaan yang menjadi penggerak utama IHSG, emiten dari sektor perbankan dan energi mencatat kontribusi yang signifikan. BBCA sebagai salah satu emiten utama menyumbangkan 9,47 poin ke dalam kenaikan indeks.

Kontribusi Positif dan Negatif dari Berbagai Emiten

Sementara itu, sektor pertambangan juga memberikan kontribusi yang signifikan, seperti yang ditunjukkan oleh Barito Renewables Energy (BREN) dan Merdeka Gold Resources (EMAS) yang masing-masing menyumbangkan 7,4 dan 5,96 titik ke IHSG. Hal ini menunjukkan pentingnya keberagaman sektor di dalam pasar saham.

Namun, terdapat beberapa saham yang menjadi pemberat utama bagi IHSG, seperti Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan Amman Mineral Internasional (AMMN). Penurunan dari saham-saham ini memberikan dampak negatif yang cukup besar, sehingga menjadi perhatian bagi para investor.

Menarik untuk dicermati bagaimana kondisi ini akan terus berlanjut dalam perdagangan hari-hari berikutnya. Sentimen positif dari net foreign buy bisa memicu optimisme lebih lanjut di pasar saham Indonesia.

Kesimpulan: Cerminan Dinamika Pasar yang Beragam

Secara keseluruhan, data yang ada menunjukkan adanya dinamika yang menarik dalam perdagangan saham Indonesia. Dengan angka net foreign buy yang positif, pasar nampaknya menunjukkan potensi untuk berkembang.

Penting bagi para investor untuk terus memantau perkembangan ini dan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan saham. Kenaikan yang dialami oleh sejumlah saham menunjukkan adanya kepercayaan dari investor asing terhadap prospek jangka panjang.

Dengan mempertimbangkan semua informasi ini, pasar saham Indonesia tampaknya akan tetap menarik untuk dianalisis dan dipantau. Para investor diharapkan terus bersikap proaktif dan mencermati perkembangan yang terjadi untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.