slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong slot mahjong QQCUAN agencuan slot88 agencuan https://bola169new.com/ phishing phishing
qqcuan AGENCUAN https://ademsari.co.id/ https://bitcoinnews.co.id/ https://dermaluz.co.id/ https://jiexpo.co.id/ https://donghan.co.id/ https://icconsultant.co.id/ https://metroindo.co.id/ https://bentogroup.co.id/ https://gatranews.co.id/ https://kacapatri.co.id/ https://gemilangsukses.co.id/ https://siomom.id/ https://situskita.id/ https://masyumi.id/ https://dapurdia.id/ https://baginasipagi.id/ https://bacaajadulu.id/ https://sukagaming.id/ https://sobatsandi.id/ https://ragaminspirasi.id/ https://salamdokter.id/
https://berita-sumatra.id/ https://seongiclik.id/ https://mangu.id/ https://daily-news.id/

32.533 Penumpang dan 7.131 Kendaraan Berangkat dari Jawa

32.533 Penumpang dan 7.131 Kendaraan Berangkat dari Jawa

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan yang signifikan dalam lalu lintas penyeberangan antara Pulau Jawa dan Sumatera pada acara liburan yang lalu. Dalam satu hari, sebanyak 32.533 penumpang dan 7.131 unit kendaraan berhasil menyeberang, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Kegiatan ini dilaporkan pada tanggal 22 Desember 2025, dengan data diambil dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara. ASDP memprediksi bahwa puncak arus mudik untuk perayaan tersebut akan terjadi pada tanggal 23 dan 24 Desember, yang menjadi perhatian utama dalam pengaturan layanan transportasi.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai layanan untuk mendukung arus penyeberangan yang tinggi. Dengan koordinasi yang intensif antara berbagai pihak terkait, ASDP bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan layanan penyeberangan selama periode sibuk ini.

Pentingnya Koordinasi dalam Pengaturan Layanan Transportasi

Koordinasi antara ASDP, BPTD sebagai regulator, serta para operator kapal menjadi sangat penting. Dengan mekanisme yang sudah ditetapkan, diharapkan jadwal dan operasional kapal dapat berjalan optimal.

Heru mengimbau kepada pengguna jasa untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Mengambil tiket sebelum keberangkatan serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal yang tertera di tiket sangat dianjurkan, untuk menghindari antrean panjang.

ASDP juga memastikan seluruh infrastruktur pelabuhan dalam kondisi siap digunakan. Hal ini mencakup penyesuaian jumlah kapal yang beroperasi sesuai kebutuhan serta optimalisasi layanan bagi penumpang yang ingin menyeberang.

Peningkatan Fasilitas Pendukung untuk Pengguna Jasa

Dalam rangka mendukung kelancaran penyeberangan, ASDP menambah berbagai fasilitas pendukung. Diantaranya adalah layanan Express II, penyediaan customer service selama 24 jam, serta penambahan toilet portable di area pelabuhan.

Pengoptimalan penerangan dan pasokan listrik pun dilakukan agar kenyamanan pengguna jasa terjamin. Dengan berbagai langkah ini, ASDP berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman penyeberangan bagi semua penumpang.

ASDP juga bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di beberapa area strategis. Keberadaan sistem penundaan di buffer zone seperti Rest Area KM 43 dan KM 68 diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang menuju pelabuhan.

Penurunan Jumlah Penumpang yang Signifikan

Meskipun angka penylauran penumpang cukup tinggi, ASDP melaporkan adanya penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam periode yang sama, jumlah penumpang dari Jawa ke Sumatera tercatat turun sebesar 26,7% dibandingkan tahun sebelumnya.

Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa penurunan juga terjadi pada jenis kendaraan. Kendaraan roda dua turun 48,9%, sementara kendaraan roda empat dan truk masing-masing turun 27,8% dan 30,9%.

Secara akumulatif, sejak H-10 hingga H-3 menjelang Natal, total penumpang mencapai 271.994 orang, yang menunjukkan penurunan sebesar 0,4%. Ini menandakan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, data dari posko Bakauheni juga menunjukkan tren serupa. Penumpang dari Sumatera ke Jawa juga mengalami penurunan sebesar 15,2%, dengan total kendaraan turun 21,6%. Walaupun penurunan ini terjadi, ASDP tetap berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.