slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

DHE Harus ke Himbara, Purbaya Pastikan Dolar di Bank Swasta Tetap Tersedia

DHE Harus ke Himbara, Purbaya Pastikan Dolar di Bank Swasta Tetap Tersedia

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kebijakan baru mengenai penempatan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) tidak akan mempengaruhi likuiditas dolar di bank-bank swasta. Bahkan, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas likuiditas dolar di dalam sistem keuangan domestik, dengan pembatasan yang lebih ketat pada konversi DHE SDA.

Purbaya percaya bahwa pengawasan terhadap penempatan DHE SDA akan jauh lebih efektif berkat ketentuan baru ini. Pembatasan konversi yang hanya diizinkan sebesar 50% dari total DHE SDA diharapkan dapat menambah ketahanan cadangan devisa Indonesia secara positif.

“Kebijakan ini bertujuan untuk menstabilkan supply dolar terlebih dahulu,” ujar Purbaya. Ia menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari penyesuaian terhadap kondisi yang selama ini terjadi dalam pasar keuangan, sehingga diharapkan efektivitasnya lebih terpantau.

Pembenahan Kebijakan Terkait DHE SDA Memasuki Tahun 2026

Purbaya menambahkan bahwa revisi Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur tentang DHE SDA tidak hanya bersifat administratif, tetapi berakar pada evaluasi yang mendalam. Sebelumnya, aturan mengenai DHE SDA tidak mendefinisikan secara jelas lembaga keuangan yang dapat digunakan untuk penempatan dolar hasil ekspor.

Tanpa adanya pengkhususan ini, banyak DHE SDA yang seharusnya berada di dalam negeri justru terlalu cepat dikonversi menjadi rupiah dan disimpan di bank-bank kecil. Hal ini tentunya menghambat upaya pemerintah untuk memperkuat posisi cadangan devisa Indonesia.

“Sebagian besar DHE yang masuk ke Indonesia justru konversi dan dipindahkan ke luar negeri, yang membuat cadangan devisa kita tetap lemah,” jelas Purbaya. Dengan penempatan yang lebih terfokus, diharapkan dana tersebut dapat lebih efektif digunakan dalam perekonomian nasional.

Manfaat Khusus Penggunaan Bank Himbara untuk DHE SDA

Menurut Purbaya, dengan ditetapkannya Himbara sebagai satu-satunya tempat untuk menampung DHE SDA, pemerintah dapat lebih mudah melakukan pengawasan. Apabila bank negara tidak mampu menunjukkan hasil yang memuaskan dalam pengelolaan DHE, akan lebih mudah bagi pemerintah untuk mengambil tindakan terhadap manajemen bank tersebut.

“Jika manajemen di Himbara tidak dapat bekerja dengan baik, kita akan mempertimbangkan untuk mengganti direksi,” tegasnya. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menetapkan tujuan jangka panjang untuk meningkatkan cadangan devisa melalui pengelolaan DHE SDA yang lebih ketat.

Selain itu, larangan konversi DHE SDA yang ketat, termasuk batasan konversi mata uang asing diharapkan dapat menjamin bahwa lebih banyak dana tetap berada dalam lingkup perekonomian domestik, bukan justru dialokasikan ke luar negeri.

Respon dari Sektor Perbankan Terhadap Kebijakan DHE SDA

Beberapa anggota kalangan perbankan menyatakan keprihatinan tentang kebijakan ini. Kepala Ekonom dari salah satu bank terkemuka mengungkapkan bahwa ketentuan ini dapat berisiko terhadap likuiditas valas di bank swasta. Dikhawatirkan, dampak dari ketentuan ini akan menimbulkan persepsi negatif di pasar, terkait adanya kontrol yang ketat terhadap arus kas devisa.

“Persepsi investor mungkin akan terpengaruh oleh kebijakan batasan ini, yang bisa dianggap anti-pasar,” ujar salah satu ekonom. Mereka khawatir bahwa langkah ini bisa memicu reaksi berantai di sektor keuangan yang lebih luas.

Di sisi lain, ada juga pandangan bahwa kebijakan baru ini akan semakin meningkatkan integritas dan stabilitas sistem keuangan nasional. Beberapa pihak berpendapat bahwa dengan melakukan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah dapat menjamin penempatan devisa yang lebih efektif dan mendukung pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

Tantangan dan Prospek DHE SDA di Masa Depan

Ketentuan baru ini, yang mulai berlaku pada 1 Januari 2026, membawa tantangan tersendiri bagi eksportir. Mereka kini harus beradaptasi dengan regulasi yang lebih ketat ini, yang dapat berdampak pada arus kas dan perencanaan finansial mereka. Eksportir mungkin harus lebih berstrategi dalam mengelola dana mereka untuk mematuhi ketentuan baru.

Sebagai langkah berikutnya, penting bagi pemerintah untuk memantau implementasi kebijakan ini secara ketat, untuk memastikan bahwa tujuan utamanya dapat tercapai. Hal ini tidak hanya untuk kepentingan stabilitas keuangan, tetapi juga untuk memberikan keyakinan kepada para pelaku ekonomi.

Dalam jangka panjang, keberhasilan kebijakan ini akan sangat bergantung pada komitmen semua pihak untuk beradaptasi dan bekerja sama. Jika semua elemen sistem keuangan dapat berkontribusi dalam penguatan cadangan devisa, maka masa depan ekonomi nasional dapat menjadi lebih cerah.